Budidaya Maggot Dengan Limbah Sayuran Untuk Pemula

Cara budidaya maggot BSF untuk pemula dengan limbah sayuran

Ingin memulai usaha budidaya yang mempunyai prospek tinggi tapi modal minim? Budidaya maggot BSF mungkin pilihan yang tepat. Penasaran? ingin tahu trik memulai usaha dengan modal nyaris 0? Tenang tetap di artikel ini ya, karena kali ini carabudidaya.xyz akan mengupas tuntas cara budidaya maggot bsf untuk pemula dengan limbah sayuran nyaris tanpa modal. Simak sampai habis ya…

Estimasi waktu baca: 9 menit

Bagi yang tinggal di perkotaan, permasalahan sampah menjadi sangat kompleks. Tingginya sampah khususnya sampah organik seperti sampah sisa rumah tangga, limbah sayuran, buah-buahan menjadi permasalahan tersendiri. Dan jika dibiarkan tanpa adanya pengolahan sampah yang efektif dan berkesinambungan, limbah sampah organik seperti ini akan menjadi polusi dan menimbulkan bau yang tidak sedap bahkan bisa menjadi sumber penularan penyakit.

Untuk itu dibutuhkan pendayagunaan dan pengolahan sampah secara konsisten dan berkesinambungan agar sampah organik seperti ini dapat di minimalisir atau bahkan memiliki nilai ekonomis dan dapat bermanfaat bagi manusia. Pengolahan sampah organik selama ini sebenarnya sudah berjalan namun faktanya permasalahan sampah khususnya di perkotaan masih belum terselesaikan denga baik karena masih banyak sampah belum terserap sempurna.

Salah satu pengolahan dan pemanfaatan sampah organik adalah pembuatan kompos. Selain itu, limbah sayuran juga ternyata dapat dimanfaatkan untuk budidaya maggot BSF.

Budidaya maggot BSF untuk pemula memiliki prospek yang tinggi untuk dikembangkan lebih lanjut. Maggot BSF banyak dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ikan, pengolahan sampah dan juga biodiesel. Tingginya pemanfaatan maggot bsf ini menyebabkan secara langsung terhadap meningkatnya permintaan akan maggot BSF. Oleh karena itu, peluang pasar untuk budidaya maggot bsf masih terbuka lebar. Lalu apa itu sebenarnya maggot bsf?

Maggot BSF

Ulat maggot BSF itu adalah apa ?
Maggot BSF (istockphoto.com)

Maggot adalah larva dari Black Soldier Fly (BSF) yang dalam bahasa latin disebut dengan nama Hermetia illucens. Black soldier fly bukanlah lalat rumah (m.domestica) yang dapat menjadi perantara penyebaran bibit penyakit, jadi sobat budidaya tidak perlu khawatir karena BSF ini sangat aman bagi kesehatan manusia. Bahkan adanya populasi BSF dapat menekan adanya populasi lalat rumah (m. domestica) karena lalat BSF secara alami akan mengeluarkan sejenis senyawa yang akan membuat lalat rumah tidak akan betelur di tempat yang sama.

Selama hidupnya + 40 hari Black Soldier Fly akan mengalami 5 siklus hidup dimulai dari telur, larva, pre pupa, pupa, sampat lalat BSF dewasa. BSF betina dewasa bisa betelur hingga mencapai 500-800 telur untuk satu kali masa betelur. Telur BSF akan berubah menjadi larva BSF atau yang sering disebut maggot BSF. Larva dari BSF (Maggot) inilah yang dimanfaatkan dan dipanen nantinya.

Selengkapnya sobat budidaya bisa pelajari apa itu maggot bsf, kandungan dan pemanfaatannya.

Cara Budidaya Maggot BSF

Cara budidaya maggot bsf sangatlah mudah selain itu juga media yang digunakan bisa kita dapatkan secara cuma-cuma. Bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai media budidaya maggot BSF antara lain limbah sayuran, ampas tahu, ampas kelapa dan dedak. Jika sobat budidaya dekat dengan pasar tradisional biasanya limbah sayuran banyak tersedia bahkan dibuang begitu saja. Nah, sobat budidaya bisa memanfaatkannya sebagai media budidaya.

Persiapan Bibit

Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk pengadaan bibit yaitu dengan cara membeli bibit (telur) kepada peternak maggot atau dengan menyediakan sendiri.

Berikut ini penjelasannya secara lengkap :

1. Membeli bibit

Sobat budidaya bisa membeli bibit telur BSF di peternak maggot terdekat sobat budidaya atau juga membeli secara online. Kalau sobat budidaya ingin membeli secara online, sobat budidaya bisa gunakan kata kunci “jual telur BSF” di mesin pencarian. Biasanya telur BSF dijual per gram, harganya pun relatif tergantung penjual tapi biasanya bekisar antara Rp. 3500 – Rp. 6000/gr.

Diperkirakan,1 gr bibit (telur) BSF akan menghasilkan + 1,5 – 3 kg larva maggot BSF dan menghabiskan + 8 kg pakan sampai panen.

Berikut ini cara budidaya maggot BSF untuk pemula dengan membeli bibit telur :

  1. Persiapkan wadah, sobat budidaya bisa menggunakan ember maupun baskom beskam sebagai wadah.
  2. Siapkan media yang akan digunakan seperti limbah sayuran, ampas kelapa, ampas tahu, dan dedak. Jika menggunakan sisa sayuran, rajang/potong-potong sisa sayuran menjadi ukuran lebih kecil. Potongan jangan terlalu kecil karena nantinya akan mempersulit maggot untuk memakan dan bergerak didalamnya.
  3. Masukkan media kedalam wadah, dan berikan sedikit air agar kelembaban tetap terjaga. kadar air media yang baik antara 70-80%. Ciri-cirinya adalah media akan terasa basah tapi tidak becek dan tidak mengeluarkan air jika diperas.
  4. Letakkan kassa diatas media
  5. Tebar telur yang sudah dibeli sebelumnya di atas kassa
  6. Tempatkan wadah di tempat sedikit gelap dan tidak terkena sinar matahari langsung
  7. Telur akan menetas setelah 3-4 hari, setelah menetas kontrol kelembaban media kalau terlalu kering bisa disemprotkan dan kalau terlalu basah dapat ditambahkan dedak.
  8. Panen dapat dilakukan setelah 2-3 minggu

2. Mengadakan bibit sendiri

Jika sobat budidaya kesulitan akses untuk membeli bibit dari peternak atau ingin mencoba untuk menyediakan bibit sendiri pun bisa. Kelebihan metode ini, sobat budidaya bisa memulai dari 0 sehingga diharapkan mempunyai pengalaman lebih, selain itu juga metode ini bisa dilakukan tanpa modal. Sobat budidaya bisa menggunakan limbah sayuran dari dapur atau juga dari pasar dekat lokasi sobat budidaya. Biasanya di pasar tradisional, akan banyak sekali sisa-sisa sayuran yang tidak terpakai dan terbuang percuma. Sobat budidaya bisa memanfaatkannya.

Caranya memancing lalat bsf betelur :

  1. Siapkan wadah berupa baskom atau ember sebagai wadah media.
  2. Siapkan limbah sayuran/ampas kelapa/ampas tahu dan dedak. Jika menggunakan sisa-sisa sayuran, potong/rajang menjadi ukuran yang lebih kecil. Potongan jangan terlalu kecil karena nantinya akan mempersulit maggot untuk memakan dan bergerak didalamnya.
  3. EM4 atau yakult, bedasarkan pengalaman sebenarnya tanpa em4 atau yakult pun ternyata bisa tapi hasilnya tidak maksimal dan secepat apabila menggunakan EM4 maupun yakult. 1 sendok / 1 botol yakult campurkan dengan air sebanyak + 500 ml.
  4. Campurkan semua bahan menjadi ke dalam wadah yang sudah disediakan sebelumnya kemudian aduk bahan sampai homogen (tercampur sempurna).
  5. Tutup wadah dengan platik (kalau wadah tidak ada tutup sobat budidaya juga bisa menggunakan plastik atau karung) kemudian ikat.
  6. Biarkan selama 3-4 hari agar media terfermentasi. Fermentasi ini bertujuan agar menghasilkan bau yang khas dan memancing lalat BSF untuk betelur.
  7. Setelah 3-4 hari buka tutup wadah. Jika menggunakan plastik/karung buka ikatannya dan masukkan kembali ke dalam wadah.
  8. Simpan wadah di tempat yang medapat cahaya matahari tapi tidak terkena secara langsung. Perlu sobat budidaya ketahui bahwa perawatan larva maggot BSF dan lalat BSF dewasa sedikit berbeda. Maggot lebih menyukai tempat yang sedikit gelap sedangkan lalat BSF menyukai sinar matahari yang cukup. Lalat BSF dewasa akan kita bahas nanti.
  9. Maggot biasanya mulai akan terlihat setelah + 2 minggu.

Sampai sini sebenarnya proses budidaya maggot sudah selesai. Sobat budidaya bisa langsung memanennya. Karena dalam budidaya maggot BSF yang dipanen dan dimanfaatkan adalah larva lalat BSF.

Namun, untuk budidaya secara intensif pembibitan maggot BSF sangatlah penting. Selain caranya yang mudah juga untuk menghindari ketergantungan pada peternak BSF lainnya. Untuk itu sebaiknya sobat budidaya dapat mengusahakan bibit sendiri. Dari larva maggot BSF sobat budidaya bisa melakukan pembesaran terlebih dahulu sampai menjadi lalat BSF dewasa. Lalat dewasa inilah yang kita harapkan menjadi penghasil bibit (telur) yang akan kita gunakan selanjutnya.

Pembesaran Larva dan Pembibitan Pada Budidaya Maggot BSF

Ini adalah beberapa alasan mengapa pembibitan maggot perlu di lakukan sendiri :

  1. Cara pembibitan maggot terbilang mudah.
  2. Menghindari ketergantungan kepada peternak maggot lainnya akan bibit (telur)
  3. Jika stok bibit kita berlebih kita bisa mendapatkan tambahan pendapatan dengan menjual bibit (telur) yang kita dapat dari usaha pembibitan kita.

Cara pembibitan maggot bsf

1. Persiapan lokasi

Seperti yang sudah pernah di singgung sebelumnya bahwa lalat BSF menyukai tempat yang mendapat cahaya matahari cukup. Suhu yang ideal adalah bekisar 30 – 36C.

2. Pembuatan kandang

Cara budidaya maggot bsf untuk pemula dengan limbah sayuran
Kandang maggot dan lalat BSF dewasa

Tidak ada ukuran yang baku untuk kandang lalat BSF, sehingga sobat budidaya bisa sesuaikan dengan ketersedian bahan kandang dan tempat yang tersedia. Tutup kerangka kandang dengan kassa, hal ini bertujuan agar lalat BSF yang akan keluar dari pupa nantinya tidak akan keluar. Berikan oli di bagian kaki-kaki kandang yang bertujuan agar binatang lain seperti semut tidak akan masuk kedalam kandang.

Catatan penting : Sebaiknya kandang dibuat 2 sekat terpisah. Satu bagian berikan naungan paranet dan yang satu asbes plastik. Sekat pertama adalah tempat kita meletakkan wadah lalat BSF bertelur sampai larva maggot siap panen. Sedangkan yang satu tempat lalat BSF melakukan perkawinan dan tempat kita meletakkan wadah berisi pupa yang akan kita jadikan sebagai lalat BSF untuk pembibitan selanjutnya.

3. Masukkan wadah yang sudah berisi pupa kedalam kandang Sekat 2

4. Pupa akan berubah menjadi Lalat BSF setelah + 2 minggu.

5. Masukkan wadah kedua berisi media baru seperti yang sudah dibahas sebelumnya sebagai tempat lalat BSF meletakkan telur-telurnya

6. Lalat BSF akan melakukan perkawinan setelah 2-3 hari. Perlu sobat budidaya ketahui, berbeda halnya dengan maggot lalat bsf lebih menyukai tempat terang untuk melakukan perkawinan. Jadi berikan lampu tambahan ketika cuaca mendung atau dingin. Selain untuk penerangan agar lalat BSF melakukan perkawinan, lampu juga dapat mepertahankan suhu agar tetap hangat.

Selain budidaya maggot dengan limbah sayuran, sobat budidaya juga bisa baca 9 Ide Usaha Ternak 1 Bulan Panen Dan Modal Di Bawah 300 Ribu sebagai referensi ide usaha. Dan juga pelajari bagaimana Cara Memulai Usaha Dari Nol Di Bidang Pertanian Dan Peternakan.

Nah itulah cara budidaya maggot BSF untuk pemula dengan menggunakan limbah sisa-sisa sayuran. Bagaimana, mudah khan? Tertarik mencoba? Kalau sobat budidaya ada pertanyaan terkait budidaya maggot, sobat budidaya bisa tulis di komentar dan akan kami coba bantu jawab.

Oh iya, jangan lupa subscribe dan aktifkan notifikasi dari kami yaa… agar tidak ketinggalan update artikel terbaru dari kami kedepannya yang pasti tidak kalah bermanfaat dan menarik untuk dibaca. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat…

Share This:

You May Also Like

5 10 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Hendra widianto
Hendra widianto
1 month ago

Terima kasih infonya om, sangat jelas dan mudah dimengerti. Saya sering berkunjung ke carabudidaya.xyz, menurut saya web ini sangat informatif.