Cara Budidaya Kacang Hijau di Lahan Kering

Langkah langkah cara budidaya atau menanam kacang hijau

Kacang hijau merupakan salah satu bahan pangan yang cukup banyak dikonsumsi di Indonesia. Untuk itu budidaya kacang hijau masih mempunyai peluang yang cukup besar untuk dikembangkan. Di artikel ini kami akan membahas bagaimana langkah – langkah cara budidaya atau menanam kacang hijau yang baik dan benar dari awal sampai pemanenan. Selamat membaca!

Estimasi waktu baca: 0 menit

Kacang hijau adalah tanaman kelompok palawija yang perannya cukup penting dalam sektor perekonomian di Indonesia selain kedelai dan kacang tanah. Menurut katadata.co.id, ekspor kacang hijau nasional pada tahun 2020 mencapai US$ 52,57, tertinggi dibadingkan komoditas lainnya. Sedangkan secara volume, ekspor kacang hijau menempati posisi kedua setelah jagung. Dari data tersebut, bisa ditarik kesimpulan kacang hijau merupakan komoditas yang sangat berperan dalam perekonomian di Indonesia.

Budidaya kacang hijau mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan tanaman kacang-kacangan lainnya baik dari segi ekonomis dan agronomi, seperti :

  1. Kacang hijau lebih tahan terhadap kekeringan
  2. Dapat di tanam pada lahan yang kurang subur
  3. Sedikit serangan hama dan penyakit
  4. Dapat dipanen umur 55-60 hari, dan
  5. Cara menanam kacang hijau yang terbilang mudah

Selain faktor tersebut, nilai konsumsi kacang hijau naional di Indonesia pun cukup tinggi. Hal ini disebabkan, kacang hijau merupakan sumber protein nabati yang murah dan dapat diolah menjadi berbagai produk olahan makanan lainnya. Sedangkan tanaman kacang hijau dapat dijadikan sebagai pakan ternak.

Selain ekspor, serapan pasar kacang hijau di Indonesia pun diprediksi akan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk yang juga terus meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan mempertahan nilai ekspor kacang hijau nasional tentu harus diimbangi pula dengan meningkatnya jumlah produksi kacang hijau dalam negeri.

Untuk menghasilkan kacang hijau yang berkualitas dan mempunyai daya saing, dibutuhkan cara budidaya atau menanam kacang hijau yang baik dan benar. Bagaimana langkah – langkah budidaya kacang hijau? Yuk kita bahas langkah demi langkah.

Syarat tumbuh

Sebelum membahas lebih dalam bagaimana langkah – langkah cara budidaya kacang hijau, ada baiknya sobat budidaya kenali terlebih dahulu syarat tumbuh tanaman. Seperti halnya komoditas pertanian lainnya, untuk mendapatkan hasil panen yang optimal dibutuhkan faktor lingkungan (eksternal) yang cocok. Keadaan lingkungan yang cocok akan mempengaruhi produktifitas tanaman dan kualitas hasil panen.

Berikut ini syarat-syarat tumbuh tanaman kacang hijau :

  • Suhu dan kelembaban : Suhu 25 oC-27 oC, kelembaban 50% – 80%
  • Cahaya matahari : 6 – 10 jam/hari
  • Fisik dan kimia tanah : Tanah gembur dengan struktur tanah lempung berdebu dengan kedalaman lapisan olah 50 cm. pH 5,8-6,5.
  • Curah hujan : 600-2.400 mm/tahun atau 50-200 mm/bulan (selama musim tanam)

Cara budidaya kacang hijau

Langkah langkah cara budidaya atau menanam kacang hijau

Kacang hijau cocok ditanam di lahan kering (tegalan). Kacang hijau juga dapat ditanam di lahan basah, seperti di lahan sawah, lahan pasang surut dan rawa yang bersifat masam (tanah sulfat asam), dan lahan sawah tadah hujan. Baca juga : Cara budidaya tanaman vanili.

Artikel ini akan lebih fokus pada budidaya kacang hijau di lahan kering (tegalan).

Berikut ini langkah – langkah cara budidaya atau menanam kacang hijau di lahan kering dari awal sampai pemananen :

1. Persiapan benih

Benih merupakan faktor penting dalam budidaya kacang hijau. Benih yang berkualitas memiliki hasil produksi yang tinggi, tahan terhadap hama dan penyakit dan memiliki bentuk dan ukuran seragam. Untuk itu sebaiknya pilihlah benih yang berkualitas dan bersertifikat dari penjual-penjual terpercaya.

Baca Juga :  Rahasia Cara Budidaya Porang Agar Cepat Panen

2. Persiapan lahan

Berikut ini proses persiapan lahan budidaya :

  • Pembersihan lahan dari sisa-sisa tanaman
  • Pemberian pupuk kandang sebanyak 5-10 ton/ha
  • Pembuatan bedengan dengan ukuran lebar 3-4 m, sedangkan panjang dapat disesuaikan dengan panjang lahan sampai maks 8 m
  • Pembuatan saluran pembuangan air (drainase) dengan kedalaman 30 – 40 cm dan lebar 40 cm.
  • Inokulasi Rhizobium apabila lahan belum pernah ditanami kacang hijau. Inokulasi Rhizobium dapat dilakukan dengan menaburkan tanah dari lahan tanaman kacang-kacangan, atau benih diinokulasi dengan inokulum multiguna Rhizoplus dengan dosis 150 g/50 kg benih.

3. Penanaman

Langkah selanjutnya setelah persiapan benih dan persiapan lahan adalah proses penanaman. Waktu yang tepat untuk menanam benih kacang hijau adalah pada awal dan akhir musim penghujan

Cara menanam kacang hijau dapat dilakukan cara ditugal dengan kedalaman 3-4 cm dan jarak tanam 40 x 15 cm – 40 x 20 cm.. Setiap lubang dapat ditanam 3-5 benih (biji) kacang hijau. Beri desinfektan (furadan) sebanyak 0,5 g/lubang. Kemudian tutup dengan tanah.

4. Pemberian mulsa

Mulsa yang diberikan berupa jerami padi dengan ketebalan 3 – 5 cm.

Perawatan

Berikut ini beberapa perlakuan yang perlu sobat budidaya perhatikan selama proses perawatan tanaman kacang hijau :

1. Penjarangan

Penjarangan dilakukan setelah benih tumbuh, sehingga setiap lubang nantinya hanya berisi 3 tanaman kacang hijau.

2. Penyulaman

Penyulaman dilakukan apabila terdapat benih yang tidak tumbuh dan dilakukan setelah 4 – 15 hari hst. Penyulaman dilakukan hanya sekali dalam rentang waktu terebut.

Apabila benih yang tidak tumbuh melebih 40% dari benih yang ditaman, kami menyarankan untuk mengganti benih secara keeluruhan.

3. Pengairan atau penyiraman

Tanaman kacang hijau adalah tanaman yang tidak tahan dengan kekeringan. Efek kekeringan mulai berdampak dan terlihat pada tanaman setelah kekekeringan sedalam 5 – 10 cm. Pengairan atau penyiraman dilakukan 20 hst sampai pengisian polong. Pengairan dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain irigasi tetes, curah, dan gembor.

Baca Juga :  Cara Merawat Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria)

4. Pemupukan

Langkah langkah cara budidaya atau menanam kacang hijau
Capture buku kacang hijau (Ir. Bambang Cahyono)

Pupuk yang diberikan berupa pupuk urea sebanyak 60 kg/ha, pupuk SP-36 sebanyak 150 kg/ha, dan pupuk Kcl sebanyak 100 kg/ha. Jumlah dosis pemupukan tersebut bukan merupakan dosis pemupukan yang pasti, harap perhatikan kesuburan tanah dan gejala yang ditampilkan oleh tanaman.

  • Pemupukan pertama : Pemupukan dilakukan sebelum penanaman benih atau pada saat penanaman. Dosis 1/2 (dosis + Kcl)
  • Pemupukan kedua : Pemupukan kedua dilakukan 30 hst. Dosis Urea + 1/2 Kcl.

5. Penyiangan

Penyiangan harus dilakukan secara teratur. Perhatikan apakah ada gulma disekitar tanaman atau tidak.

Pemanenan

Waktu pemanenan kacang hijau harus dilakukan dengan tepat. Pemanenan yang terlalu lama menyebabkan berkurangnya hasil panen yang didapatkan karena polong sudah pecah dan sebagian biji sudah jatuh ke tanah. Sedangkan pemanenan sebelum waktunya akan menyebabkan bii berkerut sebelum proses pengeringan. Sehingga kualitas dan daya kecambah biji berkurang.

Pemanenan dapat dilakukan secara bertahap dengan penyeleksian atau serempak. Umur panen tanaman sangat bervariasi tergantung varietas dan faktor pendukung lainnya. Varietas kacang hijau berumur pendek bisa dipanen pada 56 – 65 hst sedangkan varietas dengan umur panjang dapat dipanen pada 100 hst.

Pemanenan dapat dilakukan dengan cara dipetik dengan waktu pemanenan sebaiknya di pagi hari.

Nah itulah langkah – langkah cara budidaya atau menanam kacang hijau di lahan kering. Tertarik mencoba?

Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Kami juga dapat diakses melalui Google News dan Whatsapp channel
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments