Cara Merawat Ikan Guppy Tanpa Aerator Agar Tidak Cepat Mati

Cara merawat ikan guppy di akuarium tanpa aerator agar tidak cepat mati

Bagi pecinta ikan hias ikan guppy tentu sudah tidak asing di telinga. Ikan guppy memang sangat populer di kalangan pecinta ikan hias karena variasi pola warna pada tubuhnya yang beraneka ragam membuatnya menjadi daya tarik tersendiri ikan yang mempunyai ukuran tubuh kecil ini. Tetapi sayangnya banyak yang mengeluh ikan guppy yang dirawatnya cepat mati. Apakah sobat budidaya salah satunya? Sobat budidaya ada di tempat yang tepat karena artikel ini akan membahas secara lengkap cara merawat ikan guppy di akuarium tanpa aerator agar tidak cepat mati. Penasaran? langsung simak yuk..

Estimasi waktu baca: 10 menit

Ikan guppy merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang memiliki banyak daya tarik bagi para pecinta ikan hias. Berikut ini beberapa hal yang membuat ikan guppy menjadi populer, antara lain:

  1. Warna yang cerah: Ikan guppy memiliki warna-warna cerah yang menarik perhatian, seperti biru, hijau, merah, kuning, oranye, ungu, dan lain-lain. Selain itu, terdapat banyak variasi pola warna yang membuat ikan guppy semakin menarik.
  2. Bentuk tubuh yang indah: Ikan guppy memiliki bentuk tubuh yang elegan dengan sirip yang panjang dan bervariasi. Sirip ekornya yang mirip kipas dan sirip dorsalnya yang berbentuk segitiga menambah keindahan ikan guppy.
  3. Perilaku aktif: Ikan guppy adalah ikan yang sangat aktif dan lincah. Mereka suka berenang di sekitar akuarium dan sering bermain-main dengan benda-benda di dalam air.
  4. Mudah berkembang biak: Ikan guppy termasuk ikan yang mudah berkembang biak dan cepat memperbanyak populasi. Hal ini membuat ikan guppy sangat cocok bagi yang ingin memiliki koloni ikan dalam akuariumnya. Dan yang terakhir…
  5. Mudah dipelihara: Ikan guppy termasuk ikan yang mudah dipelihara dan cocok untuk pemula dalam dunia ikan hias. Mereka dapat hidup dalam akuarium tanpa aerator.

Pertanyaannya apakah ikan guppy dapat hidup di akuarium tanpa aerator? Jawabannya bisa. Aerator bukanlah peralatan mutlak atau wajib dalam merawat ikan hias guppy. Selama sobat budidaya tahu cara merawat ikan guppy di akuarium tanpa aerator yang tepat agar tidak cepat mati.

Pada prinsipnya aerator atau filter berfungsi untuk memperbaiki kualitas air dalam akuarium dengan cara mengoksidasi limbah organik dan mempertahankan kadar oksigen yang cukup di dalam air. Namun dengan alasan tertentu terkadang kita ingin merawat ikan guppy tanpa aerator. Nah berikut ini tips cara merawat ikan guppy di akuarium tanpa aerator agar tidak cepat mati yang perlu sobat budidaya perhatikan :

1. Pilih ikan yang sehat

Kalau sobat budidaya berniat membeli ikan guppy untuk dirawat sebaiknya pilih ikan yang sehat dan bebas dari penyakit. Jangan membeli ikan guppy yang terlihat lesu. Untuk memastikan ikan yang kita beli sehat sobat budidaya bisa membeli dari peternak ikan guppy yang dapat dipercaya. Tanyakan kepada mereka bagaimana cara merawat ikan guppy yang biasa mereka lakukan.

Baca Juga :  Cara Merawat Gecko Baby Yang Baik Biar Cepat Besar

Ikan guppy juga memiliki banyak jenis yang sebagian besar adalah hasil dari pengembangan biakkan. Untuk mengenal lebih dekat dengan ikan guppy yang sobat budidaya rawat. Sobat budidaya bisa pelajari selengkapnya di artikel kami ikan guppy, miniatur dari keindahan. Di artikel itu semua tentang ikan guppy akan di bahas termasuk juga cara membedakan jenis kelamin ikan guppy sampai jenis-jenis ikan guppy termahal.

2. Gunakan akuarium yang besar

Cara merawat ikan guppy di akuarium tanpa aerator agar tidak cepat mati
Mutt guppies (helpusfish.com)

Karena artikel ini adalah mengenai cara merawat ikan guppy di akuarium tanpa aerator agar tidak cepat mati, maka menggunakan akurium yang besar adalah konsekuensinya supaya ikan guppy yang sobat budidaya rawat mendapatkan cukup oksigen. Secara umum, rekomendasi ukuran akuarium yang baik untuk ikan guppy adalah minimal 20 liter untuk sepasang ikan dewasa. Namun, semakin besar akuarium, semakin baik untuk ikan guppy karena akan memberikan lebih banyak ruang untuk berenang dan menjelajahi lingkungan. Jika sobat budidaya ingin menempatkan lebih dari sepasang ikan guppy di dalam akuarium, dianjurkan untuk menambahkan 5-10 liter air per ikan tambahan.

Selain ukuran akuarium, penting juga untuk memperhatikan pengaturan dan dekorasi di dalam akuarium. Ikan guppy menyukai tempat berlindung, jadi sobat budidaya bisa menambahkan tanaman air, batu, atau kayu sebagai tempat perlindungan dan tempat beristirahat bagi ikan.

Tetapi penting untuk memperhatikan kepadatan akuarium yaa. Karena pada dasarnya ukuran akuarium yang tepat untuk ikan guppy tergantung pada jumlah ikan dan jenis tanaman atau dekorasi yang akan ditempatkan di dalamnya. Karena semuanya akan mempengaruhi persaingan ikan guppy dalam mendapatkan oksigen yang cukup.

Catatan : Kalau akuarium yang sobat budidaya gunakan adalah akuarium baru dan belum pernah digunakan sebelumnya sebaiknya isi akuarium dengan air dan diamkan selama 3-4 hari terlebih dahulu sebelum digunakan. Hal ini untuk menghilangkan efek bahan-bahan kimia yang mungkin masih tertinggal di dalam akuarium akibat dari proses pembuatan akuarium.

3. Kualitas air

Gunakan air bersih yang tidak tercemar bahan-bahan kimia. Jangan gunakan air PAM, sebaiknya gunakan air sumur. Tetapi apabila hal ini tidak memungkinkan, sebaiknya diamkan air pam yang akan digunakan selama 1-2 hari sebelum digunakan. Hal ini bertujuan untuk mengendapkan klorin dan kaporit yang ada pada air PAM atau juga bisa menggunakan deklorinator yang banyak di jual secara online atau toko-toko ikan hias.

4. Adaptasi

Jangan langsung memasukkan ikan guppy ke air dalam akuarium. Masukkan ikan guppy yang masih di dalam plastik atau wadah dan biarkan mengapung di dalam akuarium selama + 2 jam. Hal ini bertujuan supaya ikan guppy dapat beradaptasi dengan air dan tempatnya yang baru.

5. Rutin mengganti air

Ini adalah rutinitas penting dalam cara merawat ikan guppy di akuarium tanpa aerator agar tidak cepat mati. Ganti air secara teratur untuk menghilangkan kotoran dan zat-zat kimia berbahaya seperti amonia dan nitrit dari air. Pastikan kualitas air di dalam akuarium selalu baik. Hal ini dapat dilakukan dengan memperhatikan pH, suhu, kekeruhan air, dan kadar amonia, nitrit, dan nitrat. Sobat budidaya bisa menggunakan alat uji air atau mengandalkan layanan uji air di toko ikan.

Baca Juga :  Cara Ternak Sugar Glider Untuk Pemula (Terlengkap)

Jangan buang air yang ada dalam air seluruhnya, buang atau ganti air 3/4 air yang ada di dalam akuarium.

6. Hindari stress

Jangan memindahkan ikan guppy terlalu sering atau mengguncang akuarium karena hal tersebut bisa menyebabkan stres pada ikan.

7. Pemberian makan yang tepat

Cara merawat ikan guppy di akuarium tanpa aerator agar tidak cepat mati selanjutnya tentu saja pemberian makan yang tepat. Ikan guppy adalah ikan yang omnivora, artinya mereka memakan berbagai jenis makanan termasuk makanan nabati dan hewan. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang dapat diberikan untuk ikan guppy:

  1. Pelet ikan: Pelet ikan tersedia dalam berbagai ukuran dan formula, yang dirancang untuk memberikan nutrisi yang seimbang untuk ikan guppy. Pastikan pelet ikan yang diberikan sudah sesuai baik itu ukuran maupun kandungan proteinnya. Sebaiknya gunakan pelet ikan khusus ikan guppy, yang ukurannya sudah disesuaikan dengan ukuran mulut ikan guppy yang kecil. Saat ini banyak ragam pelet ikan khusus ikan guppy yang di jual dipasaran.
  2. Cacing darah: Cacing darah biasanya digunakan sebagai pakan alami untuk ikan guppy, karena mengandung nutrisi yang baik seperti protein dan lemak.
  3. Krill: Krill adalah makanan laut yang dapat diberikan kepada ikan guppy sebagai sumber protein.
  4. Sayuran: Ikan guppy dapat diberi sayuran seperti bayam, kubis, dan selada yang telah diiris kecil-kecil sebagai sumber serat dan vitamin.
  5. Jentik nyamuk: Jentik nyamuk dapat diberikan sebagai camilan bagi ikan guppy, karena mudah didapat dan mengandung nutrisi yang baik.
  6. Makanan hidup: Ikan guppy juga bisa diberi makanan hidup seperti larva serangga, kutu air dan cacing sutera. Baca juga : Cara budidaya cacing sutra tanpa lumpur.

Catatan : Pastikan untuk memberikan makanan yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan ikan guppy. Jangan memberi makanan terlalu banyak karena dapat menyebabkan pencemaran air dan masalah kesehatan pada ikan. Sebaiknya berikan makanan beberapa kali sehari dalam porsi kecil dan sesuai dengan jumlah ikan dalam akuarium. Untuk mengetahui apakah porsi yang diberikan sudah sesuai atau belum sobat budidaya harus memastikan bahwa pakan yang diberikan sudah habis termakan dalam waktu 10-20 menit. Jika tidak habis, maka sobat budidaya bisa mengurangi porsinya begitu juga sebaliknya. Sehingga nantinya akan di dapatkan porsi pakan yang tepat dengan jumlah ikan guppy yang sobat budidaya rawat.

8. Pertimbangkan jenis tankmate

Cara merawat ikan guppy berikut ini penting. Perhatikan tankmate ikan guppy, jangan sampai satukan mereka dengan ikan predator atau ikan lainnya yang berbahaya bagi ikan guppy. Bahkan, ikan cupang pun dapat berbahaya bagi ikan guppy. Tankmate adalah dua atau lebih jenis ikan hias yang cocok untuk dirawat dalam satu tempat atau akuarium.

Ikan guppy adalah ikan yang cukup bersahabat dan mudah dipelihara, sehingga bisa dipelihara bersama dengan banyak jenis ikan yang berbeda. Namun, ada beberapa jenis ikan yang lebih cocok untuk dipelihara bersama ikan guppy karena makanannya tidak bersaing, ukurannya tidak terlalu besar, dan karakternya cukup damai.

Baca Juga :  Kacer Gacor, Mau? Begini cara merawatnya

Berikut adalah beberapa contoh ikan yang cocok dipelihara bersama ikan guppy:

  1. Neon tetra: Ikan kecil dan berwarna cerah yang hidup di kawanan dan sangat damai.
  2. Molly: Ikan yang hidup di air tawar, bersahabat, dan mampu hidup dengan baik dalam berbagai kondisi air.
  3. Platies: Ikan yang bersahabat dan mudah dipelihara, sering dijadikan alternatif bagi penggemar ikan guppy.
  4. Corydoras: Ikan yang sangat damai dan bersahabat, suka hidup di dasar akuarium.
  5. Rasbora: Ikan yang kecil dan damai, hidup dalam kawanan, cocok dipelihara bersama ikan guppy.
  6. Kuhli loach: Ikan yang tenang dan suka bersembunyi di celah-celah dekorasi di dasar akuarium.
  7. Cherry barb: Ikan yang cukup aktif, berukuran kecil, dan suka hidup dalam kawanan.

Pastikan untuk memilih ikan dengan ukuran yang sepadan dan sifat yang damai. Selalu perhatikan kebutuhan makanan dan kondisi lingkungan untuk menjaga agar ikan tetap sehat dan hidup dengan baik bersama-sama. Baca juga : Cara merawat ikan molly balon

Kesimpulan

Ikan guppy adalah ikan yang sangat indah dan cocok untuk pengisi akuarium karena variasi warna pada tubuhnya apalagi kalau ikan guppy dipelihara dengan bersamaan dengan ikan guppy lainnya atau tankmate yang cocok dengan ikan guppy.

Ikan guppy dapat hidup tanpa aerator atau filter, tetapi akan lebih baik jika sobat budidaya memberikan aerator atau filter dalam akuarium mereka. Tanpa aerator atau filter, kadar oksigen di dalam akuarium dapat menurun dan kadar amonia serta nitrit bisa meningkat. Jika hal ini terjadi, maka ikan guppy bisa menjadi stres, sakit, atau bahkan mati. Oleh karena itu, penting untuk mempertahankan kondisi air yang baik dan memberikan aerasi yang cukup di dalam akuarium.

Jika sobat budidaya tidak ingin menggunakan aerator atau filter karena sesuatu alasan, sobat budidaya bisa mempertimbangkan beberapa tips cara merawat ikan guppy di akuarium yang sudah dijabarkan satu persatu di atas. Pada prinsipnya aerator adalah peralatan penunjang untuk mensuplai kadar oksigen terlarut yang dibutuhkan oleh semua ikan hias termasuk ikan guppy. Jadi kalau sobat budidaya tidak ingin menggunakan aerator pastikan kualitas air tetap terjaga dengan mengganti air secara teratur untuk memperbaiki kualitas air dalam akuarium. Sobat budidaya juga bisa mengurangi jumlah ikan yang ditempatkan dalam satu akuarium, atau memperbesar ukuran akuarium yang digunakan.

Nah itulah cara merawat ikan guppy di akuarium tanpa aerator agar tidak cepat mati. Gimana mudah khan? Oh ya kalau sobat budidaya tertarik untuk ternak ikan guppy kami ada panduan lengkapnya loh, pelajari selengkapnya di artikel cara ternak ikan guppy dalam ember.

Terima kasih sudah berkunjung dan semoga sukses dalam merawat ikan guppynya.

Kami juga dapat diakses melalui Google News dan Whatsapp channel
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments