Cara Budidaya Belut Air Bersih Tanpa Lumpur di Drum

Cara budidaya atau ternak belut air bersih tanpa lumpur

Inovasi perlu dilakukan dalam berbagai bidang, termasuk sektor perikanan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup, efisesiensi dan efektivitas. Salah satu inovasi dalam sektor perikanan yang mungkin perlu dicoba adalah ternak belut air bersih tanpa lumpur. Ingin mencoba?? Di artikel ini akan dibahas bagaimana cara budidaya atau ternak belut air bersih tanpa lumpur di drum atau ember. Simak sampai habis yaa…

Estimasi waktu baca: 8 menit

Budidaya belut air bersih tanpa lumpur memiliki nilai ekonomi yang sangat signifikan. Belut merupakan adalah hewan air tawar yang digolongkan ke dalam golongan ikan. Belut air tawar memiliki permintaan yang tinggi di pasaran baik sebagai bahan pangan maupun sebagai bahan baku produk olahan. Dalam beberapa tahun terakhir harga belut cenderung mengalami peningkatan, pasalnya permintaan terus mengalami peningkatan sedangkan di sisi lain budidaya belut belum banyak yang melakukan. Padahal budidaya belut dapat dilakukan tanpa lumpur seperti halnya habitat aslinya dan menggunakan drum atau ember saja.

Dengan ternak belut air bersih tanpa lumpur dipercaya dapat mengurangi biaya produksi dan hasilnya lebih bersih ketimbang dengan menggunakan lumpur sebagi media tumbuh.

Jika dibandingkan dengan budidaya belut dengan menggunakan lumpur mungkin terlihat lebih menjanjikan. Tetapi apakah benar? Apa saja kelebihan dan kekurangan cara budidaya belut air bersih jika dibandingkan dengan budidaya belut dengan menggunakan lumpur sebagai media tumbuh. Yuk kita coba cari tahu…

Kelebihan dan kekurangan

Berikut ini kelebihan dan kekurangan cara budidaya belut air bersih tanpa lumpur dibandingkan dengan budidaya belut dengan lumpur dilihat dari berbagai aspek.

1. Biaya pengadaan media tumbuh

Dengan asumsi menggunakan tempat budidaya yang sama maka dalam hal ini tentu cara budidaya belut air bersih tanpa lumpur lebih unggul. Pasalnya sobat budidaya tidak perlu repot-repot menyediakan media tumbuh media lumpur, apalagi harus mengeluarkan biaya untuk pembuatan media tumbuh belut.

Baca Juga :  Cara Ternak Jangkrik, Mudah Dan Menguntungkan

2. Kemudahan pengawasan

Dalam aspek kemudahan pengawasan (kontrol) kondisi belut, cara budidaya belut air bersih tanpa lumpur juga lebih mudah. Hal ini disebabkan belut dalam budidaya belum air bersih tanpa lumpur jelas terlihat dibandingkan budidaya dengan lumpur.

3. Padat Tebar

Dalam aspek kepadatan tebar, cara budidaya belut air bersih tanpa lumpur terlihat lebih menggiurkan. Pasalnya dengan sistem tanpa lumpur, tingkat kepadatan tebar jauh lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan lumpur. Dengan sistem tanpa lumpur tingkat kepadatan tebar bisa 5 – 10 kali lebih banyak, hal ini disebabkan karena tempat budidaya tidak habis terpakai untuk media tumbuh (lumpur). Selain itu, badan tubuh belut digunakan sebagai tempat bersembunyi belut lainnya.

3. Biaya pakan

Pemberian pakan dalam budidaya belut air bersih tanpa lumpur harus lebih intensif dibandingkan tanpa lumpur. Hal ini disebabkan, cara ini belut sangat mengandalkan pakan yang diberikan. Berbeda halnya budidaya belum dengan lumpur, belut masih memungkinkan untuk mendapatkan makanan alaminya dari jasad renik yang terdapat di dalam lumpur (media tumbuh)

4. Kanibalisme

Belut mempunyai sifat alami kanibalisme, terutama jika mereka kekurangan makanan. Cara budidaya belut dengan air bersih tanpa lumpur sifat kanibalisme belut mungkin relatif lebih banyak ditemui dibandingkan dengan tanpa lumpur. Hal ini mungkin disebabkan oleh interaksi antar belut yang lebih intens.

5. Adaptasi

Lumpur sawah adalah habitat asli belut air tawar. Pertanyaannya adalah apakah mungkin dibudidayakan tanpa lumpur? Faktanya bisa. Saat ini sudah banyak orang yang membudidayakan belut dengan cara ini. Tetapi, tentu saja belut yang dibudidayakan tanpa lumpur membutuhkan waktu adapatasi yang lebih lama dan resiko gagal adaptasi dengan habitat barunya menjadi lebih besar. Baca di bagian persiapan bibit.

Itu adalah beberapa kelebihan dan kekurangan antara cara budidaya atau ternak belut air bersih tanpa lumpur dibandingkan cara budidaya dengan lumpur. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu dipertimbangkan. Mana yang lebih baik tentu saja tergantung preferensi sobat budidaya masing-masing. Baca juga : Cara pemijahan ikan gurame secara alami di kolam terpal.

Cara budidaya belut air bersih tanpa lumpur

Berikut ini langkah-langkah demi langkah cara budidaya atau ternak belut air bersih tanpa lumpur di drum atau ember dari awal sampai akhir :

Baca Juga :  Burung Ciblek Gunung : Mengenal Lebih Dekat

1. Persiapan lokasi

Berikut ini adalah sayarat lokasi yang baik untuk budidaya belut :

  • Jauh dari gangguan hewan pemangsa atau pengganggu
  • Dekat dekat sumber air
  • Suhu lingkungan stabil

2. Persiapan bibit

Bibit adalah faktor yang penting dalam menentukan keberhasilan ternak belut, khususnya ternak belut air bersih tanpa lumpur. Pastikan sobat budidaya mendapatkan bibit yang sehat dan seragam. Bibit sehat dicirikan dengan gerakan yang lincah dan berwarna cerah.

Tips : Untuk mengatasi permasalahan adaptasi dan meminimalisir resiko tingkat kematian yang tinggi sebaiknya dapatkan bibit belut yang berasal dari peternak belut yang menggunakan cara budidaya belut dengan sistem air bersih tanpa lumpur. Dengan begitu diharapkan bibit belut sudah beradaptasi dengan baik dengan media tumbuh berupa air. Pastikan juga mendapatkan bibit belut dari peternak yang terpercaya.

3. Persiapan media tumbuh (air)

Karena dalam hal ini yang dibahas adalah cara budidaya belut air bersih maka media tumbuh yang digunakan tentu saja air.

Berikut ini syarat air yang baik untuk digunakan sebagai media tumbuh belut :

  • Tidak terkontaminasi bahan-bahan kimia
  • Suhu air antara 25 – 28o C.
  • pH netral 6-7

Air yang digunakan sebaiknya adalah air sumur atau air sungai yang bersih dan tidak terkontaminasi oleh limbah atau bahan kimia. Jika tidak memungkinkan menggunakan air sumur, dan terpaksa menggunakan air PAM sebaiknya diamkan terlebih dahulu air PAM yang akan digunakan selama + 3 -4 hari. Baca juga : Cara budidaya ikan gabus.

4. Persiapan tempat budidaya

Tempat budidaya bisa berbentuk kolam semen atau terpal. Selain itu sobat budidaya juga dapat menggunakan drum atau ember.

Cara budidaya atau ternak belut air bersih tanpa lumpur

Berikut ini langkah-langkah persiapan tempat budidaya dari drum :

  • Posisikan drum memanjang/mendatar
  • Buat lubang pada bagian atas, kemudidan tutup lubang dengan menggunakan paranet atau kawat (perhatikan gambar)
  • Buat lubang drainase pada bagian bawah drum.

Baca juga : Cara budidaya ikan gurame di kolam terpal.

5. Penebaran bibit

Setelah semua dipersiapkan, saatnya penebaran bibit. Seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satu kelebihan dari cara ternak belut air bersih tanpa lumpur adalah kepadatan tebar. Sebagai panduan, 1 m3 air (media tumbuh) dapat ditebar bibit berukuran 10-12 cm sebanyak 500 – 1000 ekor atau + 5 kg bibit belut.

Baca Juga :  Cara Merawat Tupai Terbang Dan Yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Mengadopsinya

Perawatan

Perawatan yang baik dan konsisten sangat penting dalam budidaya belut agar hasil yang dicapat dapat optimal. Berikut ini beberapa aspek perawatan yang perlu sobat budidaya perhatikan :

1. Suhu dan Kualitas air

Air sangat penting dalam keberhasilan budidaya belut khususnya budidaya belut dalam air bersih. Karena air dalam hal ini sekaligus berperan sebagai media tumbuh belut. Kontrol kualitas air secara berkala pastikan air selalu dalam keadaan bersih dengan pH netral (6-7). Sedangkan suhu, pastikan suhu air berkisar di antara 25 – 28 oC.

2. Pemberian pakan

Pemberian pakan sebaikya disesuaikan dengan usia belut. Belut yang masih kecil dapat diberi makan berupa kutu air, cacing sutra, potongan cacing tanah, ikan-ikan kecil, dll. Sedangkan belut dapat diberi makan yang lebih variatif seperti cacing tanah, keong, katak kecil, dll. Selain itu, belut juga dapat diberi makan pelet ikan juga kalau sudah terbiasa. Namun sebaiknya jangan paksakan belut untuk memakan pelet jika belut ternyata tidak mau memakannya.

Pemberian makan dilakukan dua kali setiap pagi dan menjelang malam. Pastikan makanan selalu tercukupi untuk menghindari sifat kanibalisme belut.

Sobat budidaya juga dapat memadukan ternak belut air bersih dengan ternak ikan guppy dan cacing tanah. Selain dapat meningkatkan pendapatan dengan memperluas pangsa pasar, juga dapat menekan pengeluaran pakan belut selama proes budidaya.

3. Pemantauan kesehatan

Perhatikan tanda-tanda kesehatan belut secara rutin. Periksa adanya tanda-tanda penyakit yang dicirikan dengan perubahan warna kulit, adanya luka, dan perubahan perilaku. Segera isolasi belut yang sakit jika terdapat adanya gejala serangan penyakit.

Pemanenan

Pemanenan belut dapat dilakukan secara keseluruhan atau sebagian. Pada umumnya pemanenan dapat dilakukan 3 – 4 bulan setelah penebaran atau dapat disesuaikan dengan permintaan pasar. Pemanenan belut dilakukan ketika belut telah mencapai ukuran yang diinginkan atau sudah mencapai tingkat kematangan yang sesuai untuk dijual atau dikonsumsi.

Demikian cara budidaya belut air bersih tanpa lumpur di drum atau ember. Tertarik mencoba?? Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Kami juga dapat diakses melalui Google News dan Whatsapp channel
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments