Cara Budidaya Ikan Gurame di Kolam Terpal

Cara budidaya pembesaran ikan gurame di kolam terpal

Ikan gurame merupakan salah satu ikan tawar konsumsi yang cukup populer dan banyak diminati di Tanah air. Oleh karena itu ikan tawar yang memiliki kandungan protein tinggi dan rendah lemak ini memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi untuk di budidayakan. Di artikel ini akan dibahas cara budidaya pembesaran ikan gurame di kolam terpal secara lengkap dari awal persiapan sampai panen. Diharapkan artikel ini dapat menjadi panduan sobat budidaya dalam usaha budidaya ikan gurame. Selamat membaca….

Estimasi waktu baca: 8 menit

Ikan gurame (Ospheronemus Gouramy) adalah salah satu ikan tawar konsumsi yang cukup banyak disukai masyarakat khususnya di Indonesia. Bukan tanpa alasan, rasanya yang lezat, kadar protein yang tinggi ditambah dengan kandungan lemaknya yang rendah membuat ikan gurame cukup banyak peminatnya. Selain itu, harga jual ikan gurame terbilang tinggi jika dibandingkan dengan jenis ikan tawar konsumsi lainnya. Oleh karena itu, ikan gurame menjadi salah satu ikan konsumsi yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi untuk dibudidayakan baik secara skala kecil maupun besar.

Usaha budidaya ikan gurame sendiri terbagi menjadi 3 segmen yaitu, pembenihan, pendederan dan pembesaram. Panduan ini bersegmen pembesaran.

Cara budidaya ikan gurame di kolam terpal

Meskipun terbilang mudah, tetapi untuk mendapatkan hasil yang optimal dibutuhkan persiapan dan tata cara budidaya yang tepat. Baca juga : Cara budidaya belut air bersih di drum.

Berikut ini cara budidaya ikan gurame di kolam terpal :

Persiapan lokasi

Untuk lokasi, sobat budidaya bisa memanfaatkan lahan belakang rumah yang tidak terpakai. Namun baiknya lahan yang akan digunakan memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

  • Dekat akses jalan

Hal ini sangat penting untuk mempermudah pemasaran dan keluar masuknya pakan ikan nantinya ikan nantinya.

  • Dekat dengan akses air

Untuk membudidayakan ikan gurame tentu dibutuhkan air sehingga keberadaan air bersih sangat penting adanya. Selain itu, pastikan juga terdapat akses untuk pembuangan air ya sob..

Baca Juga :  Cara Ternak Burung Parkit Agar Cepat Bertelur

Walaupun ikan gurame dapat bertahan hidup dalam air berkualitas rendah sekalipun tetapi untuk memaksimalkan hasil yang didapat dibutuhkan air yang memenuhi syarat hidup ikan gurame. Syarat air yang baik untuk budidaya ikan gurame adalah bersih, tidak asin, tidak mengandung bahan kimia, pH 6,5 – 7,5 (netral).

Persiapan media

Cara budidaya pembesaran ikan gurame di kolam terpal
haditerpalmurah.com

Ikan gurame dapat dibudidayakan dengan menggunakan media seperti kolam tanah, kolam beton/semen atau kolam terpal. Karena artikel ini adalah panduan cara budidaya ikan gurame di dalam kolam terpal maka yang dibutuhkan adalah kolam terpal. Namun tidak menutup kemungkinan cara ini dapat diterapkan pada media lainnya.

Kolam terpal memilki banyak kelebihan dan kekurangan dibandingkan media kolam lainnya seperti semen/beton dan tanah. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan kolam media terpal :

  • Kelebihan

Murah : Biaya pengadaan kolam terpal relatif lebih murah dibandingkan kolam lainnya.

Bisa dibongkar pasang : Kelebihan kolam terpal lainnya bisa dibongkar pasang. Hal ini sangat penting apabila lahan yang sobat budidaya gunakan adalah lahan sewa dan mungkin tidak dapat diperpanjang atau dengan alasan tertentu harus pindah ke lokasi lain. Kolam terpal sangat mudah dibongkar dan dipasang di lokasi yang baru.

Pembuatan cepat : Berbeda halnya dengan media semen/beton dan tanah, pembuatan kolam media terpal sangat cepat. Hal ini karena yang perlu sobat budidaya lakukan hanyalah mensetting penyangga kolam terpal.

Dapat dimana saja : Kolam ikan dengan media tanah tidak dapat dilakukan pada tanah berpasir karena akan sangat banyak menyerap air. Berbeda dengan kolam terpal, sobat budidaya dapat membuat kolam dimana saja dengan jenis tanah apapun.

  • Kelemahan

Selain kelebihan kolam terpal juga memiliki kekurangan. Berikut ini beberapa kekurangan kolam ikan dengan media terpal :

Daya tahan : Kolam terpal mempunyai kekurangan dalam daya tahan. Pada umumnya penggunaan media terpal dapat bertahan selama 2 tahun. Sehingga sobat budidaya harus mengganti kolam terpal 2 tahun sekali.

Mudah bocor : Kolam terpal mudah bocor baik itu akibat hewan penggangu atau faktor eksternal lainnya seperti tertusuk paku, dll.

Baca Juga :  Cara Merawat Burung Kenari Biar Cepet Gacor Bagi Pemula

Saat ini sudah banyak dijual pasaran kolam terpal, sobat budidaya bisa menyesuaikan dengan luas kolam dengan luas lahan yang tersedia. Namun idealnya kolam yang digunakan berukuran minimal 6 m x 4 m dengan tinggi minimal 1 m.

Sebagai panduan sobat budidaya dapat menggunakan bahan rangka kayu, pipa, papan, atau tanah (galian). Pastikan bahan rangka yang digunakan cukup kuat untuk menahan bobot kolam terpal setelah terisi air nantinya.

Persiapan benih

Cara budidaya pembesaran ikan gurame di kolam terpal

Benih ikan gurame yang digunakan harus sehat dan tidak cacat dengan ukuran 10 cm. Ciri – ciri benih ikan gurame yang sehat ditandai dengan benih aktif bergerak. Baca juga : Cara budidaya ikan gabus.

Penebaran benih

Setelah kolam dan benih semua sudah siap, tahapan cara budidaya pembesaran ikan gurame di kolam terpal selanjutnya adalah penebaran benih. Namun sebelum benih ditebar, terlebih dahulu isi kolam dengan air selama 5 – 7 hari. Hari ke 8 buang air dan ganti dengan air yang bersih.

Penebaran dilakukan pada pagi atau sore hari. Sebelum benih ditebar benih diaklimatisasi terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan suhu antara air dalam wadah benih dan kolam serta mengurangi tingkat stress yang berlebihan pada benih ikan gurame yang akan ditebar. Aklimatisasi dapat dilakukan dengan mengapungkan wadah benih di atas kolam yang sudah berisi air selama 10 – 30 menit.

Setelah 30 menit aklimatisasi maka benih dapat ditebar secara perlahan dan hati-hati. Penebaran bersamaan dengan air yang ada dalam wadah benih.

Sebagai acuan benih berukuran 10 cm dapat ditebar dengan kapadatan tebar 25 ekor/m3. Baca juga : Cara pemijahan ikan gurame secara alami di kolam terpal.

Pemberian pakan

Pemberian makan dapat dilakukan setiap hari sebanyak 2 kali (pagi dan sore). Dengan porsi pakan yang dikutip dari unikom.ac.id sebagai berikut :

Bulan pertama

  • Hari ke 1 – 10 : 3% dari bobot ikan yang ditebar
  • Hari ke 11 – 20 : 4% dari bobot ikan yang ditebar
  • Hari ke 21 – 30 : 5% dari bobot ikan yang ditebar.
Baca Juga :  Budidaya Cacing Tanah Bagi Pemula, Begini Caranya

Bulan kedua dan selanjutnya

Persentase pemberian makan sama dengan bulan pertama. Untuk penambahan berat ikan gurame yang dipelahara dapat diasumsikan terjadi pertambahan berat bobot ikan mencapai 50% perbulannya.

Sebagai contoh apabila benih ikan gurame yang ditebar 200 kg maka bulan kedua berat bobot ikan adalah 200 kg + (200 kg x 50%) = 300 kg.

Sehingga pemberian pakan 10 hari pertama bulan kedua sebanyak 3% x 300 kg, 10 hari kedua 4% x 300 kg, dan 10 hari ketiga sebanyak 5% x 300 kg. Begitu selanjutnya.

Pakan alami dan alternatif

Salah satu kelebihan budidaya ikan gurame adalah ketersediaan pakan banyak dan cukup beragam. Selain pellet yang dapat sobat budidaya beli di toko-toko pertanian terdekat, sobat budidaya juga dapat menambahkan pakan alami dan pakan alternatif.

Untuk pakan alami yang dapat diberikan pada ikan gurame adalah lemma sp, daun ketela pohon, paku air daun talas (lompong), dll.

Sedangkan pakan alternatif yang baik yang dapat diberikan adalah maggot. Untuk menghemat biaya pemberian pakan sobat budidaya juga dapat budidaya maggot sendiri karena caranya sangat mudah.

Pemanenan

Akhirnya sampai pada waktu yang sangat dinantikan oleh semua pembudidaya yaitu pemanenan. Pada umumnya ikan gurame dapat dipanen setelah 4-5 bulan pembesaran. Untuk ukuran sobat budidaya dapat sesuaikan dengan target pasar yang akan sobat budidaya tuju, namun secara umum ikan gurame yang dipanen untuk konsumsi berukuran 500-800 gr/ekor.

Kesimpulan :

Meskipun ikan gurame tergolong ikan yang lambat pertumbuhannya namun dengan cara budidaya pembesaran ikan gurame di kolam terpal di atas dan diterapkan dengan baik maka pertumbuhan ikan gurame juga dapat dioptimalkan. Budidaya ikan gurame sangat tergantung pada kualitas pakan dan kualitas air oleh karena itu berikan perhatian lebih pada dua hal tersebut.

Nah itulah cara budidaya pembesaran ikan gurame di kolam terpal. Bagaimana tertarik mencoba?

Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Kami juga dapat diakses melalui Google News dan Whatsapp channel
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments