Cara Ternak Burung Lovebird Agar Cepat Betelur 2022

Cara ternak burung lovebird agar cepat betelur

Halo sobat budidaya, masih setia dengan carabudidaya.xyz khan? Kesempatan kali ini kami akan membahas bagaimana cara ternak burung lovebird dan tipsnya agar cepat betelur. Cara ternak burung lovebird relatif cukup mudah, selain itu juga beternak burung lovebird tidaklah membutuhkan tempat yang luas cukup memanfaatkan ruangan kosong dan halaman belakang rumah sobat budidaya sudah bisa digunakan untuk memulai ternak burung lovebird. Namun meskpiun tergolong mudah beternak burung lovebird agar cepat betelur bukanlah tanpa hambatan.

Estimasi waktu baca: 18 menit

Di artikel ini juga akan kami bahas semua hambatan-hambatan beserta solusinya yang sering penulis temui dalam cara ternak burung lovebird agar cepet betelur dan juga sering ditanyakan di grup-grup peternak burung lovebird. Jangan sampai terlewat ya, baca sampai habis ya.. insyaallah bermanfaat.

Kalau sobat budidaya pecinta burung kicau, pasti tidak asing dengan nama burung lovebird. Bahkan kalau boleh, penulis sebut burung sejuta umat, hehe. Burung satu ini memang dicintai banyak kalangan, tidak salah kalau peminat burung lovebird pun banyak. Banyaknya peminat burung lovebird sudah pasti akan menyebabkan peluang car ternak burung lovebird agar cepat betelur pun selalu terbuka lebar.

Burung Lovebird

Lovebird adalah salah satu dari sembilan spesies agapornis. Burung cantik ini relatif kecil dengan ukuran tubuh hanya sekitar 13 cm-17 cm dengan berat 40 gr-60 gr saja. Di alam liarnya burung loverbird dikenal memiliki sifat monogami yang berarti hanya memiliki satu pasangan selama hidupnya, mungkin inilah penyebabnya burung ini dinamakan “love” bird. (wikipedia)

Burung ini memiliki banyak sekali banyak variasi warna bulu hasil persilangan, dari hijau, kuning, biru, hitam, putih dan variasi paduan beberapa warna diantaranya.

Cara Ternak Burung Lovebird Agar Cepat Betelur

Cara ternak burung lovebird agar cepat betelur
Lovebird (unsplash.com)

Berikut ini kami jabarkan langkah demi langkah bagaimana cara beternak burung lovebird agar cepat betelur :

Persiapan Indukan

Tahap pertama dalam cara ternak burung lovebird agar cepat betelur adalah persiapan kandang. Sobat budidaya bisa mempersiapkan indukan dengan cara membeli pasangan indukan yang sudah siap betelur atau juga bisa menjodohkan sendiri indukan yang kita inginkan.

1. Membeli indukan

Kalau sobat budidaya memutuskan memilih membeli pasangan indukan yang sudah siap betelur sebaiknya pastikan membeli dari orang/peternak yang dapat dipercaya. Tanyakan kepada penjual mengenai umur indukan tersebut. Umur indukan yang ideal untuk dijadikan indukan adalah 8-24 bulan. Jadi pastikan umur lovebird yang kita beli di range umur itu. Sebenarnya burung lovebird diatas 24 bulan (2 tahun) masih bisa betelur tapi mayoritas umur lovebird segini produktivitasnya sudah menurun, jadi jangan sampai burung lovebird baru kita beli tidak lama kemudian sudah tidak kunjung betelur karena sudah berumur dan tidak produktif lagi.

Membeli pasangan indukan memang relatif mudah dibandingkan mendapatkan indukan dari usaha menjodohkan sendiri burung lovebird selama sobat budidaya mendapat penjual yang jujur, ini adalah opsi yang paling mudah. Ini juga banyak dipilih orang dalam cara ternak burung lovebird agar cepat betelur.

2. Menjodohkan sendiri

Mendapatkan pasangan indukan dari menjodohkan sendiri relatif lebih sulit, membutuhkan waktu dan usaha lebih ekstra dibandingkan membeli indukan yang sudah siap betelur. Tapi cara ini bisa melatih pengalaman sobat budidaya dalam cara ternak burung lovebird agar cepat betelur. Dari segi biaya juga cara ini lebih murah karena membeli burung lovebird satuan untuk dijodohkan relatif lebih murah dibandingkan membeli pasangan yang sudah siap betelur.

Untuk mendapakan pasangan indukan dengan cara menjodohkan, ada beberapa hal yang harus sobat budidaya ketahui, yaitu cara membedakan jenis kelamin lovebird dan cara menjodohkan burung lovebird.

Membedakan jenis kelamin lovebird

Burung lovebird termasuk burung monomorfik. Burung monomorfik adalah burung yang sulit dibedakan jenis kelaminnya secara kasat mata karena ukuran, bentuk badan, warna antara jantan dan betina hampir sama. Namun sulit bukan berarti tidak mungkin. Penulis sendiri sangat percaya dengan istilah “ala bisa karena biasa” pernah dengar? dari pengalaman dan kebiasaan mengamati burung lovebird akan melatih sobat budidaya untuk dapat membedakan jenis kelamin burung lovebird meskipun tidak 100 % benar. Penulis pun terus terang sampai saat ini terkadang masih kesulitan untuk membedakan jenis kelamin, namun dengan beberapa faktor yang kita amati sudah mendekati 100% bisa disimpulkan itulah jenis kelaminnya.

Berikut ini kami tampilkan beberapa hal yang bisa menjadi faktor pembeda antara burung lovebird jantan dan betina :

Lovebird Jantan

Lovebird Betina

Tulang Pubis

Agak keras dan sempit

Tulang Pubis

Lebih lunak dan lebar

Bentuk Paruh

Ukurannya lebih sempit, tapi runcing dan lebih panjang

Bentuk Paruh

Ukurannya lebih lebar, tumpul dan lebih pendek

Bentuk Fisik

Pada umumnya lebih kecil

Bentuk Fisik

Lebih besar dibandingkan jantan

Posisi Ketika Betengger

Jarak antar kedua kaki lebih dekat dan badan cenderung lebih tegak

Posisi Ketika Betengger

Jarak antar kedua kaki lebih lebar dan badan cenderung kurang tegak

Ketika Birahi

Tidak mesawat, beberapa kasus kalau terjadi OB maka akan gestang (gesek tangkringan)

Ketika Birahi

Merentangkan sayapnya, membentuk posisi menyerupai pesawat (mesawat)

Membangun Sarang

Tidak begitu aktif membuat sarang

Ketika Birahi

Aktif membuat sarang

Menjodohkan burung lovebird

Jika membedakan jenis kelamin burung lovebird tergolong cukup sulit dan butuh pengalaman tersendiri dalam mengamati beberapa hal yang bisa dijadikan faktor pembeda jenis kelamin burung lovebird. Menjodohkan burung lovebird relatif sangat mudah. Berdasarkan pengalaman sampai saat ini, penulis tidak pernah sekalipun gagal dalam menjodohkan burung lovebird, berbeda dengan halnya dalam membedakan jenis kelamin yang terkadang masih salah, hehe..

Cara menjodohkan burung lovebird :

1. Tahap perkenalan

Tidak hanya manusia, burung lovebird pun butuh PDKT, hehe… oleh karena itu, jangan langsung satukan burung lovebird untuk menghindari hal-hal yang diinginkan eh maksudnya yang tidak diinginkan.
Gantang burung lovebird dengan diberi jarak antar kandang. Biarkan burung lovebird saling melihat. Setiap hari jaraknya dikurangi sedikit-demi sedikit. Setelah 3-5 hari, tempelkan kandang burung lovebird dan amati selama 1-2 hari, buat tangkringan lurus antar kandang sehingga memungkinkan burung lovebird berdampingan meskipun masih berbeda kandang. Biasanya kalau sudah jodoh burung akan tidur berdampingan saat tidur.

2. Tahap penyatuan burung

Setelah burung terlihat akur, coba satukan burung dalam satu kandang.

3. Tahap pengamatan

Setelah disatukan terus amati burung lovebird secara rutin. Biasanya burung lovebird akan terlihat seperti mengejar dan terkesan seperti mau bertarung tetapi selama tidak menyebabkan burung yang lainnya berdarah atau menjurus ke KDRT, hehe ini adalah hal yang wajar dan akan berkurang setelah beberapa hari. Terus amati selama + 3 hari, kalau sampai 3 hari tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan maka selamat sobat budidaya sudah memiliki pasangan baru burung lovebird. Tapi jika ternyata tidak akur, segera pisahkan burung. Sobat budidaya bisa mengganti dengan dipasangkan burung lainnya atau mengulang lagi dari tahap penjodohan.

Persiapan Kandang

Belum capek kan bacanya, hehe.. kalau sobat budidaya sudah capek, bookmark dulu halaman ini supaya sobat budidaya mudah membukanya untuk melanjutkan membaca nantinya.

Oke, pada tahap ini kita sudah mempunyai indukan burung lovebird yang akan kita gunakan dalam cara ternak burung lovebird agar cepat betelur. Selanjutnya yang perlu dipersiapkan adalah kandang ternak burung lovebird.

Kandang ternak burung lovebird yang biasa digunakan adalah kandang kotak, kandang koloni dan terakhir kandang kapsul. Khusus untuk kandang kapsul, beberapa kawan ternyata berhasil juga mencoba dengan menggunakan kandang jenis ini. Untuk glodoknya pun juga ada tersedia khusus untuk kandang kapsul. Tapi terus terang penulis tidak pernah mencoba menggunakan kandang ini dan selain itu koq kayaknya terlalu sempit jadi kasihan dengan burungnya. Bukankah mereka yang akan kita harapkan menghasilkan pundi-pundi uang nantinya? jadi kenapa tidak berikan mereka yang terbaik dan layani mereka dengan baik pula. Oleh karena itu, carabudidaya.xyz kali ini tidak akan membahas mengenai ternak burung lovebird di kandang kapsul.

1. Kandang kotak (kadang soliter)

Cara ternak burung lovebird bisa sobat budidaya lakukan dengan hanya menggunakan kandang kotak berukuran 60 x 40 x 40 cm yang banyak dijual di toko pakan burung maupun online. Jangan lupa juga tambahkan glodok ke dalam kandang kotak. Glodok adalah sarang/tempat burung lovebird betelur. Untuk kandang ukuran 60x40x40 cm, bisa di isi dengan 1 pasang burung lovebird.

2. Kandang koloni

Kandang koloni adalah kandang yang ukurannya lebih besar kadang soliter dan di isi lebih dari sepasang indukan burung lovebird. Sebagai contoh saja, kandang ukuran 1,5 x 1 x 2 m bisa sobat budidaya isi 2 sampai 3 pasang burung lovebird. Untuk glodok sebaiknya sediakan lebih dari jumlah pasangan burung lovebird yang akan di masukkan, ambil contoh jika kita ingin masukkan 2 pasang maka masukkan 3-4 buah glodok ke dalamnya, tujuannya adalah supaya burung lovebird bebas memilih glodok mana yang akan mereka huni.

Mengawinkan Burung Lovebird

Setelah sobat budidaya mempunyai pasangan indukan lovebird dan kandang, ini saatnya mengawinkan burung lovebird. Yang dimaksud mengawinkan disini adalah memasukkan burung lovebird yang akan di ternak ke dalam kandang ternak. Karena pada dasarnya perkawinan burung lovebird akan terjadi dengan sendiri. Yang bisa kita lakukan hanyalah mengatur birahi burung lovebird dengan jenis makanan yang kita berikan, yang akan kita bahas di setelah ini.

Makanan Burung Lovebird

Sampai tahap ini, perawatan harian beternak burung lovebird baru saja dimulai. Perawatan burung yang dengan tujuan ternak dengan burung yang kita rawat agar ngekek panjang tentu saja berbeda. Perawatan disini cuma meliputi pemberian pakan dan vitamin. Terlihat sepele, padahal tidak! Banyak kegagalan ternak burung lovebird karena faktor pemberian pakan. Kenapa? karena jenis pakan yang kita berikan selain untuk memenuhi gizi burung lovebird, pakan juga adalah salah satu kunci yang bisa kita gunakan untuk mengontrol birahi burung lovebird.

Prinsipnya adalah berikan pakan yang bisa meningkatkan birahi burung lovebird hingga sampai burung lovebird betelur dan mengeram. Setelah burung mengeram berikanlah pakan yang tidak terlalu meningkatkan birahi burung lovebird. Ini penting, supaya burung lovebird jantan tidak birahi selama betina mengeram dan tidak mengganggu pasangannya mengeram sehingga lovebird betina bisa fokus untuk mengeram.

Untuk jenis pakan sebelum betelur sampai betelur sobat budidaya bisa berikan burung lovebird komposisi pakan milet putih : milet merah : kenari seed (2:1:1), bisa juga ditambahkan sedikit biji kwaci matahari. Lebih baik lagi tambahkan pakan kemasan 1 bungkus (yang biasa digunakan untuk lovebird kicau) kedalamnya, karena biasanya pakan kemasan seperti ini sudah ditambahkan vitamin/obat-obatan untuk merangsang birahi burung lovebird. Sedangkan untuk pakan tambahan sobat budidaya bisa menggunakan tauge, kangkung, dan jagung manis, berikan berselang-seling agar burung lovebird tidak merasa bosan. Sobat budidaya juga bisa menambahkan vit burung lovebird untuk ternakan pada minumannya yang banyak di jual di pasaran.

Setelah burung lovebird memasuki masa mengeram stop pakan komposisi diatas, dan hanya berikan milet putih kiloan saja. Terkesan kasihan ya, hehe… masak cuma di kasih milet putih saja? tapi ini untuk kesuksesan ternak burung lovebird loh, hehe dan nyatanya burung lovebird tetap sehat koq. Sedangkan untuk makanan tambahan, hentikan sementara pemberian tauge, dan kangkung. Untuk jagung manis tetap bisa diberikan tapi sebaiknya dikurangi.

Setelah mengeram, dan menetas burung lovebird butuh makanan ekstra untuk meloloh anaknya, tapi sebaiknya fase ini birahi burung lovebird tetap harus rendah. Jadi berikan pakan sama persis dengan ketika mengeram tapi jumlah porsi jagung manisnya ditambah. Berikan jagung manis secukupnya, tapi juga tidak kekurangan. Biasanya di fase ini burung lovebird menghabiskan jagung manis lebih banyak dari biasanya, tapi jangan berikan jagung manis sekaligus supaya jagung manis yang kita berikan selalu dalam keadaan segar.

Tips : ketika burung lovebird memasuki fase betelur, mengeram dan meloloh sebaiknya kurangi intensitas “kepo” melihat kedalam glodok.

Ini penting, untuk menjaga kenyamanan burung lovebird betelur, mengeram dan meloloh. Beberapa kasus, indukan akan menyerang anakannya ketika merasa tidak nyaman. Meskipun tidak semua indukan seperti itu, ada juga yang tidak ada masalah ketika kita sering melihat kedalam sarang/glodok burung lovebird. Tapi tidak ada salahnya untuk sebaiknya tidak dilakukan.

Banyak kesalahan yang sering dilakukan pemula karena terlalu sering penasaran berapa telur yang sudah ada, sudah mulai betelur belum? atau apa sudah menetas ya? akibatnya terlalu sering melihat kedalam glodok. Lalu pasti timbul pertanyaan bagaimana cara kita mengetahui apakah burung akan betelur, mengeram atau mulai meloloh.

Berikut ini tipsnya :

Usefull Tips

  1. Ketika sobat budidaya melihat burung lovebird mulai kawin, biasanya 1-2 minggu kemudian burung mulai akan angkut sarang. Jadi coba berikan beberapa lembar kulit jagung yang sudah dipotong-potong atau juga bisa menggunakan bahan sarang yang dijual di toko pakan. Ketika ini sudah mulai terlihat biasanya burung loebird sudah mulai menata sarang, jadi berikan secukupnya bahan sarang di luar glodok agar burung bisa menatanya sendiri.
  2. Burung lovebird yang mulai betelur biasanya akan segera masuk kedalam sarang ketika kita lewat atau kita ganti pakan. Tapi ini tidak semua burung lovebird, ini bisa dipastikan kalau burung yang kita ternak ini biasanya tidak masuk kedalam sarang ketika kita kasih/ganti pakan. jadi amati sifatnya.
  3. Burung lovebird yang mulai betelur juga akan cenderung lebih galak daripada biasanya.
  4. Burung lovebird mengeram biasanya burung lovebird betina selalu ada di dalam sarang, dan jantan tetap berjaga di luar.
  5. Burung setelah mengeram mulai meloloh anakannya biasanya akan mandi. Selain itu, porsi makanan jagung manis yang kita berikan juga lebih cepat habis/lebih banyak.
  6. Terakhir, sobat budidaya bisa saja cek kedalam sarang untuk memastikannya. Tapi pastikan ketika kedua burung berada di luar sarang.

Panen

Masa mengeram burung lovebird biasanya berlangsung selama 22 hari, kalau ternyata setelah 22 hari telur burung lovebird belum menetas juga sobat budidaya bisa tunggu 1 minggu kemudian. Hal ini dikarenakan burung lovebird tidak betelur sekaligus tetapi secara bertahap. Jadi ada kemungkinan kalau telur yang pertama tidak menetas tetapi ternyata telur yang terakhir menetas. Tapi jika setelah 1 minggu kemudian telur belum juga menetas, sebaiknya ambil telur supaya burung lovebird bisa kembali betelur, dan kembalikan pakan ke jenis pakan semula yang sudah pernah kita bahas sebelumnya.

Cara beternak burung lovebird agar cepat betelur
Lovebird (unsplash.com)

Setelah 22 hari, burung lovebird akan menetas. Ada 2 opsi yang bisa sobat budidaya pilih, yang pertama sobat budidaya bisa ambil anakan umur 1 minggu untuk di loloh sendiri atau juga bisa di loloh indukan.

Berikut ini kelebihan dan kekurangannya :

Loloh sendiri

Ini adalah opsi yang paling banyak diambil oleh peternak. Sebaiknya ambil anakan burung lovebird setelah umur anak lovebird yang paling kecil berumur 7 hari untuk meminimalisir kematian pada anakan burung lovebird. Dalam kasus tertentu terkadang kita harus mengambilnya segera setelah menetas jika indukannya tidak mau meloloh, atau ada kecenderungan mempunyai karakter yang menyerang anakannya.

Kelebihan :

  1. Anakan hasil lolohan sendiri cenderung akan lebih jinak dibandingkan di loloh indukan.
  2. Indukan bisa “kejar target” karena biasanya indukan akan lebih cepat kembali betelur.
  3. Kalau anakan akan kita latih sebagai burung “gacoan” kita bisa start awal untuk memaster burung lovebird

Kekurangan :

  1. Kita harus mempunyai waktu ekstra untuk meloloh anakan burung lovebird, kalau sobat budidaya mempunyai pekerjaan utama dan tidak bisa setiap waktu meloloh anakan burung lovebird, ini bukan opsi yang pas untuk sobat budidaya.
  2. Resiko kematian lebih besar

Loloh Indukan

Kelebihan :

  1. Simple, sederhanana, dan tidak perlu meloloh.
  2. Resiko kematian kecil, noted : Ini adalah kasus pada umumnya, walaupun beberapa indukan ternyata meloloh sendiri tidak pintar mengurus anakannya tapi kenyataannya resiko kematian burung lovebird lebih kecil jika dibandingkan harus meloloh sendiri selama pakan tercukupi
  3. Beberapa pendapat pegiat burung lovebird lomba mengatakan kalau burung lovebird lolohan induka lebih fighter tokcer digantangan. Meskipun penulis tidak sepenuhnya sependapat tapi tidak ada salahnya ini jadi pertimbangan.

Kekurangan :

  1. Indukan burung lovebird lovebird lebih lama untuk betelur kembali, karena harus meloloh anaknya terlebih dahulu
  2. Anakan burung lovebird hasil lolohan indukan cenderung lebih giras

Tips : Supaya burung lovebird sehat dan bisa berproduksi jangka panjang sebaiknya burung lovebird diistirahatkan + 2-3 minggu setelah 2-3 kali periode betelur.

Hambatan Dalam Cara Ternak Burung Lovebird Agar Cepat Betelur

  1. Hama tikus/ular terkadang datang menghampiri kandang burung lovebird, jadi sebaiknya cari lokasi yang aman dari kedua jenis hama ini.
  2. Sulitnya membedakan jenis kelamin burung lovebird terkadang mengakibatkan salah dalam menjodohkan.
  3. Beberapa indukan terkadang menunjukkan sifat yang tidak baik, seperti memecahkan telur dan menyerang anakannya sendiri.
  4. Tidak membutuhkan lokasi yang luas dan mudahnya cara beternak burung lovebird tentu saja akan berbanding lurus dengan banyaknya peternak berdedikasi dan peternak dadakan yang mencoba peruntungannya beternak burung lovebird. Walhasil akan tingginya persaingan dalam menjual burung lovebird. Akan saya bahas di marketing strategy.

Marketing Strategy

Marketing Strategy Illustration (pixabay.com)

Cara beternak burung lovebird sempat mencapai puncaknya di tahun 2009-2015an kalau tidak salah ingat, mudahnya cara beternak burung lovebird dan tingginya harga burung lovebird saat itu menghasilkan peternak-peternak dadakan (maaf kalau boleh saya bilang bukan peternak yang mempunyai dedikasi dalam beternak) ikut-ikutan mencoba peruntungannya dalam beternak burung lovebird. Walhasil, tingginya penawaran tidak sebanding dengan jumlah permintaan. Akibatnya harga burung lovebird anjlok draktis medio 2015an. Kemudian peternak-peternak dadakan tadi pun akhirnya menghilang, lenyap ditelan bumi entah mengikuti tren apalagi kemudidan hari.

Harusnya ini bukanlah sifat pembudidaya (petani dan peternak) sukses yang ideal. Petani dan peternak indonesia berhak melangkah lebih maju, dengan membranding dirinya sendiri sebagai peternak/petani yang mempunyai dedikasi dan wawasan di bidangnya yang dia tekuni. Sebenarnya saya ingin mengulasnya panjang lebar tentang hal ini tapi ternyata tidak sadar artikel ini sudah mencapai 2500 kata! Jadi saya akan mengulasnya dia artikel kami selanjutnya.

Lalu kenapa carabudidaya.xyz masih saja membuat artikel cara beternak burung lovebird meskipun eranya sudah usang? Ini alasannya :

  1. Carabudidaya.xyz mempunyai impian tumbuhnya anak-anak muda generasi milenial yang tidak malu mengaku sebagai peternak dan petani untuk mencangkul di kebun / ladang. Anak-anak muda yang mempunyai wawasan dan mengangkat bahwa petani maupun peternak bukanlah pekerjaan kelas 2!!
  2. Selain itu juga, saya pribadi tetap berpikir selama ada peminat pasti ada celah untuk pemasaran.
  3. Berkurangnya peternak lovebird merupakan peluang tersendiri untuk sobat budidaya memulainya. Coba deh berpikir terbalik. Sobat budidaya bisa ambil kesempatan ini!
  4. Kasus lovebird ini pernah terjadi pada burung kenari, beberapa waktu lalu dan nyatanya kenari saat ini pamornya kembali naik. Dan bayangkan apa untungnya peternak burung kenari yang tetap bertahan saat itu, dan tidak ikut-ikutan menghilang? saat ini mereka pasti akan mengambil keuntungannya khan?

Okeh, kita kembali ke topik marketing strategy :

Berikut ini sebagian cara yang sobat budidaya bisa coba untuk menjual hasil ternak burung lovebird dan membuat celah pasar :

  1. Aktif di social media. Coba untuk membranding diri sobat budidaya sebagai peternak burung lovebird yang terpercaya di sosial media. Ikuti grub-grub jual beli yang ada seperti di facebook, instagram dll, sobat budidaya bisa mencoba menjualnya disana.
  2. Jual online di marketplace.
  3. Jadilah peternak yang jujur dan dapat dipercaya, walaupun ini tidak mudah bahkan bisa membuat calon pembeli pergi tapi nyatanya ini bisa membuat sobat budidaya dipercaya dan menjadi rujukan para pecinta burung lovebird.
  4. Coba untuk ikut grub sharing informasi yang ada di sosial media. Dan coba membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada disana. Meskipun ini tidak berefek langsung terhadap penjualan, tapi sobat budidaya akan dianggap lebih kredible dan dipercaya.
  5. Coba untuk tawarkan kerjasama dengan kios-kios penjual pakan burung. Sobat budidaya bisa meninggalkan beberapa gambar di kios dan jangan lupa titipkan juga nomor telp sobat budidaya kepada mereka. Tawarkan sekian persen hasil penjualan burung yang terjual kepada mereka.
  6. Cara yang terakhir adalah cara yang paling efektif meskipun sulit dilakukan. Bagi pecinta burung lovebird gantangan, siapa yang tak kenal kusumo? Ki kusumo adalah burung legenda milik sigit marwanta atau sering disebut sigit MWP. Ki kusumo yang saat ini sudah tidak ada karena mati beberapa tahun lalu, di masa kejayaannya sempat ditawar 2 M!! bahkan setelah ki kusumo masuk kandang ternak, anakannya sudah jauh-jauh hari sudah di indent habis dengan harga yang terbilang tinggi. Luar biasa khan? Jadi maksudnya disini coba sobat budidaya angkat 1 atau beberapa hasil ternakan sobat budidaya atau juga bisa beli burung yang sudah juara dan ikutkan lomba dengan membawa nama farm/ternakan sobat budidaya. Dan coba lihat efeknya!!

Akhirnya sampai juga di penghujung, itulah artikel cara ternak burung lovebird agar cepat betelur. mudah-mudahan bisa bermanfaaat. Jangan lupa subscribe dan aktifkan notifikasi dari kami supaya tidak ketinggalan update artikel terbaru dari kami kedepannya. Yang pasti tidak kalah bermanfaat dan menarik untuk dibaca.

Share This:

You May Also Like

5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Faisal
Faisal
3 months ago

terima kasih mas infonya, sangat lengkap dan jelas sekali. Boleh tanya kalau gak netes tu kenapa ya? padahal telurnya banyak (7-10) tp gak pernah netes padahal dah aku kasi vitamin… Read more »