Cara Menanam Jahe Merah di Polybag

Cara menanam dan budidaya jahe merah dan manfaat jahe merah

Ingin menambah koleksi tanaman obat keluarga (toga) di halaman rumah? tanaman jahe merah mungkin salah salah satu tanaman yang harus sobat budidaya pertimbangkan untuk menambah koleksi toga di halaman rumah. Tanaman jahe merah adalah tanaman yang sering dimanfaatkan sebagai bahan baku obat herbal dan tradsional karena mempunyai banyak manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Tidak usah bingung dengan permasalahan lahan yang sempit dan terbatas. Menanam jahe merah pun bisa sobat budidaya lakukan di polybag, karung, pot dan drum loh.. Mau tahu cara menanam jahe merah polybag? simak sampai habis artikel ini, semuanya akan kami bahas tuntas dari cara tanam jahe merah di polybag sampai manfaat jahe merah bagi kesehatan tubuh. Yuk kita kemon…

Estimasi waktu baca: 12 menit

Tanaman jahe merah adalah salah satu tanaman dari golongan temu-temuan (zingiberaceae) yang masih satu keluarga dengan lengkuas, temulawak, dan kencur. Jahe merah biasa dimanfaatkan sebagai bahan rempah-rempah dan bahan obat-obatan tradisional. Pasti sobat budidaya sudah sering mendengar obat-obatan yang berbahan baku utama jahe merah atau bahkan rutin mengonsuminya. Ambil contoh jamu dan obat tolak angin cair, obat tolak angin cair yang banyak dijual dipasaran dengan berbagai macam merk ini ternyata berbahan baku utama jahe merah loh…

Manfaat jahe merah bagi kesehatan tubuh tidak terlepas dari kandungan yang terdapat pada rimpang jahe merah. Rimpang jahe merah mengandung gingerol, shogaol, zingeron, oleoresin dan minyak atsiri. Dengan adanyakan kandungan terebut pada jahe merah tak ayal membuat jahe merah memiliki sejuta manfaat bagi kesehatan tubuh dan sering dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan obat-obatan herbal maupun fitofarmaka. Fitofarmaka sendiri adalah obat-obatan tradisional atau obat yang bahan bakunya berasal dari alam dan telah terbukti keamanan dan khasiatnya melalui uji praklinik dan uji klinik.

Nah luar biasa kan jahe merah ini? oleh karena itu menanam jahe merah di polybag di pekarangan rumah sendiri tentu saja bermanfaat besar untuk memenuhi kebutuhan rempah-rempah dan keperluan oba-obatan keluarga. Selain cara menanam jahe di polybag relatif mudah juga jahe merah dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat keluarga (toga).

Manfaat jahe merah

Cara menanam dan budidaya jahe merah dan manfaat jahe merah
Minuman jahe merah (pekanbaru.tribunnews.com)

Sebelum kita mengetahui cara budidaya jahe merah di polybag, yuk kita kenali dulu manfaat jahe merah. Dilansir dari hellosehat.com, berikut ini beberapa manfaat dari jahe merah untuk kesehatan tubuh :

1. Mencegah masalah pencernaan

Sering mengalami masalah pencernaa seperti sakit perut? jahe merah bisa loh mencegah masalah-masalah kesehatan tubuh yang berhubungan dengan pencernaan. Hal ini dikarenakan jahe merah mempunyai kandungan agen antibakteri seperti Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Salmonella enteriditis yang dapat memerangi bakteri jahat penyebab gangguan pencernaan.

2. Mengatasi nyeri otot dan sendi

Berdasarkan penelitian American College of Rheumatology, disebutkan ekstak jahe dapat membantu mengatasi osteoarthritis seperti nyeri otot. Bahkan disebutkan dalam penelitian yang lain bahwa jahe lebih efektif dalam mengatasi peradangan dalam tubuh dibandingkan obat-obatan antiinfalamsi non streoid (NSAID). Luar biasa kan?? hal ini tidak terlepas dari kandungan pada jahe merah yang dapat bertindak sebagai anti peradangan.

3. Meningkatkan kesuburan pria

Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada didapatkan bahwa minyak atsiri yang terkadung pada jahe merah mempunyai efek afrodisiak mekipun tidak sebesar pasak bumi. Wah bagi sobat budidaya yang berniat mengatasi gejala seksual sobat budidaya wajib nih menanam jahe merah di polybag di pekarangan rumah sobat budidaya, hehe..

4. Mengatasi asam urat

Tanaman jahe merah adalah salah satu dari 10 tanaman yang cukup efektif untuk mengatasi penyakit asam urat. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh International Journal of Scientific dan Technology, diketahui mengompres bagian yang sakit dengan jahe merah dapat membantu mengurangi tingkatan nyeri yang diderita.

Namun begitu meskipun jahe merah memiliki banyak manfaat, mengonsumsi jahe merah sebaiknya tidak boleh berlebihan. Idealnya mengonsumsi jahe merah tidaklah lebih dari 4 gr/hari.

Setelah tahu begitu banyaknya manfaat dari jahe merah untuk kesehatan tubuh sekarang pastinya obat budidaya semakin mantap kan ingin tahu cara menanam jahe merah di polybag?

Cara menanam jahe merah di polybag

Jahe merah di polybag (budidayajahemerah.com)

Cara budidaya jahe merah di polybag tidaklah terlalu sulit dan tidak membutuhkan lahan yang cukup luas. Cara menanam jahe merah di polybag di artikel kali ini juga bisa sobat budidaya terapkan dengan tempat tanam lainnya seperti karung, pot, drum atau bahan-bahan yang tersedia di rumah sobat budidaya karena pada dasarnya cara menanam jahe merah adalah sama.

Oh ya, ini adalah artikel cara menanam jahe merah di halaman rumah dengan menggunakan polybag dalam skala rumahan untuk penggunaan pribadi atau dijual dalam skala kecil. Kalau sobat budidaya berniat menanam jahe merah skala lebih besar (komersil) untuk meningkatkan kualitas hasil rimpang jahe merah yang didapatkan bisa membaca artikel kami “Cara menanam jahe merah di lahan terbuka“.

Berikut ini tahapan dalam cara menanam jahe merah di polybag :

Persiapan lokasi

Lokasi yang terbaik untuk menanam jahe merah di polybag adalah lokasi yang memenuhi syarat tumbuh optimal tanaman jahe merah. Syarat tumbuh jahe merah adalah lokasi dataran rendah dengan ketinggian 300-900 mdpl dengan pH tanah 6,8-7,4. Tapi ini hanyalah opsional sebagai penambah wawasan obat budidaya semua, dikarenakan panduan di artikel ini dengan tujuan penanaman skala kecil dan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga akan jahe merah. Pada dasarnya wilayah Indonesia secara umum adalah tempat yang ideal dan cocok untuk ditanami jahe merah.

Hanya saja tanaman jahe merah yang ditanam di dataran rendah dengan suhu relatif panas waktu yang dibutuhkan hingga sampai pemanenan lebih singkat dibandingkan sobat budidaya yang berada di dataran tinggi. Untuk itu sebaiknya letakkan polybag di tempat yang langsung terkena cahaya matahari tanpa naungan karena jahe merah membutuhkan intensitas cahaya matahari cukup besar sebesar 70-100%.

Persiapan media budidaya

Sobat budidaya bisa menggunakan polybag berukuran minimal 40 x 50 cm, semakin besar polybag yang digunakan akan semakin baik, hal ini untuk mengakomodasi pertumbuhan rimpang jahe merah yang akan terus tumbuh besar nantinya. Sobat budidaya juga bisa memanfaatkan karung dan drum yang terlebih dahulu diberi lubang aerasi pada dasar drum. Kalau sobat budidaya memanfaatkan karung sebaiknya potong atau gulung kalung 1/3 bagian supaya tidak terlalu tinggi dan mempermudah perawatan tanaman jahe merah nantinya.

Persiapan media tanam

Media tanam yang baik untuk cara budidaya jahe merah di polybag adalah media tanam yang porous, gembur, hingga liat berpasir sehingga mempermudah pertumbuhan dan perkembangan rimpang jahe merah nantinya. Untuk media tanam sobat budidaya bisa menggunakan komposisi tanah : sekam/pasir : pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Baca selengkapnya : Apa itu pupuk kandang, manfaat dan cara pembuatannya.

Persiapan bibit jahe merah

Bibit jahe merah yang baik untuk digunakan dalam cara menanam jahe merah di polybag adalah bibit (rimpang) yang berasal dari tanaman yang sudah berumur minimal 10 bulan dengan jumlah mata tunas sebanyak 2-3 mata tunas. Jika ukuran rimpang jahe merah cukup besar, sobat budidaya bisa memotong-motongnya menjadi beberapa bagian dengan tiap bagian terdapat minimal 2 mata tunas. Jemur bibit jahe merah (tidak sampai terlalu kering) selama 1 hari. Sobat budidaya juga bisa mencelupkan bibit jahe merah kedalam larutan fungisida dan ZPT terlebih dahulu selama + 1 menit dengan dosis sesuai yang tertera pada kemasan.

Penanaman jahe merah

Setelah semua siap kita masuk tahapan selanjutnya dalam cara budidaya jahe merah di polybag, penanaman. Penanaman sebaiknya dilakukan saat awal musim penghujan supaya sobat budidaya tidak perlu repot-repot menyiram untuk menjaga kelembaban bibit jahe merah yang baru saja ditanam.

Berikut ini cara menanam jahe merah di polybag :

  • Masukkan media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya kedalam polybag, karung, ataupun drum tergantung apa yang sobat budidaya gunakan tempat penanaman.
  • Buat lubang tanam pada setiap polybag dengan kedalaman 5-7 cm.
  • Tanam bibit jahe merah ke dalam lubang tanam tersebut dengan arah mata tunas menghadap keatas, setelah itu tutup kembali lubang tanam dengan media tanam.
  • Siram media tanam sampai basah secukupnya saja. Pada awal masa tanam, penyiraman sangat penting untuk menjaga agar media tanam selalu dalam keadaan lembab.
  • Bibit jahe merah akan keluar tunas 2-4 minggu.

Catatan : Panduan cara menanam polybag yang kami buat ini tanpa proses penyemaian. Karena kami membuat panduan ini dengan tujuan menanam jahe merah untuk kebutuhan rumah tangga atau dijual dalam skala kecil saja. Sehingga kami meminimalkan proses penanaman jahe merah supaya sobat budidaya lebih mudah memahami dan dapat langsung mempraktekkannya tanpa embel-embel yang sulit dilakukan dan diadakan. Kalau sobat budidaya berniat menanam jahe di polybag dengan proses penyemaian bibit terlebih dahulu sobat budidaya bisa lihat cara penyemaian bibit jahe merah di artikel kami cara menanam jahe di lahan terbuka yang linknya sudah kami berikan sebelumnya.

Perawatan

Perawatan jahe merah di polybag sangat mudah. Perawatan jahe merah di polybag meliputi penyiraman, penyiangan gulma, pembumbunan, pemupukan, dan pencegahan hama penyakit.

Penyiraman

Penyiraman jahe merah sangat tergantung kondisi media tanam. Tidak ada aturan yang baku dalam penyiraman jahe merah, siram tanaman jahe merah ketika media tanam sudah kering. Jadi intinya adalah kontrol selalu media tanam, ketika media tanam sudah dirasa kering saat itulah sobat budidaya harus menyiram tanaman jahe merah. Namun begitu, seperti yang pernah disebutkan sebelumnya penyiraman pada awal masa tanam sangat penting untuk menjaga dan mempertahankan kelembabah bibit jahe merah.

Penyiangan gulma

Gulma adalah kompetitor tanaman jahe merah dalam mendapatkan unsur hara yang terdapat pada media tanam apalagi dalam hal ini menanam di dalam polybag artinya jangkauan dan serapan akar terhadap unsur hara sangat terbatas. Jadi pastikan tidak ada tanaman selain jahe merah di dalam polybag yaa..

Pembumbunan

Pembumbunan berfungsi menutup rimpang jahe merah yang keluar dari media tanam. Hal ini biasanya terjadi akibat pengikisan media tanam dan juga semakin besarnya rimpang jahe merah yang sobat budidaya tanam. Pembumbunan biasanya perlu dilakukan setelah terbentuk 4-5 anakan.

Pemupukan

Pemupukan perlu dilakukan supaya kebutuhan unsur hara tanaman jahe merah di dalam polybag terpenuhi. Pemupukan susulan dapat dilakukan pada umur tanaman 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan dengan menggunakan pupuk kandang atau dengan pupuk urea sebanyak 0,5-1 sendok makan setiap tanaman. Pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara ditugal (lubang) atau dengan di kocor (larutan).

Pencegahan hama penyakit

Sengaja kami sebut disini dengan pencegahan hama penyakit karena kalau pengendalian hama penyakit menurut kami khususnya untuk artikel panduan cara menanam jahe merah di polybag ini sangat tidak sepadan.

Pencegahan hama penyakit pada tanaman jahe merah dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu :

  • Perlakuan pencelupan bibit jahe merah dengan larutan fungsida ketika proses persiapan bibit.
  • Penggantian atau daur ulang media tanam setelah dilakukan 2 kali periode tanam.

Perlakuan pencelupan bibit jahe merah yang akan digunakan berfungsi untuk mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur pada bibit jahe merah. Sedangkan penggantian atau daur ulang media berfungsi untuk mencegah penularan penyakit dan gejala allelopati.

Pemanenan

Pemanenan dapat dilakukan setelah 6-10 bulan masa tanam. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara menyobek polybag atau dengan mencabut tanaman jahe merah setelah sebelumnya media tanam dibasahi agar mempermudah pencabutan.

Tips : Untuk pemanenan jahe merah untuk kebutuhan sedikit sobat budidaya tidak perlu mencabut tanaman jahe merah secara keseluruhan. Cukup cungkil media tanam sedikit dan potong rimpang sesuai kebutuhan saja. Untuk mencegah tumbuhnya jamur dan bakteri sobat budidaya bisa memberi larutan fungisida di bagian yang terpotong.

Keuntungan menanam jahe sendiri di polybag

1. Mengurangi pengeluaran rumah tangga akan kebutuhan jahe merah.

Bahkan kalau sobat budidaya menanam jahe merah di polybag cukup banyak, sobat budidaya juga bisa menjualnya sehingga dapat menambah pendapatan sampingan. Sekali tanam dua tiga rimpang terlampaui kan, hehe

2. Sebagai tanaman obat keluarga.

Sobat budidaya bisa memanfaatkan jahe merah yang ditanam di pekarangan rumah sebagai obat tradisional keluarga kalau sekali waktu dibutuhkan.

3. Bisa memanfaatkan sesuai kebutuhan.

Setelah menanam jahe merah sendiri di polybag, mulai sekarang hilangkan perasaan takut terlalu lama menyimpan jahe merah yang berujung kering. Mungkin sebagian dari kita membutuhkan jahe merah tidaklah dalam jumlah besar, namun terkadang untuk membeli jahe merah sesuai dengan kebutuhan saja ada rasa tidak enak kepada penjual. Entah ini hanya perasaan penulis saja atau sobat budidaya juga ya, hehe.. ah entahlah, yang terpenting setelah menanam sendiri sobat budidaya bisa memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan kapanpun juga. Pokoknya ready stock deeh…

Nah itulah manfaat dan cara menanam jahe merah di polybag, gimana mudah kan?

Terima kasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat dan selamat menanam jahe merah di polybag.

Share This:

You May Also Like

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments