Cara Menanam Tomat Di Polybag Agar Berbuah Lebat

Cara menanam tomat di polybag agar berbuah lebat

Bercocok tanam menanam tanaman tomat dari biji di pekarangan rumah selain dapat menghemat pengeluaran juga dapat mengurangi stress setelah menjalani aktivitas seharian penuh. Namun, khususnya untuk masyarakat perkotaan ketersediaan lahan menjadi dilema tersendiri. Salah satu cara untuk menyikapinya adalah dengan cara menanam tomat di polybag. Mau tahu caranya? Artikel kali ini akan membahas secara lengkap cara menanam tomat di polybag agar berbuah lebat untuk sobat budidaya semua.

Estimasi waktu baca: 10 menit

Tanaman tomat pasti sudah tidak asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain dimanfaatkan untuk sayuran, buah tomat juga bisa dimakan langsung atau diolah menjadi jus. Hal ini tentunya selain buah tomat yang multi fiungsi juga disebabkan oleh banyaknya kandungan yang ada pada buah tomat. Selain vit C tomat juga mengandung kalium/potasium yang dapat menjaga tekanan darah dan mencegah penyakit jantung. Baca selengkapnya : Manfaatnya Tomat Bagi Tubuh Yang Perlu Kamu Tahu.

Karena banyaknya manfaat dan penggunaan buah tomat dalam kehidupan sehari-hari tak ayal menyebabkan kebutuhan akan buah tomat pun tidak pernah ada habisnya. Untuk itu, menanam sendiri buah tomat dari biji di pekarangan depan atau belakang rumah menjadi solusinya. Selain mengurangi pengeluaran sehari-hari akan buah tomat juga bisa mengurangi kepenatan setelah seharian bekerja. Tidak hanya itu saja, dengan menanam sendiri tanaman tomat dari biji di pekarangan rumah sobat budidaya juga bisa memastikan kalau buah tomat yang kita konsumsi itu sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Namun permasalahan akan ketersediaan lahan acap kali menjadi dilema khusunya untuk masyarakat di perkotaan yang notabene ketersediaan akan lahan kosong sudah sangat sulit. Salah satu solusinya adalah dengan cara menanam tomat dari biji di polybag. Meskpun menanam tanaman tomat relatif mudah, tapi tanpa cara menanam tomat yang baik dan benar, tanaman tomat akan sulit berbuah lebat.

Cara menanam tomat di polybag

Ada beberapa hal yang harus sobat budidaya perhatikan dalam cara menanam tomat di polybag agar berbuah lebat. Faktor penting dalam menanam tomat agar berbuah lebat adalah pemilihan bibit, media tanam dan pemupukan,

Berikut ini penjelasan secara lengkap tahapan-tahapan dalam menanam tomat di polybag agar berbuah lebat :

Persiapan bibit tomat

Bibit tomat adalah salah satu faktor penting agar tomat yang kita tanam dari biji di polybag bisa berbuah lebat. Pilihlah bibit tomat yang berkualitas. Bibit yang berkualitas baik akan mempunyai potensi lebih besar untuk menghasilkan buah yang lebih lebat dibandingkan bibit tomat yang berkualitas buruk.

Dalam persipan bibit ada 2 cara yang dapat sobat budidaya lakukan, antara lain membeli biji tomat kemasan dan langsung mengambil biji dari buah tomat yang sudah matang. Ada kekurangan dan kelebihan masing cara di atas.

1. Bibit tomat kemasan

Ini adalah cara yang paling efektif dan efisien yang bisa sobat pilih. Saat ini ada banyak sekali jenis dan merek bibit tomat kemasan yang bisa di pilih sesuai keinginan dan ketersediaannya di daerah sobat budidaya.

Namun terkadang, kita sering dihadapkan dengan harga bibit yang relatif mahal dan jumlah bibit per kemasan yang jumlahnya cukup banyak, sedangkan kalau bibit kita simpan jangka waktu lama akan menyebabkan penurunan persentase perkecambahan bibit tomat. Padahal mungkin sobat budidaya hanya membutuhkan beberapa bibit saja untuk ditanam di pekarangan rumah. Untuk itu sobat budidaya bisa membeli bibit kemasan repackage yang saat ini banyak dijual di marketplace tentu saja dengan jumlah bibit yang pas untuk pemakaian skala rumahan dan pastinya harga yang lebih ekonomis.

Untuk pemilihan bibit sebaiknya disesuaikan dengan kecocokannya dengan keadaaan lingkungan tempat sobat budidaya. Karena tidak semua bibit tomat cocok disetiap daerah, ada bibit tomat yang cocok untuk ditanam di dataran rendah dan ada yang cocok ditanam di dataran tinggi. Untuk itu sobat budidaya sebaiknya tanyakan kepada penjual bibit terlebih dahulu ya.. Sebelum biji disemai, biji direndam dalam air hangat terlebih dahulu + 3-4 jam.

2. Bibit dari buah tomat matang

Cara ini mungkin paling mudah didapat, murah dan dapat dengan mudah sobat budidaya sesuaikan dengan kebutuhan jumlah bibit yang akan di tanam. Pilih buah tomat yang sudah benar-benar masak dan berkualitas tidak ada cacat pada buah tomat.

Berikut ini cara mempersiapkan biji tomat dari buah tomat :

  • Ambil biji dari buah tomat
  • Tampung biji dalam wadah berisi air
  • Simpan biji 1-2 hari
  • Buang biji tomat yang mengambang dan hanya ambil biji tomat yang tenggelam saja
  • Jemur dan keringkan biji tomat dibawah sinar matahari langsung
  • Biji tomat siap digunakan sebagai bibit tomat yang akan kita gunakan

Penyemaian

Cara menanam tomat di polybag agar berbuah lebat
Ilustrasi (unsplash.com)

Setelah kita mempersiapkan bibit tomat, tahapan selanjutnya adalah menyemai biji tomat yang sudah kita persiapkan sebelumnya. Penyemaian perlu dilakukan pada cara menanam tomat di polybag agar berbuah lebat. Penyemain bertujuan untuk mempersiapkan bibit tomat sebelum kita tanam di media tanam yang sebenarnya sehingga dapat mengurangi angka kematian bibit akibat belum siapnya bibit untuk di tanam.

Penyemaian dapat dilakukan dengan menggunakan polybag (silahkan sobat budidaya tanyakan polybag untuk semai kepada penjual, polybag ini berukuran kecil), tray semai, pot, dll.

Berikut ini cara penyemaian/menanam dari biji tomat :

  • Persipkan wadah semai (polybag, tray semai, pot, dll)
  • Masukkan media tanam. Media tanam yang bisa sobat budidaya pakai adalah komposisi tanah : sekam bakar : pupuk kandang (2 : 1 : 1)
  • Buat lubang kecil pada media tanam dengn menggunakan lidi/tusuk gigi
  • Masukkan biji tomat ke dalam lubang yang sudah dibuat. 1 lubang untuk 1 biji tomat.
  • Tutup lubang yang sudah berisi biji tomat dengan media tanam. Tutup lubang dengan media tanam tipis saja supaya tidak menghambat perkecambahan biji tomat.
  • Siram dengan menggunakan semprotan secara hati-hati.
  • Simpan wadah semai di tempat yang teduh dan terhindar dari air hujan langsung.
  • Pada umumnya biji tomat akan mulai berkecambah setelah 7 hari setelah semai (HSS).
  • Cek secara berkala media tanam, usahakan kelembaban media tetap terjaga. Sobat budidaya bisa menyemprot media tanam jika dirasa media sudah kering.
  • Setelah tumbuh daun 3-4 helai daun, bibit sudah siap dipindahkan.

Penanaman bibit

Setelah bibit tomat tumbuh 3-4 helai daun, ini pertanda bibit tomat sudah bisa dipindahkan ke wadah/tempat yang akan kita gunakan untuk menanam tomat. Dalam hal ini wadah yang digunakan adalah polybag.

Berikut ini tahapan dalam cara menanam bibit tomat :

Persiapan polybag

Langkah pertama yang harus sobat budidaya persiapkan adalah tempat menanam. Ada beberapa tempat/wadah yang sobat budidaya gunakan untuk menanam tomat seperti lahan terbuka, pot, dan polybag. Namun kali ini wadah tanam yang kami bahas adalah poybag. Polybag yang baik untuk menanam tomat di polybag adalah polybag yang berdiameter minimal + 30 cm.

Persiapan media tanam

Tanaman tomat membutuhkan media tanam yang gembur dan porous untuk dapat tumbuh dengan optimal. Sobat budidaya bisa menggunakan media tanam dengan komposisi tanah : sekam bakar : pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 2 : 1 : 1.

Setelah media tanam kita persiapkan, selanjutnya masukkan media tanam ke dalam polybag yang sebelumnya sudah kita persiapkan.

Pemindahan dan cara menanam tomat di polybag

Ada 2 cara yang bisa sobat budidaya lakukan untuk memidahkan bibit tomat dari wadah semai, berikut ini penjelasannya :

1. Dengan cara dicabut

Cabut bibit tomat secara hati-hati, untuk mepermudah pencabutan dan menghindari akar terputus sobat budidaya bisa menyiram media sampai basah terlebih dahulu. Kemudian masukkan bibit kedalam polybag yang sudah berisi media tanam yang sudah kita persiapkan sebelumnya.

2. Menyobek polybag semai

Kalau sobat budidaya menggunakan polybag semai, ini adalah cara yang paling aman untuk menghindari rusaknya akar pada bibit tomat. Sobek polybag semai dan pindahkan bibit tomat beserta tanahnya ke polybag yang baru.

Untuk mengurangi resiko bibit layu setelah pindah tanam, pemindahan dan penanaman bibit tomat sebaiknya di lakukan pada sore hari.

Pemasangan ajir

Ajir berfungsi untuk menahan batang tomat supaya tetap berdiri tegak. Bahan ajir bisa terbuat dari kayu, bambu maupun pipa. Pemasangan ajir sebaiknya dilakukan segera setelah penanaman bibit tomat untuk menghindari resiko rusaknya akar tanaman tomat akibat pemasangan ajir.

Perawatan dan pemeliharaan harian

Cara tanam tomat
Tanaman tomat (unsplash.com)

Cara menanam tomat di polybag agar berbuah lebat selanjutnya adalah perawatan dan pemeliharaan harian. Untuk menghasilkan tanaman tomat yang berbuat lebat tentu saja perlu dilakukan perawatan rutin yang perlu sobat budidaya lakukan. Perawatan rutin pada cara menanam tomat di polybag agar berbuah lebat meliputi penyiraman, penyiangan gulma, pemupukan dan pengendaian hama penyakit.

Berikut ini penjelasan secara rinci perawatan rutin tanaman tomat di polybag :

1. Penyiangan gulma

Penyiangan gulma bertujuan untuk mencegah adanya kompetisi tanaman tomat yang kita rawat akan kebutuhan terhadap unsur hara yang dibutuhkan. Kontrol secara berkala tanaman tomat, jika terdapat gulma segera buang dengan cara mencabutnya.

2. Penyiraman

Pastikan media tanam terjaga tidak terlalu kering. Siram jika dirasa media tanam sudah kering, dan pastikan air tidak menggenang supaya menghindari akar tergenang air yang bisa menyebabkan akan tanaman tomat menjadi busuk. Tidak ada aturan yang pasti akan frekuensi penyiraman, frekuensi penyiraman sangat tergantung pada kondisi dan cuaca. Jadi pastikan kontrol media tanam secara rutin ya.

3. Pemupukan

Pemupukan susulan pertama dilakukan setelah 7 hari setelah tanam (HST) dengan menggunakan pupuk urea. Berikan pupuk urea sebanyak 1 gr/batang dengan cara di tugal. Pemberian pupuk dengan cara ditugal dapat dilakukan dengan cara membuat lubang di sekitar tanaman tomat. Hati-hati jangan sampai mengenai akar tanaman tomat.

Selanjutnya pemupukan susulan dapat dilakukan setiap satu bulan sekali dengan menggunakan pupuk NPK. Berikan pupuk NPK dengan dosis 1 gram/batang setiap bulannya dengan cara ditugal atau di kocor (dicampur air).

4. Pengendalian hama dan penyakit

Pengendalaian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan pengamatan rutin pada tanaman tomat. Segera buang atau pangkas daun yang ada indikasi terkena hama. Bakar atau timbun dalam tanah daun yang terkena hama dan penyakit.

Hama dan penyakit pada tanaman tomat sebenarnya cukup banyak, namun dalam hal ini menanam tomat di polybag skala rumahan seharusnya hama dan penyakit dapat terkontrol dengan baik. Intinya adalah amati tanaman secara rutin. Pemakaian pestisida sebaiknya di lakukan hanya ketika benar-benar dibutuhkan.

Pemanenan

Pemanenan tanaman tomat pada umumnya dapat dilakukan setelah 90 HST – 120 HST, tergantung varietas dan kesuburan tanaman. Buah tomat dapat dipanen ketika buah berubah warna menjadi kekuningan atau kemerahan. Pemanenan buah tomat tidak dapat dilakukan secara serentak dan hanya dilakukan pemanenan pada buah tomat yang sudah matang saja.

Tips :

Untuk mencukupi kebutuhan akan buah tomat setiap bulannya, sobat budidaya bisa melakukan penanaman tomat dengan interval 1 bulan sekali, sedangkan jumlah tanaman dapat disesuaikan kebutuhan.

Ambil contoh jika kebutuhan sobat budidaya akan buah tomat sebanyak 3 tanaman tomat setiap bulannya, maka tanam 3-4 tanaman tomat setiap bulannya selama 4 bulan. Jadi total tanaman tomat yang dibutuhkan adlah 12-16 batang tanaman tomat. Begitu selanjutnya, sehingga kebutuhan tomat sehari-hari dapat tercukupi dan juga dapat dilakukan pemanenan secara rutin setiap bulannya. Selain itu juga dengan cara ini dapat menghindari buah tomat berlebihan dan akhirnya busuk tidak terpakai.

Nah itulah cara menanam tomat dari biji di polybag agar berbuah lebat skala rumahan yang bisa sobat budidaya praktekkan di rumah. Somaga bermanfaat untuk sobat budidaya ya?.

Jangan lupa aktifkan notifikasinya supaya tidak ketinggalan update artikel terbaru dari kami lainnya, yang pasti tidak kalah marik dan bermanfaat untuk dibaca.

Share This:

You May Also Like

5 3 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments