Tabulampot Anggur : Bongkar Rahasia Cara Menanam Anggur Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah

Cara menanam atau budidaya tanaman anggur dalam pot tabulampot anggur

Halo sobat budidaya, apa kabarnya nih? Semoga sehat dan sukses selalu ya.. Tanaman buah dalam pot anggur (tabulampot anggur) adalah salah satu tanaman buah yang cukup banyak diminati dan ditanam olah masyarakat Indonesia. Hal ini selain dikarenakan harga buah anggur yang cukup tinggi dan buahnya banyak disukai juga memiliki daya tarik tersendiri untuk ditanam di halaman rumah apalagi kalau sedang berbuah lebat. Hmm, menarik kan? Sayangnya banyak yang mengeluh kalau tabulamput anggur yang dirawatnya tak juga kunjung berbuah. Apakah sobat budidaya salah satunya? Tenang, tetap di artikel ini karena kali ini carabudidaya.xyz akan membahas tuntas cara menanam atau budidaya anggur dalam pot dari awal sampai panen. Simak terus ya…

Estimasi waktu baca: 10 menit

Tanaman anggur cukup populer di tanah air meskipun sebenarnya tanaman ini bukanlah tanaman yang asli berasal dari Indonesia, namun rasa manis dan segarnya cukup diterima di lidah masyarakat Indonesia. Tidak hanya rasa buah anggur yang manis dan segar untuk dijadikan buah meja tetapi juga anggur dapat diolah menjadi berbagai produk olahan. Bahkan anggur memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan loh sob, dari mencegah kanker, penuaan dini sampai menurunkan kolesterol. Selain itu juga anggur memilki banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh seperti vit c, serat sampai antioksidan. Keren kan buah anggur?

Kabar gembiranya anggur adalah salah satu tanaman buah yang dapat ditanam dengan menggunakan media pot. Sobat budidaya gak salah baca koq, tanaman anggur memang bisa ditanam di dalam pot atau sering kita kenal dengan istilah tabulampot anggur. Lalu pasti sobat budidaya bertanya-tanya apakah tabulampot anggur bisa berbuah dengan optimal ketika ditanam di pot? Bisa, karena bentuk perakaran dan ukuran tanaman anggur memungkinkan anggur untuk ditanam dalam pot.

Namun sayangnya banyak yang mengeluhkan kalau tabulamput anggur yang dirawatnya tak kunjung berbuah bahkan berhenti berbuah setelah dibeli dan dirawat dirumah. Lalu apa permasahannya?? cara menanam tanaman anggur di dalam pot pada dasarnya sama saja namun ada beberapa hal berbeda dengan budidaya anggur di lahan terbuka yang harus sobat budidaya perhatikan dalam menanam tanaman anggur dalam pot. Apa itu? tenang, semua akan kami bahas tuntas di artikel ini, yuk sudah ya basa-basinya…

Oh ya hampir lupa, kami juga pernah membahas cara budidaya anggur di lahan terbuka kalau sobat budidaya berniat budidaya anggur dengan tujuan komersil.

Cara menanam tanaman buah anggur dalam pot (tabulampot anggur)

Cara menanam atau budidaya tanaman anggur dalam pot tabulampot anggur
Menanam tabulampot anggur (carousell.sg)

Untuk menghasilkan tabulampot anggur yang berbuah lebat tentu dibutuhkan cara menanam tanaman anggur dalam pot yang tepat.

Berikut ini tahapan-tahapan dalam cara menanam tanaman anggur dalam pot :

Persiapan lokasi

Lokasi yang cocok untuk menanam anggur adalah lokasi yang sesuai dengan syarat tumbuh tanaman anggur. Namun karena ini adalah tutorial dalam menanam anggur di halaman rumah, sobat budidaya bisa mengabaikan hal ini. Kenapa? karena, jangan sampai setelah mempertimbangkan syarat tumbuh tanaman anggur sobat budidaya urung menanam anggur dalam pot di halaman rumah. Namun untuk memaksimalkan hasil produksi buah anggur yang dhaslkan, ada 2 hal yang bisa sobat budidaya lakukan, yaitu :

  1. Tanyakan kepada penjual bibit apakah varietas bibit anggur yang sobat budidaya ingin beli cocok dengan ditanam di daerah sobat budidaya tinggal. Hal ini mencakup apakah bibit itu cocok untuk dataran rendah atau dataran tinggi.
  2. Tanaman anggur membutuhkan intensitas cahaya hatahari yang cukup minimal 6 jam/hari. Jadi ketika sobat budidaya ingin meletakkan tabulampot anggur sebaiknya pertimbangkan hal ini ya. Letakkan tabulampot anggur di tempat yang mendapatkan sinar matahari yang cukup min 6 jam/hari.

Persiapan tempat

Ukuran pot yang ideal digunakan untuk menanam tanaman anggur minimal 60 cm x 60 cm x 75 cm, semakin besar pot yang digunakan semakin baik. Pot bisa terbuat dari semen, plastik maupun drum besi yang dipotong menjadi 2 bagian. Pastikan tidak lupa membuat beberapa lubang pada dasar pot ya sob. Lubang ini berfungsi sebagai tempat pembuangan air yang berlebihan pada media sehingga media tanam tidak tergenang oleh air yang dapat berakbat fatal pada tanaman anggur.

Selain itu tambahkan juga pecahan genteng atau batu bata pada bagian dasar pot. Pemberian batu bata atau genteng ini bertujuan untuk meminimalisir terkikisnya media tanam karena terbawa air dan mempertahankan kelembaban media tanam.

Persiapan media tanam

Tahapan selanjutnya pada cara menanam tanaman anggur dalam pot (tabulampot anggur) adalah persiapan media tanam. Media tanam yang digunakan sebaiknya yang bersifat porous, hal ini dikarenakan akar tanaman tidak tahan dengan air yang menggenang. Sobat budidaya bisa menggunakan komposisi media tanam sebagai berikut :

  1. Tanah : pasir : pupuk kandang/pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 2, atau
  2. Tanah : pasir : pupuk kandang/pupuk kompos dengan perbandingan 3 : 1 : 2.

Persiapan bibit

Sobat budidaya bisa mendapatkan bibit tanaman anggur yang saat ini banyak dijual baik online maupun offline. Pastikan mendapatkan bbt tanaman anggur dari penjual yang terpercaya. Hindari menggunakan bibit anggur yang berasal dari biji karena sifat yang diturunkan bisa berbeda dengan tanaman induknya selain itu juga tanaman anggur yang berasal dari biji lebih lama untuk berbuah. Bibit tanaman anggur yang berasal dari biji biasanya baru akan berbuah setelah berumur 3-4 tahun.

Penanaman tabulampot anggur

Berikut ini langkah-langkah cara menanam tanaman anggur dalam pot (tabulampot anggur) :

  1. Masukkan media tanam kedalam pot yang sudah dipersiapkan hingga 1/2 bagian dari tinggi pot yang digunakan.
  2. Sobek polybag untuk mengeluarkan bibit tanaman anggur, pastikan tidak ada akar yang terpotong/putus.
  3. Masukkan bibit tanaman anggur kedalam pot.
  4. Tambahkan media hingga bagian akar dari bibit anggur tertutup dengan sempurna.
  5. Siram bibit sampai basah.
  6. Untuk menghindari kelayuan, sebaiknya letakkan tabulampot anggur di tempat yang terhindar dari matahari langsung selama beberapa hari. Jika tidak memungkinkan untuk memindahkan pot, beri naungan sementara pada bibit tanaman anggur yang baru saja ditanam.
  7. Setelah beberapa hari dan bibit dirasa cukup kuat dan segar, naungan bisa dilepas atau pindahkan ketempat yang mendapatkan sinar matahari cukup. Tanaman anggur membutuhkan sinar matahari minimal 6 jam sehari untuk tumbuh optimal.

Pembentukan rambatan tabulampot anggur

Tanaman anggur adalah tanaman yang mebutuhkan rambatan untuk menopang agar tanaman anggur dapat kuat tegak berdiri selain itu sstem rambatan tanaman anggur bertujuan untuk mempermudah pemanenan nantinya. Ada 2 sistem yang paling umum digunakan di Indonesia yaitu sistem para-para (pergola) dan sistem pagar (kniffin)

Perawatan tabulampot anggur

Setelah cara menanam anggur dalam pot dilakukan dan sistem rambatan selesai dibuat sekarang tiba waktunya untuk perawatan rutin tabulampot anggur.

Berikut ini beberapa hal yang perlu sobat budidaya lakukan selama perawatan tanaman anggur :

Penyiraman

Perawatan tabulampot anggur yang pertama adalah penyiraman. Tanaman anggur sangat membutuhkan air untuk dapat tumbuh subur dan optimal dalam pot, terutama untuk tanaman muda umur 0-8 bulan. Namun hati-hati dalam penyiraman karena akar tanaman anggur sangat rentan busuk jika tergenang air. Jadi pastikan air tidak menggenangi tanaman anggur ya sob..

Lakukan penyiraman jika media tanam sudah dirasa cukup kering dengan rentang waktu 1-3 hari.

Pemupukan

Pemupukan sangat penting dalam menanam tanaman anggur dalam pot. Tanaman yang ditanam di dalam pot apapun itu termasuk tabulampot anggur memiliki jangkauan akar yang sangat terbatas sehingga sumber unsur haranya pun terbatas. Kita analogikan dengan hewan peliharaan yang ada di dalam kandang, tentu saja makanan yang didapat untuk mereka tumbuh optimal sangat tergantung dengan apa yang kita berikan kan? bagaimana kalau makanan yang kita berikan kurang? atau bahkan lalai dalam memberikan mereka makanan? berbeda dengan hewan liar yang bebas terbang, tentu saja mereka dapat mencari makan meskipun terkadang ketersediaan makanannya di alam sangat terbatas.

Berikut ini jenis pupuk beserta dosis pemberian untuk masing-masing umur tanaman yang kami sajikan dalam bentuk tabel.

Waktu pemupukan

Jenis Pupuk dan Dosis

1 sampai 3 Bulan setelah tanam 

(Pengulangan setiap 10 hari)


Urea 7,5 gr/pohon atau ZA 10 gr/pohon

4 - 6 bulan setelah tanam

(Pengulangan setiap 15 hari)

Urea 15 gr/pohon atau ZA 20 gr/pohon

6 Bulan 

Pupuk kandang 3 kg/pohon

12 Bulan 

Pupuk kandang 5 kgpohon

Sebelum pemangkasan pembuahan pertama

100 gram Urea + 80 gram TSP + 100 gram KCL

Note : Setiap tahun dlakukan pemupukan berulang dengan jenis pupuk yang sama dengan dosis yang ditambah sebanyak 50% dari dosis sebelumnya.

Pemangkasan

Cara pemangkasan, memangkas, pruning pohon anggur agar cepat berbuah
Pemangkasan tanaman anggur (pixabay.com)

Perawatan tanaman anggur pada cara menanam tanaman anggur dalam pot yang sangat penting adalah pemangkasan. Tanaman anggur adalah tanaman buah yang butuh perlakuan pemangkasan supaya berbuah. Jadi ini adalah proses perawatan yang wajib sobat budidaya lakukan untuk agar tabulampot anggur sobat buddaya berbuah optimal. Ada 2 jenis pemangkasan pada tanaman anggur yatu pemnagkasan bentuk dan pemangkasan produksi.

Sebelumnya kami sudah membahas mengenai pemangkasan tanaman anggur di artikel sebelumnya. Selengkapnya sobat budidaya bisa membaca artikel Cara pemangkasan pohon anggur agar cepat berbuah. Karena proses ini sangat penting sebaiknya sobat budidaya tidak melewatinya.

Repotting

Repotting tabulampot anggur
Ilustrasi (pexels.com)

Nah inilah yang sering dilewatkan dan dianggap remeh bagi sebagian besar pemula dan jarang di ingatkan betapa pentingnya proses ini dalam perawatan tanaman buah dalam pot apapun itu termasuk juga tabulampot anggur. Beberapa waktu lalu saya pernah ditanya kenapa tabulampot jeruk yang dibelinya macet berbuah meskipun perawatan ideal seperti pemupukan dan pemangkasan sudah dlakukan, padahal tabulampot jeruknya dibeli dalam keadaan sudah produktif berbuah. Usut punya usut ternyata tabulampotnya tidak pernah dilakukan repotting dan pot sudah padat dengan akar tanaman.

Perlu sobat budidaya ketahui, sama halnya dengan yang sudah di jelaskan pada proses pemupukan sebelumnya bahwa tabulampot memiliki ruang dan media tanam yang terbatas. Lama kelamaan akar akan memenuhi pot sehingga semakin sedikit ruang atau bahkan tidak ada ruang tumbuh lagi untuk akar tanaman. Hal ini jika dibiarkan berlarut-larut akan menghentikan produksi dan pertumbuhan tanaman buah. Sobat budidaya sedang tidak membuat bonsai kan?hehe…

Repotting perlu sobat budidaya lakukan ketika dirasa akar sudah memenuhi pot, atau pada umumnya 3-4 tahun setelah penanaman. Repotting selanjutnya dapat dilakukan setiap 1 tahun sekali. Pada saat repotting sebaiknya bersamaan dengan penggantian media tanam baru dan juga pemangkasan akar yang terlalu panjang. Hati-hati dalam pemangkasan akar, pangkas akar sekunder yang tumbuh melebar kesamping dan tumbuh tidak beraturan. Ganti dengan pot yang baru dengan ukuran yang lebih besar, jika dirasa pot yang lama sudah terlalu kecil dan tidak memungkinkan lagi untuk digunakan kembali.

Pengendalian hama dan penyakit

Tanaman anggur adalah salah satu tanaman buah yang cukup rentang akan serangan hama dan penyakit. Ada beberapa jenis penyakit utama pada tanaman anggur yaitu downy mildew, powdery mildew dan karat daun. Baca selengkapnya jenis hama dan penyakit tanaman anggur dan cara mengatasinya.

Pemanenan

Akhrnya tiba pada saat-saat yang paling ditunggu yaitu pemanenan. Pada umumnya pemanenan buah anggur dapat dilakukan setelah 95-135 setelah pemangkasan produksi dilakukan. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara memotong malai buah dengan menggunakan gunting tajam.

Kesimpulan

  1. Pot dapat terbuat dari bahan apa saja, semakin besar ukuran pot yang digunakan semakin baik.
  2. Gunakan bibit tanaman yang berasal dari okulasi dan grafting dengan kualitas yang baik.
  3. Pemupukan perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tanaman anggur akan unsur hara.
  4. Supaya tabulampot anggur berbuah perlu dilakukan perlakuan pemangkasan.
  5. Repotting perlu dilakukan setelah 3-4 tahun penanaman dan dilakukan berulang setiap setahun sekali.

Nah itulah cara menanam atau budidaya tanaman anggur dalam pot. Bagaimana tertarik menanam tabulampot anggur?

Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa terus kunjungi carabudidaya.xyz untuk informasi seputar cara buddaya dan perawatan tanaman maupun hewan peliharaan kesayangan sobat budidaya. Semoga bermanfaat….

Share This:

You May Also Like

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments