Cara Menanam Cabai Di Lahan Terbuka Dari Awal Sampai Panen

Cara menanam cabai

Cabai merah besar (Capsicum annum L.) adalah salah satu komoditas tanaman sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia, tidak heran selain tingginya kebutuhan akan cabai yang banyak ditambah memiliki harga jual yang juga relatif tinggi. Tetapi permasalahannya adalah bagaimana agar produksi meningkat dan petani untung kedepannya. Oleh karena itu, cara menanam cabai (cabe) yang baik, tepat guna dan efisien juga perlu petani cabai terapkan. Untuk menghindari kerugian yang dialami oleh pembudidaya cabai. Bagi sobat budidaya yang ingin budidaya cabai, kali ini carabudidaya.xyz akan berbagi bagaimana tips dan cara menanam cabai (cabe), simak sampai habis ya..

Estimasi waktu baca: 6 menit

Prospek Budidaya Cabai

Cabai memiliki banyak manfaat, karena memiliki berbagai macam senyawa yang berguna bagi kesehatan manusia. Pada tanaman cabai terdapat kandungan vitamin C yang cukup tinggi untuk dapat memenuhi kebutuhan harian setiap orang, meskipun begitu tetap harus dikonsumsi secukupnya untuk menghindari nyeri lambung.

Dikutip dari katadata.co.id, konsumsi cabai sendiri dari sektor rumah tangga mencapai 479.03 ton pada tahun 2020. Di indonesia, masyarakat kita khususnya bagi seni masakan padang, masyarakat padang menganggap cabai sebagai “bahan makanan pokok” kesepuluh (alih-alih kesembilan). Tingginya konsumsi cabai di Indonesia tentu saja mencipatakan peluang budidaya/menanam cabai selalu tebuka lebar. Baca juga : Cara menanam jahe merah di lahan terbuka.

Baca Juga :  Cara Menanam Semangka di Polybag Dari Biji

Tips dan Cara Menanam Cabai

Beberapa tahapan yang perlu diperhatikan adalah persiapan lahan, pembibitan dan penanaman dan pemupukan. Berikut ini secara rinci penjelasannya :

1. Persiapan Lahan

Lahan harus dipersiapkan terlebih dahulu 40 hari sebelum masa tanam

Berikut ini adalah langkah persiapan lahan :

  • Ukur keasaman (pH) dan beri kapur pertanian sesuai dosis

TINGKAT KEASAMAN

JUMLAH KAPUR DOLOMIT (TON/Ha

4,8

6,45

5

5,49

5,2

4,54

5,4

3,6

5,6

2,65

  • Bajak dengan traktor cangkul kedalamannya 30 – 40 cm, serta gulma dibersihkan
  • Taburkan pupuk kandang 20 – 30 ton/Ha
  • Buat bedengan dengn lebar 110 – 120 cm, tinggi 30 40 cm dan jarak antar bedengan 60 – 70 cm
  • Panjang bedeng disesuaikan dengan lahan
  • Beri pupuk dasar Urea / ZA500, SP-36 300, KCL 200, lalu tabur kurang lebih 100 gr/meter diaduk rata

2. Pembibitan

Teknis Pembibitan

Persemaian

  • Persemaian dibuat di bedengan / rak yang diberi naungan plastik plastik transparan
  • Buat media semai 2 ember tanah + 1 ember pupuk kandang dan 150 gr SP36 (80 gr NPK) dihaluskan, lalu tambahkan karbofuran 75 gr lalu ayak. Dari 90% nya bisa dijadika 300 – 400 polybag media persemaian.
  • Tanaman benih dalam polybag / plastik semai ukuran 4 x 6 cm, buat lubang semai 0,5 cm tutup halus dengan tanah.
  • Bibit mulai bisa dipindahkan ke lapang setelah 17 – 21 hari.
  • Syarat lokasi persemaian adalah tempat bersih, tersedia sumber air, dan mudah dalam pengawasan.

Cara perawatan bibit

  • Jangan lakukan pemberian pupuk selama perawatan
  • Gunakan pestisida dan insektisida 1/2 dari dosis anjuran, jika tidak ada hama dan jamur tidak perlu dilakukan penyemprotan
  • Bila dengan sungkup pendek, maka 10 hari sebelumnya harus dapat sinar matahari penuh
cara menanam cabai
Cara menanam benih cabai

“Jadi, jika persiapan lahan dilakukan 40 hari sebelum masa tanam dan bibit siap tanam 17 -21 hari setelah semai, sebaiknya lakukan persemaian setelah 19 – 23 hari setelah persiapan lahan

3. Penanaman

Syarat lokasi penanaman

  • Tempat terbuka dan bersih
  • Tersedia sumber air yang cukup
  • Mudah dalam pengawasan
Baca Juga :  Cara Menanam Cabe di Polybag Anti Gagal

Cara menanam cabai pada bedengan

  • Tanam pada pagi/sore hari
  • Sehari sebelumnya lahan diairi bersamaan dengan pembuatan lubang tanam pada mulsa (plastik)
  • Lepaskan polybag tanpa merusak akar, tanam dan siram air secukupnya
  • Jika akar tanaman terlihat segera tutup dengan tanah
  • Jangn ada rongga antara tanah dengan plastik mulsa

Pemasangan ajir atau lanjaran

  • Tinggi ajir 1,5 – 1,75 m
  • Pemasangan ajir maksimal 21 HST ( hari setelah tanam )
  • Pengikatan dengan membentuk angka 8

4. Pemupukan

  • Pemupukan susulan dilakukan setelah 2 minggu / 14 HST dengan cara dikocor dengan menggunakan NPK. NPK 1/2 gelas diencerkan dengan 10 liter air, cukup untuk 40 tanaman cabai.
  • Pemupukan dilakukan setiap 10 – 14 hari sekali tergntung kondisi tanaman. Semakin subur semakin lama intervalnya. Umur 50 – 56 hari dan 115 hari diberi pupuk susulan granular (sebar) sebanyak 1 sendok.

WAKTU DAN CARA PEMUPUKAN

JENIS PUPUK YANG DIGUNAKAN

DOSIS KONSENTRASI

DOSIS APLIKASI

FASE PERTUMBUHAN

15 HST, dikocor

NPK 16-16-16
atau 8-15-9
atau 10-20-20

10 gr/ liter

250 cc /Tanaman

Fase Vegetatif

30-35 HST, dikocor

NPK 16-16-16
atau 8-15-9
atau 10-20-20

10 -15 gr/liter

250 cc/Tanaman

Fase Vegetatif

50-65 HST, 115 HST, ditugal

NPK 16-16-16
atau 8-15-9
atau 10-20-20

7,5 gr/Tanaman atau 1 sdm/lubang

Fase Generatif

Pemeliharaan

Berikut ini 4 hal penting yang perlu diperhatikan dalam cara menanam cabai untuk mencapai efektifitas dalam biaya perawatan dan hasil yang maksimal :

Baca Juga :  Cara Pemangkasan Pohon Anggur Agar Cepat Berbuah

Baca juga : Cara budidaya bawang merah dari biji di lahan terbuka.

1. Sanitasi / kebersihan

Jaga selalu kebersihan lahan, tanamanan, air, perkakas dll untuk menghindari munculnya hama penyakit

2. Pengamatan

Lakukan pengamatan secara rutin dan berkala terhadap kondisi tanaman agar tahu betul akan masalah ysng mucul dan tindakan yang akan dilakukan

3. Evaluasi

Terus evaluasi dan belajar dari pengalaman agar semakin mahir dan sigap di masa yang akan datang.

cara menanam cabai
Perempelan

4. Aksi dan tindakan

Ambil tindakan sesuai dengan permasalahannya dengan tepat guna supaya tidak ada pemborosan tenaga, waktu dan biaya.

“Jika menurut pengamatan tidak ada hama, maka tidak perlu dilakukan penyemprotan insektisida / pestisida. Dengan demikian, faktor pengamatan pada cara menanam cabai merupakan hal yang sangat penting untuk efektivitas tenaga, waktu dan juga biaya produksi.”

Pemanenan

Pemanenan dapat dilakukan dengan cara dipetik langsung dengan menggunakan tangan.

cara menanam cabai
Pemanenan cabai berdasarkan tingkat kematangan dan tujuan pemasaran

Begitulah tips dan cara menanam cabai (cabe), bagaiman sobat budidaya ingin mencoba menjadi petani cabai yang hebat? Potensi pemasaran cabai masih sangat terbuka baik industri dan konsumsi (pasar). Untuk menghasilkan cabai yang berkualitas dengan produktivitas yang tinggi harus dimulai sejak dari persiapan lahan, penyediaan bibit, pemeliharaan tanaman hingga penanganan pasca panen yang baik dan benar.

Kalau sobat budidaya suka dan merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk subscribe dan aktifkan notifikasi dari kami yaa agar tidak ketinggalan update artikel terbaru dari kami kedepannya. Yang pasti tidak kalah menarik dan bermanfaat untuk dibaca.

Kami juga dapat diakses melalui Google News dan Whatsapp channel
5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments