Cara Budidaya Anggur Terlengkap Dari Awal Sampai Panen

Cara budidaya atau menanam anggur agar cepat berbuah lebat

Tanaman anggur adalah tanaman buah yang memiiki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Selain itu, buah anggur juga menempati nilai impor yang cukup tinggi dalam hal impor buah ke Indonesia. Hal ini selain disebabkan kebutuhan akan buah anggur tanah air yang cukup tinggi juga disebabkan karena anggur yang ditanam di daerah tropis mempunyai karakter tumbuh kembang dengan buah anggur daerah subtropis. Untuk itu, selain penggunaan varietas unggul dalam juga dibutuhkan cara budidaya anggur agar berbuah lebat yang tepat guna untuk menghasilkan buah anggur yang berkualitas tinggi dan mampu bersaing dengan buah anggur impor yang beredar di pasaran. Untuk sobat budidaya yang yang ingin mencoba tanam anggur ini adalah artikel yang tepat karena kami akan bahas tuntas cara menanam dan budidaya anggur agar cepat berbuah lebat. Simak sampai habis yaa..

Estimasi waktu baca: 12 menit

Siapa sih yang tak kenal buah anggur? hampir seluruh masyarakat Indonesia pasti sudah mengenalnya. Buah yang terkenal dengan rasa manis dan segarnya ini memang cukup populer di Indonesia meskipun bukanlah buah-buahan lokal asli Tanah air. Ya, anggur memanglah tanaman yang berasal dari Amerika utara dan Eropa. Namun meskipun begitu, tanaman ini sudah banyak di budidayakan dan di tanam di Indonesia.

Bahkan saat ini Indonesia melalui balibangtan, sudah mengeluarkan beberapa varietas unggulan yang dapat tumbuh sempurna di Indonesia. Oleh karena itu, cara budidaya atau menanam anggur menjadi sangat menjanjikan untuk dikembangkan dan produksi secara intensif apalagi peluang usaha budidaya tanaman anggur masihlah sangat terbuka.

Peluang budidaya anggur

Nilai impor buah anggur selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun meskipun pemerintah Indonesia sudah berupaya membatasi impor buah anggur. Hal ini dikarenakan, tidak mencukupinya produksi buah anggur nasional untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri akan buah anggur. Selain itu juga selama ini kualitas hasil buah anggur yang diproduksi di dalam negeri masih kurang baik dibandingkan produk anggur impor negara lain.

Untuk itu penggunaan bibit dari varietas unggulan dipadukan dengan cara menanam anggur yang baik dan benar diharapkan akan dapat memberikan hasil yang lebih baik baik dari segi kuantitas dan kualitas produksi buah anggur nasional sehingga dapat menekan nilai impor buah anggur kedepannya. Buah anggur juga memiliki harga yang cukup tinggi dan stabil di pasaran sehingga memiliki potensi yang sangat tinggi untuk dikembangkan dan di produksi secara intensif untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.

Pemanfaatan buah anggur

Cara budidaya atau menanam anggur agar cepat berbuah lebat
Buah anggur (pixabay.com)

Buah anggur tidaklah hanya dimanfaatkan dalam bentuk buah segar tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam produk olahan seperti minuman, jelly, selai, jus dan kismis. Tidak hanya itu, buah anggur juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh seperti mencegah penyakit jantung, mencegah pembentukan sel kanker, meningkatkan daya ingat, mengurangi resiko terkena diabetes, menurunkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan daya ingat.

Banyak juga ya manfaat dari mengonsumsi buah anggur, untuk itu jangan lupa mengonsumsi buah anggur untuk kesehatan tubuh ya.. Setelah tahu manfaat-manfaat dari buah anggur yang cukup banyak itu sekarang semakin mantap kan untuk mengetahui cara menanam anggur supaya cepat berbuah lebat.

Oh ya, kalau sobat buddaya berniat menanam anggur dalam pot (tabulampot anggur) bisa baca selengkapnya bongkar rahasia cara menanam anggur dalam pot dari awal sampa panen.

Cara budidaya anggur

Persiapan lokasi budidaya anggur

Lokasi yang baik untuk digunakan sebagai lahan budidaya tanaman anggur adalah lokasi yang sesuai dan memenuhi syarat tumbuh tanaman anggur.

Berikut ini syarat tumbuh tanaman anggur :

  1. Dataran rendah dengan ketinggian tempat 0 – 300 mdpl.
  2. Sinar matahari cukup besar dengan intensitas > 75%.
  3. Angin tidak terlalu kencang.
  4. Curah hujan maksimal sebesar 800 mm/tahun.
  5. Suhu rata-rata antara 23 C – 31 C dengan kelembaban udara antara 75% – 80%.
  6. pH tanah 5,5 – 7,3.

Tanaman air membutuhkan air yang cukup baik itu pada fase vegetatif maupun generatif, namun meskpiun begitu tanaman anggur juga sangat peka terhadap kelebihan air jadi pastikan tempat sobat budidaya yang gunakan untuk budidaya anggur bukanlah lokasi yang rentan banjir dengan ketinggian air tanah maksimal 1 meter dari permukaan.

Sedangkan untuk komposisi tanah, pada dasarnya tanaman anggur dapat tumbuh dengan segala kondisi tanah apalagi untuk varietas-varietas unggulan dari balitbangtan namun untuk menghasilkan tanaman anggur yang tumbuh subur dengan buah yang lebat, tanaman anggur membutuhkan tanah yang subur, kemampuan peresapan air sangat baik (air mudah meresap), tekstur tanah lempung berpasir dengan kandungan lempung sebesar 30-50%, pasir sebesar 30-50%, dan liat sebesar 7-12%. Sedangkan tanah yang kurang baik untuk budidaya tanaman anggur adalah tanah yang sangat berlempung dan tinggi kandungan garam.

Persiapan bibit

Pemilihan bibit adalah salah satu faktor penting dalam usaha budidaya. Bibit sangat mempengaruhi kecepatan pemanenan, daya tahan terhadap suatu penyakit tertentu, juga kualitas dan kuantitas hasil panen. Untuk itu pemilihan jenis atau varietas yang akan sobat budidaya tanam menjadi sangat penting.

Saat ini, ada banyak sekali jenis anggur yang beredar di pasaran termasuk anggur import. Tapi ada 3 jenis varietas unggulan yang dikeluarkan oleh balitbangtan dan dipercaya dapat menyaingi anggur impor.

Berikut ini 3 jenis varietas unggulan balitbangtan beserta sifatnya :

  1. Jestro AG 86 : Produktif, tandan buah panjang dan cita rasa anggur kuat.
  2. jestro AG 60 : Rasa manis dan Berbiji sedikit/abortus.
  3. Prabu bestari : Warna merah gelap, rasa manis, dan ukuran besar.

Berikut ini beberapa syarat bibit yang baik digunakan dalam cara budidaya anggur agar cepat berbuah:

  1. Varietas jelas dan berlabel.
  2. Umur bibit minimal 3-4 bulan.
  3. Daun dan tunas pertumbuhannya baik.
  4. Bebas hama dan penyakit.

Pengolahan lahan budidaya anggur

Setelah kita mendapatkan lokasi yang tepat dan bibit yang baik untuk cara budidaya anggur tahapan selanjutnya adalah pengolahan lahan. Pengolahan lahan pada cara menanam anggur meliputi pembajakan, pembuatan lubang tanam dan pemupukan awal (dasaran)

1. Pembajakan

Jika lahan yang akan digunakan untuk budidaya anggur pada awalnya adalah lahan perkebunan kosong dan belum diolah sebelumnya sebaiknya dilakukan pembajakan. Pembajakan berfungsi untuk mematikan gulma, meratakan tanah, meningkatkan aerasi, menggemburkan dan meratakan tanah. Setelah tanah dibajak setelah itu di diamkan selama 1 bulan.

2. Pembuatan lubang tanam

Buat lubang tanam dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm dengan jarak antar lubang tanam 3 x 4 m atau 4 x 6 m. Diamkan 15-20 hari sebelum penanaman bibit.

3. Pemupukan awal (dasaran)

Pemupukan awal dapat menggunakan pupuk kandang sebanyak 20 kg/lubang. Sebelum ditambahkan pupuk kandang sebaiknya di lubang tanam disemprot dengan menggunakan petisidan dengan dosis 1 cc/liter. Baca selengkapnya : Apa itu pupuk kandang, manfaat, kandungan dan cara pembuatannya.

Penanaman

Penanaman sebaiknya dilakukan pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau yaitu antara bulan april – juni.

Cara menanam bibit anggur :

  • Sobek polybag bibit anggur sedemikian rupa dan pastikan perakarannya tidak rusak.
  • Tanam bibit ke dalam lubang tanam.
  • Tutup lubang tanam dengan tanah kemudian tekan permukaan tanah secara perlahan agar tanaman anggur kokoh.
  • Pasang tiang kayu/besi setinggi pergola.
  • Supaya bibit tidak layu karena cahaya matahari yang terlalu terik, sobat budidaya bisa menambahkan naungan di atasnya dan lepas ketika bibit sudah cukup segar.
  • Siram bibit tanaman anggur secukupnya.

Pembentukan pohon

Tahapan selanjutnya yang tidak kalah penting dalam dalam cara budidaya anggur adalah pembentukan pohon dengan pembuatan sistem perambatan tanaman anggur. Tanaman anggur adalah tanaman merambat yang membutuhkan media untuk perambatan, pembuatan sistem perambatan tidak hanya berfungsi sebagai media perambatan tanaman anggur saja tetapi juga untuk pembentukan pohon yang bertujuan untuk menjaga kualitas buah anggur dan mempermudah pemanenan.

Ada 2 sistem permambatan yang biasa digunakan dan terbilang baik digunakan dalam budidaya anggur. Dua (2) sistem perambatan terebut adalah pergola/para-para dan pagar/kniffin.

1. Pergola atau para-para

Sistem pergola (pixabay.com)

Pergola atau para-para adalah sebuah sistem perambatan yang menyerupai atap sebagai naungan. Pergola/para-para biasanya mempunyai ketinggian 2-3,5 m. Dengan sistem ini buah anggur akan bebas menggantung ke bawah sehingga dapat meminimalisir cacat buah dan mempermudah pemanenan.

2. Pagar atau kniffin

Sistem kniffin /pagar (pixabay.com)

Pagar atau kniffin banyak juga yang mengenalnya dengan sebutan sistem kelambu. Berbeda halnya dengan sistem pergola/para-para yang cenderung ke atas, sistem pagar sesuai dengan namanya adalah sistem perambatan tanaman anggur yang cenderung ke memanjang ke sisi kiri dan kanan.

Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan sistem pembentukan tanaman anggur adalah bahan harus terbuat dari bahan yang kuat dan tidak mudah hancur akibat hujan dan panasnya matahari.

Perawatan

Seperti halnya usaha budidaya lainnya, apapun itu perawatan adalah tahapan panjang, rutin, dan konsisten dilakukan supaya mendapatkan hasil produksi yang maksimal. Perawatan tanaman anggur dalam cara budidaya atau menanam anggur agar cepat berbuah meliputi penyiraman/pengairan, pemupukan penggemburan, pemangkasan dan penjarangan.

Berikut ini penjelasan secara lengkap perawatan tanaman anggur :

Penyiraman

Tanaman anggur membutuhkan air yang cukup banyak namun tidak sampai tergenang karena dapat membuat busuk dan rusak perakaran tanaman anggur. Penyiraman perlu dilakukan 3 hari sekali ketika tanaman muda (0-8 bulan).

Ketika musim kemarau, tanaman anggur yang sudah produksi bisa dilakukan 10 hari sekali dan dikurangi ketika masuk musim penghujan. Penyiraman dihentikan 3 minggu sebelum pemangkasan dan dilakukan penyiraman kembali setelah pemangkasan dengan jumlah yang cukup besar untuk mendorong tumbuhnya tunas-tunas baru. Penyiraman dilakukan setelah pemupukan hingga sampai pemanenan.

Pemupukan

Pemupukan dilakukan untuk memnuhi kebutuhan tanaman anggur akan unsur hara.

Berikut ini tabel pemupukan tanaman berdasarkan umur dan waktu pemberian :

Waktu pemupukan

Jenis Pupuk dan Dosis

1 sampai 3 Bulan setelah tanam 

(Pengulangan setiap 10 hari)

Urea 7,5 gr/pohon atau ZA 10 gr/pohon

4 - 6 bulan setelah tanam

(Pengulangan setiap 15 hari)

Urea 15 gr/pohon atau ZA 20 gr/pohon

6 Bulan 

Pupuk kandang 20 kg/pohon

12 Bulan 

Pupuk kandang 40 kgpohon

Sebelum pemangkasan pembuahan pertama

100 gram Urea + 80 gram TSP + 100 gram KCL

Pemupukan berulang setiap tahunnya menggunakan jenis pupuk yang sama tetapi dengan dosis/takaran bertambah 50% setiap tahunnya. Penggunaan pupuk cair juga dapat dilakukan jika dirasa perlu.

Penggemburan

Lahan budidaya anggur harus dijaga kegemburannya agar tanaman tetap tumbuh sumbur. Terkadang kegemburan tanah dapat berkurang akibat dari penyiraman dan terinjak-injak oleh pekerja. Untuk itu penggemburan perlu dilakukan. Penggemburan bidang olah dapat dilakukan sebulan sekali.

Pemangkasan

Pemangkasan adalah hal yang sapenting dalam cara budidaya anggur agar berbuah lebat. Ada 2 jenis pemangkasan dalam cara menanam anggur yaitu pemangkasan bentuk dan pemangkasan produksi (pembuahan).

  • Pemangkasan bentuk

Pemangkasan bentuk seperti namanya bertujuan untuk membentuk tanaman anggur. Yang perlu dilakukan dalam pemangkasan bentuk adalah pemilihan 3 cabang primer yang terbaik dan terbesar yang sudah melewati atau mendekati pergola/para-para. Potong cabang primer dengan menyisakan 3-5 mata tuna untuk cabang sekunder. Begitu juga halnya dengan pemangkasan cabang sekunder untuk mendapatkan cabang tersier. Dari cabang tersier inilah nantinya diharapkan akan keluarnya tangkai-tangkai buah anggur.

  • Pemangkasan produksi (pembuahan)

Pemangkasan produksi bertujuan untuk mempercepat pembuahan pada tanaman anggur.

Selengkapnya baca : Cara pemangkasan pohon anggur agar cepat berbuah

Penjarangan

Tahapan selanjutnya dalam cara menanam anggur adalah penjarangan. Penjarangan adalah proses mengurangi jumlah (kuantitas) buah anggur dalam satu tandan untuk mendapatkan mutu (kualitas) buah anggur yang lebih baik. Penjarangan buah anggur dapat dilakukan dalam 2 tahap yaitu ketika buah anggur berukuran sebesar biji (29 hari- 42 hari setelah pemangkasan) dan ketika buah anggur berukuran sebesar biji jagung (33 hari – 44 hari setelah pemangkasan).

Penjarangan dilakukan dengan cara membuang buah pada ujung tandan, buah yang terserang penyakit, buah yang ukurannya paling kecil dan buah yang terjepit buah lainnya. Buang buah dengan menggunakan gunting tajam berukuran kecil sehingga mempermudah untuk menjangkau sela-sela buah.

Pencegahan dan pengendalian hama penyakit

Salah satu tantangan dalam cara budidaya anggur adalah serangan hama dan penyakit yang menyerang. Hama dan penyakit pada tanaman anggur tidak saja ditemui pada buah, melainkan juga ditemui menyerang daun dan tunas. Selengkapnya baca : Cara mengatasi hama dan penyakit tanaman anggur.

Pemanenan

Buah anggur termasuk kedalam golongan buah non klimakterik yang berarti tidak ada perubahan karbohidrat menjadi gula selain itu tidak terjadi perubahan perubahan warna setelah dilakukan pemanenan. Untuk itu pemilihan waktu yang tepat sangatlah penting untuk petani anggur agar kualitas anggur yang dipanen menjadi lebih baik.

Panen buah anggur sangat tergantung pada varietas tanaman anggur yang ditanam, namun pada umumnya terjadi setelah 95 – 135 hari setelah pemangkasan. Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum pemanena adalah :

  1. Hentikan penyemprotan 1 bulan sebelum pemanenan.
  2. Frekuensi penyiraman dikurangi menjadi 1 hari sekali.

Ciri-ciri buah anggur yang baik untuk dilakukan pemanenan adalah warna menarik, tekstur buah kenyal dan mudah dipetik dari tandan buah.

Pemanen sebaiknya dilakukan ketika pagi hari yang cerah dengan menggunakan gunting yang tajam.

Nah itulah cara budidaya atau menanam anggur supaya cepat berbuah.Gimana tertari budidaya anggur?

Terima kasih sudah berkunjung di carabudidaya.xyz, semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat budidaya semua. Salam.

Share This:

You May Also Like

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments