Cara Menanam dan Merawat Jeruk Santang Madu Dalam Pot

Cara menanam dan merawat pohon jeruk santang madu dalam pot agar berbuah lebat

Jeruk santang madu adalah jenis jeruk yang populer di Indonesia karena rasanya yang manis dan segar. Kabar gembiranya menanam pohon jeruk santang madu dapat dilakukan di dalam pot. Menanam dan merawat pohon jeruk santang madu tidak terlalu sulit, namun membutuhkan perawatan yang baik agar tanaman dapat tumbuh dengan sehat dan menghasilkan buah yang berkualitas. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail tentang cara menanam dan merawat pohon jeruk santang madu dalam pot (tabulampot jeruk) agar berbuah lebat.

Estimasi waktu baca: 0 menit

Jeruk santang madu adalah salah satu jenis jeruk yang populer di Indonesia. Jeruk ini memiliki ukuran yang kecil, bentuk bulat atau oval, dengan kulit yang tebal dan berwarna hijau kekuningan saat masih muda, dan berubah menjadi oranye ketika matang. Daging buah jeruk santang madu berwarna kuning pucat dan memiliki rasa yang manis serta aroma yang segar.

Jeruk santang madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, karena kandungan vitamin C dan antioksidannya yang tinggi. Kandungan serat pada buah jeruk ini juga baik untuk pencernaan dan dapat membantu menjaga kesehatan jantung serta mengurangi risiko penyakit diabetes.

Menanam jeruk santang madu bisa dilakukan di lahan terbuka atau dengan menggunakan pot. Tabulampot jeruk (tanaman buah dalam pot) memiliki kelebihan tersendiri bagi sobat budidaya yang memiliki keterbatasan lahan karena pot dapat di letakkan dimana saja yang sobat budidaya mau. Selain itu, tabulampot jeruk memiliki daya tarik tersendiri apalagi kalau berbuah lebat.

Nah, untuk itu dibutuhkan cara menanam dan merawat pohon jeruk santang madu dalam pot agar berbuah lebat. Di artikel ini kami akan membahas secara detil dari awal sampai akhir cara menanam dan merawat pohon jeruk santang madu dalam pot agar berbuah lebat yang dapat dijadikan panduan sobat budidaya dalam menanam dan merawat pohon jeruk santang madu dalam pot (tabulampot jeruk).

Cara menanam jeruk santang madu dalam pot

Cara menanam dan merawat pohon jeruk santang madu dalam pot agar berbuah lebat

1. Persiapan pot

Pemilihan ukuran pot yang tepat sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatan tanaman. Pot yang ideal adalah pot yang sesuai dengan umur dan ukuran tanaman jeruk yang sobat budidaya. Dan terus diperbaharui seiring dengan tumbuhnya tanaman jenuk, hal ini akan kami lebih bahas di repotting pada bagian cara merawat jeruk santang madu nantinya.

Baca Juga :  Pruning : Jenis, Tujuan dan Manfaatnya

Namun sebagai panduan, ukuran pot yang ideal untuk menanam tabulampot jeruk sekitar 40-60 cm di diameter dan 50-70 cm di kedalaman. Pastikan pot memiliki lubang drainase pada bagian bawah pot. Jangan lupa untuk memberi lapisan batu kerikil atau pecahan genting di bagian bawah pot, sebelum menambahkan media tanam, agar air dapat mengalir dengan baik. Baca juga : Cara menanam semangka dari biji di polybag.

2. Persiapan media tanam

Gunakan media tanam yang gembur dan kaya akan unsur hara. Sobat budidaya dapat menggunakan media tanam dengan komposisi tanah : pasir/sekam bakar : pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Masukkan media tanam ke dalam pot sehari sebelum penanaman.

3. Persiapan bibit

Setelah pot dan media tanam siap, cara menanam jeruk santang madu selanjutnya adalah mempersiapkan bibit. Ada banyak cara yang bisa sobat budidaya lakukan untuk mendapatkan bibit jeruk santang madu. Namun disini kami akan bahas 2 cara untuk mendapatkan bibit jeruk santang madu yaitu dari biji dan membeli bibit jeruk santang madu.

Biji

Berikut ini cara persipan benih dari biji :

  • Rendam biji dengan air bersih selama semalam (+ 12 jam)
  • Buang biji yang mengapung dan hanya ambil biji yang tenggelam
  • Cuci bersih biji jeruk
  • Kering anginkan biji
  • Siapkan tisu, kapas, atau kertas kemudian semprot sampai lembab.
  • Letakkan biji yang sudah disiapkan di atas tisu, kapas atau kertas.
  • Kemudian tutup kembali bagian atas biji dengan tisu, kapas atau kertas.
  • Masukkan kedalam wadah dan tutup rapat.
  • Letakkan di tempat yang cukup mendapat cahaya matahari (terang)
  • Biji akan mulai berkecambah setelah 1 – 3 minggu (7 – 21 hari)

Penyemaian

  • Benih siap disemai setelah mencapai ketinggian 1 – 3 cm.
  • Siapkan wadah semai. Wadah semai dapat berupa nampan, tray semai, dll.
  • Isi media semai dengan media tanam tanah : pasir/sekam bakar : pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1
  • Masukkan benih kedalam media semai secara perlahan, pastikan bagian tunas menghadap ke atas.
  • Tekan-tekan bagian sekitar benih supaya benih lebih kuat.
  • Semprot halus benih, tempatkan wadah semai di tempat yang terang tapi terhindar dari cahaya matahari langsung.
  • Pastikan media selalu dalam keadaan lembab
  • Benih siap ditanam setelah memiliki minimal 5 lembar daun.

Membeli bibit

Hal ini adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan. Saat ini sudah banyak penjual yang menjual bibit jeruk santang siap tanam. Harganya pun sangat terjangkau.

Baca Juga :  Cara Menanam Semangka di Polybag Dari Biji

Biasanya bibit yang dijual bersumber dari hasil okulasi. Kelebihan bibit okulasi dibandingkan dari biji adalah relatif lebih cepat berbuah dan sifat buahnya bisa dipastikan sama dengan tanaman induknya. Tapi sebaiknya pastikan mendapatkan bibit jeruk santang dari penjual yang terpecaya. Cek harga bibit jeruk santang madu di shopee.

4. Penanaman

Semua sudah siap, sekarang saatnya penanaman.

  • Buat lubang tanam pada media tanam. lubang tanam sesuaikan dengan keadaan bibit yang akan sobat budidaya tanam pastikan akar mendapatkan ruang yang cukup.
  • Tutup lubang tanam dengan media tanam, kemudian tekan perlahan disekitar bibit tanaman supaya bibit kuat berdiri.
  • Siram dengan semprotan halus sampai media cukup lembab
  • Simpan di tempat yang terhindar dari cahaya matahari langsung.
  • Bibit bisa dipindahkan di tempat terbuka setelah 1 – 2 minggu atau ketika tanaman sudah terlihat segar.

Baca juga : Cara menanam anggur dalam pot.

Cara merawat pohon jeruk santang madu dalam pot agar berbuah lebat

Cara menanam dan merawat pohon jeruk santang madu dalam pot agar berbuah lebat

Ada beberapa hal yang harus sobat budidaya perhatikan dalam cara merawat pohon jeruk santang madu dalam pot agar berbuah lebat yaitu pemilihan lokasi, penyiraman, pemupukan, penyiangan, pemangkasan, dan repotting.

Berikut ini penjelasannya mengenai cara merawat pohon jeruk santang madu dalam pot agar berbuah lebat secara lengkap :

Baca juga : Cara merawat strawberry agar berbuah lebat.

1. Penempatan pot di lokasi yang tepat

Tanaman jeruk membutuhkan sinar matahri yang cukup selama 6 jam sehari untuk tumbuh optimal. Untuk itu, pilihlah lokasi tanam yang terkena sinar matahari langsung setidaknya 6 jam per hari dan memiliki akses yang baik untuk sirkulasi udara. Hal ini akan membantu memastikan pertumbuhan yang optimal dan produksi buah yang lebat.

2. Penyiraman

Pastikan bibit jeruk santang mendapatkan penyiraman yang cukup, terutama pada musim kemarau. Media tanam harus tetap lembab, namun jangan menyiram air terlalu banyak sehingga tanah menjadi tergenang dan akar tanaman menjadi busuk.

3. Pemupukan

Pemupukan bertujuan untuk memastikan tanaman jeruk dalam pot (tabulampot jeruk) mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh secara optimal. Lakukan pemupukan secara teratur menggunakan pupuk organik atau pupuk kimia yang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK) sesuai dengan dosis yang dianjurkan atau sebanyak 1 sendok mankan setiap bulannya.

Penting : Jangan berikan pupuk, tanaman yang baru ditanam 1-2 bulan pertama.

4. Penyiangan

Penyiangan dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan gulma atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman utama, yang dapat mengambil nutrisi dan air dari tanaman utama sehingga pertumbuhannya terganggu. Selain itu, penyiangan juga membantu mengurangi persaingan antara tanaman dan gulma, sehingga tanaman utama dapat tumbuh lebih subur. Lakukan penyiangan secara teratur dan hindari penggunaan herbisida.

Baca Juga :  Cara Menanam Strawberry Dari Biji Agar Cepat Berbuah

5. Repotting

Salah satu faktor penting dalam cara merawat pohon jeruk dalam pot agar berbuah lebat adalah repotting atau penggantian pot. Hal ini sering dianggap sepele dan sering kali diabaikan. Padahal ini sangat penting untuk membuat tabulampot jeruk dapat tumbuh optimal dan berbuah lebat. Repotting atau penggantian pot adalah kegiatan yang perlu dilakukan pada tanaman ketika akarnya sudah mulai memenuhi seluruh pot atau ketika ukuran pot yang digunakan sudah tidak memadai untuk pertumbuhan tanaman.

Tujuan dari repotting adalah untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi akar tanaman untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal. Ketika akar tanaman sudah mulai memenuhi seluruh pot atau pot yang digunakan sudah tidak memadai lagi, repotting perlu dilakukan agar tanaman tetap dapat tumbuh dengan baik.

Selain itu, repotting juga dapat membantu mengganti media tanam yang sudah habis nutrisinya, sehingga tanaman dapat mendapatkan nutrisi baru yang lebih baik untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Repotting juga dapat membantu mengganti pot yang rusak atau sudah tidak layak pakai, sehingga tanaman dapat ditanam pada pot yang lebih baik dan lebih sesuai dengan kebutuhannya.

6. Pemangkasan

Lakukan pemangkasan cabang yang tidak diperlukan atau yang sudah tua dan kering. Hal ini akan membantu memfokuskan energi tanaman pada pertumbuhan cabang dan buah yang baru. Selengkapnya baca : Cara memangkas pohon jeruk agar cepat berbuah.

7. Pencegahan hama dan penyakit

Lakukan pencegahan terhadap serangan hama dan penyakit dengan melakukan pemangkasan cabang yang terinfeksi, membersihkan daun yang rusak, dan menggunakan pestisida organik atau kimia sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Jangan gunakan insektisida atau pestisida jika tidak ada gejala serangan hama dan penyakit.

Panen

Bibit asal biji biasanya sudah mulai berbuah setelah 3-4 tahun sedangkan bibit hasil okulasi biasanya sudah mulai berbuah setelah 1-2 tahun.

Demikianlah beberapa tips tentang cara menanam dan merawat jeruk santang madu agar berbuah lebat. Dalam merawat bibit jeruk santang, perlu diingat bahwa kesabaran dan konsistensi sangatlah penting, karena bibit jeruk santang membutuhkan waktu dan perawatan yang baik untuk dapat tumbuh dan berbuah dengan baik. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Kami juga dapat diakses melalui Google News dan Whatsapp channel
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments