Cara Budidaya Bawang Putih di Polybag

Cara menanam atau budidaya bawang putih di polybag

Bawang putih adalah salah satu bahan dapur yang sering digunakan dalam masakan kita sehari-hari. Selain memberikan cita rasa khas, bawang putih juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Jika sobat budidaya tertarik budidaya bawang putih tetapi memiliki lahan terbatas, menanam bawang putih di polybag bisa menjadi solusi yang mungkin perlu dipertimbangkan. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara rinci langkah-langkah dari awal sampai pemanenan cara menanam atau budidaya bawang putih dengan sukses di dalam polybag.

Estimasi waktu baca: 1 menit

Di Indonesia, bawang putih banyak digunakan secara luas dalam masakan sehari-hari. Bawang putih sering digunakan sebagai bumbu dasar dalam berbagai hidangan seperti tumis, soto, semur, gulai, dan rendang. Ketika memasak, biasanya bawang putih diiris atau dihaluskan kemudian ditumis bersama dengan bumbu lainnya untuk memberikan cita rasa yang kuat dan karakteristik pada masakan. Sederhananya, bawang putih merupakan bumbu yang penting dalam masakan Indonesia. Penggunaannya memberikan rasa, aroma, dan kompleksitas pada hidangan, serta memberikan manfaat kesehatan yang dikaitkan dengan bawang putih.

Menanam bawang putih sendiri dengan memanfaatkan lahan kosong memiliki sangat banyak manfaat. Dalam skala kecil, menanam bawang putih sendiri dapat menjamin ketersediaan bawang putih untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam skala lebih besar, menanam bawang putih dapat menambah pendapatan loh sob..

Nah, bagi kamu yang tertarik budidaya bawang merah tetapi terkendala dengan lahan, menanam di polybag bisa menjadi solusinya. Sobat budidaya bisa meletakkan polybag di teras, balkon ataupun halaman belakang rumah.

Cara budidaya bawang putih di polybag

Cara menanam atau budidaya bawang putih di polybag

1. Persiapan

Persiapan polybag

Polybag yang digunakan untuk menanam bawang putih sebaiknya memiliki ukuran yang cukup untuk mendukung pertumbuhan akar tanaman. Pilih polybag berukuran sedang hingga besar dengan diameter 20 – 30 cm dan ketinggian minimal 20 – 25 cm. Polybag memiliki lubang drainase yang cukup untuk mencegah genangan air.

Baca Juga :  Cara Menanam Jahe Merah di Polybag

Persiapan media tanam

Bawang putih tumbuh dengan baik dalam campuran tanah yang kaya akan nutrisi dan memiliki drainase yang baik. Sobat budidaya dapat menggunakan media tanam dengan komposisi tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Masukkan media tanam ke dalam polybag. Untuk membantu penyerapan air, sobat budidaya bisa menambahkan kerikil atau pecahan genteng pada bagian dasar polybag.

Persiapan bibit

Bibit merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya bawang putih. Untuk itu, sebaiknya pilih dan gunakan bibit yang berkualitas untuk mendaptkan hasil yang optimal.

Pilihlah bibit bawang putih yang berukuran seragam dan bebas dari kerusakan atau tanda-tanda penyakit. Pastikan kulit luar bibit terlihat kering dan tidak lembab.

  • Pisahkan setiap siung bawang secara hati-hati tanpa merusaknya.
  • Sebelum menanam, semprotkan fungisida atau pestisida organik pada bibit untuk melindungi umbi dari jamur.

2. Penanaman

Setelah semua persiapan dilakukan, saatnya untuk menanam bibit bawang putih di dalam polybag.

  • Tanam siung bawang putih dengan cara membenamkan pangkal siung (cakram) ke dalam media secara tegak lurus sampai 3/4 panjang siung masuk kedalam media tanam.
  • Beri ruang yang cukup untuk tumbuh dengan optimal. Jarak antara idealnya sekitar 10-15 cm agar akar tidak saling bersaing dalam mendapatkan nutrisi. Jika bibit terlalu rapat, mereka akan bersaing untuk mendapatkan nutrisi dan ruang untuk tumbuh, yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
  • Beri air secukupnya untuk menjaga kelembaban tanah tetapi hindari genangan air yang berlebihan. Tanaman bawang putih membutuhkan air yang cukup tetapi sangat sensitif dengan air yang berlebih. Air yang berlebih dapat menyebabkan pembusukan pada umbi. Siram tanaman secara perlahan dengan menggunakan sprayer atau alat penyiram yang lembut dapat membantu mencegah kerusakan pada bibit.
  • Letakkan polybag yang berisi bibit bawang putih di tempat yang mendapatkan sinar matahari yang cukup. Bawang putih membutuhkan paparan sinar matahari minimal 6-8 jam sehari untuk pertumbuhan yang optimal. Selain itu tempatkan juga polybag di tempat yang mempunyai sirkulasi udara yang baik.
Baca Juga :  Tanaman Porang Harta Karun Yang Terlupakan

Baca juga : Cara menanam bawang merah di polybag.

Perawatan dan pemerliharaan

Cara menanam atau budidaya bawang putih di polybag

Setelah menanam bibit bawang putih di dalam polybag, diperlukan perawatan yang baik agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Berikut ini adalah beberapa tips perawatan yang perlu sobat budidya lakukan :

1. Penyiraman

Pada awal masa tanam, tanamanan bawang butih membutuhkan cukup bayak air. Sirami tanaman secara teratur, terutama saat tanah terasa kering. Siram tanaman secara merata dan hindari genangan air yang berlebihan. Periksa kelembaban tanah dengan meraba tanah dengan jari. Jika tanah terasa kering, siram tanaman dengan jumlah air yang cukup untuk membasahi seluruh polybag. Baca juga : Cara budidaya vanili untuk pemula.

Penyiraman dapat dikurngi setelah masuk periode pembentukan umbi.

2. Pemupukan

Bawang putih membutuhkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan yang baik. Berikan pupuk organik atau pupuk kompos secara teratur untuk memberikan nutrisi yang seimbang bagi tanaman. Pupuk dapat diberikan setelah 3-4 minggu dan pengulangan setiap 2-3 bulan. Selain itu, sobt budidaya juga bisa memberikan pupuk urea pada 15 hst dan 35 hst dan pupuk NPK pada 55 hst.

Catatan : Penting untuk diingat bahwa pemupukan yang baik adalah pemupukan tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tanaman.

3. Memangkas tunas samping

Selama pertumbuhan, tunas samping mungkin muncul di tanaman bawang putih. Tunas samping dapat menghabiskan nutrisi dan energi tanaman yang seharusnya dialokasikan untuk pertumbuhan umbi. Oleh karena itu, tunas samping sebaiknya dipangkas secara teratur. Gunakan gunting tajam dan bersih untuk memotong tunas samping dengan hati-hati.

4. Membersihkan gulma

Bersihkan gulma atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar polybag secara teratur. Gulma dapat bersaing dengan bawang putih untuk mendapatkan unsur hara, sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Selain itu, pastikan juga untuk membersihkan daun-daun yang layu atau rusak ya sob..

5. Suhu dan pencahayaan yang tepat

Bawang putih tumbuh dengan baik dalam suhu yang sejuk, sekitar 15-25 derajat Celsius. Pastikan tanaman menerima paparan sinar matahari yang cukup, minimal 6-8 jam sehari. Jika sobat budidaya menanam bawang putih di dalam ruangan, pastikan untuk menempatkan polybag di dekat jendela atau menggunakan lampu tanaman untuk memberikan cahaya yang cukup.

Baca Juga :  Cara Merawat Aglaonema Agar Subur dan Beranak Pinak

Hama dan penyakit

Pantau tanaman bawang putih dengan cermat untuk tanda-tanda serangan hama atau penyakit. Jika terdapat serangan hama seperti ulat atau kutu kecil, gunakan insektisida organik untuk mengendalikannya. Jika tanaman terkena penyakit seperti penyakit layu atau jamur, gunakan fungisida organik untuk melawan penyakit tersebut.

Buang dan pisahkan bagian yang terkena hama dan penyakit untuk menghindari penyebaran secara luas dan berdampak kepada tanaman bawang putih yang lain.

Pemanenan

Waktu pemanenan bawang putih biasanya tergantung pada varietas yang Anda tanam dan kondisi pertumbuhan setempat. Namun, ada beberapa tanda yang dapat mengindikasikan kesiapan bawang putih untuk dipanen. Tanda-tanda tersebut meliputi daun-daun yang mulai menguning atau layu, batang yang melunak, dan kulit luar yang mengering. Perhatikan tanda-tanda ini dan pastikan untuk memanen bawang putih segera, karena bawang putih yang terlalu lama dipanen cenderung kehilangan kualitas dan daya simpannya.

Cara memanen

Untuk memanen bawang putih, gunakan alat seperti sekop atau garpu taman untuk menggali tanah di sekitar umbi. Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak umbi. Setelah menggali, angkat umbi dengan hati-hati dan guncangkan tanah yang menempel. Selain itu sobat budidaya juga dapat mengangkat dan membongkan media tanam di polybag untuk memudahkan pemanenan.

Secara umum proses pasca panen yang biasa dilakukan adalah pembersihan, sortasi, grading dan penyimpanan.

Pembersihan

Bawang puting dapat dibersihakan dari kotoran (tanah) yang menempel pada umbi dengan cara memukulkan umbi ke tanah secara secara perlahan. Kemudian tanaman dikumpulkan dan diikat, dan disimpan. Penyimpan bawang putih untuk konsumsi maksimal 2 bulan. Jangan mencuci bawang putih sebelum penyimpanan, karena kelembaban berlebih dapat menyebabkan pembusukan..

Nah itulah cara menanam atau budidaya bawang putih di polybag. Bagaimana tertarik mencoba?

Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Kami juga dapat diakses melalui Google News dan Whatsapp channel
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments