Cara Ternak Sugar Glider Untuk Pemula (Terlengkap)

Cara ternak sugar glider dan ciri-ciri sugar glider hamil

Semenjak ramai diperbincangkan beberapa tahun silam, popularitas sugar glider dari tahun ketahui selalu mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan tumbuhnya komunitas-komunitas sugar glider online maupun offline di daerah-daerah. Semakin banyaknya penggemar hewan imut yang menggemaskan ini tentu saja membuka peluang usaha ternak sugar glider. Apakah sobat budidaya salah satunya yang tertarik untuk mencoba? Kalau sobat budidaya tertarik, sobat budidaya berada di tempat yang tepat karena kali ini carabudidaya.xyz akan membahas tuntas cara ternak sugar glider untuk pemula terlengkap dari persiapan indukan, membedakan jenis kelamin sampai ciri-ciri sugar glider hamil. Untuk itu simak jangan sampai kelewatan, simak sampai habis ya dan selamat membaca…

Estimasi waktu baca: 8 menit

Penggemar sugar glider dari tahun-ketahun selalu saja mengalami peningkatan, hal ini dapat dilihat dari menjamurnya komunitas-komunitas penggemar sugar glider. Sayangnya tingginya permintaan akan sugar glider kurang diimbangi dengan jumlah peternak sugar glider yang menjual sugar glider. Tak ayal, banyak kita temui di pasar-pasar hewan menjual sugar glider hasil tangkapan liar dari alam atau yang sering disebut juga WC (wild captive) diakui sebagai hasil ternakan atau CB (captive breed) oleh penjual-penjual nakal dan tak bertanggung jawab.

Sugar glider hasil ternakan (CB) lebih disukai meskipun terkadang harga jualnya relatif lebih tinggi dibandingkan tangkapan liar (WC). Hal ini dikarenakan sugar glider CB biasanya dijual dalam keadaan sudah jinak dan tidak mudah stress ketika bertemu manusia sehingga bisa meminimalisir resiko kematian akbat stress. Selain itu juga dengan membeli sugar glider CB secara tidak langsung membantu peternak sugar glider yang sudah bersusah payah ternak sugar glider dan ikut melestarikan keberadaan salah satu hewan endemik Papua barat ini. Baca juga : Cara merawat tupai terbang.

Sugar Glider

Cara ternak sugar glider untuk pemula, ciri-ciri sugar glider hamil
Sepasang sugar glider (unsplash.com)

Sugar glider (petaurus breviceps) adalah hewan mamalia yang berasal dari Australia dan Papua barat (Indonesia). Hewan lucu dan menggemaskan ini merupakan binatang arboreal, sebagian besar hidupnya ada di atas pohon. Selain itu sugar glider adalah hewan nokturnal yang aktif pada malam hari meskipun terkadang sugar glider hasil ternakan pola hidupnya berubah karena mengikuti pola hidup manusia yang merawatnya. Bagi sobat budidaya yang belum begitu mengenal dengan sugar glider bisa membaca artikel kami sebelumnya “Sugar Glider Hewan Peliharaan Imut Yang Lucu“, artikel ini membahas semua hal tentang sugar glider dari karakter, makanan sampai jenis-jenis sugar glider.

Cara ternak sugar glider untuk pemula

Cara ternak sugar glider terbilang gampang-gampang susah, susah bagi yang belum tahu cara ternak sugar glider yang baik dan benar sedangkan bagi sobat budidaya yang sudah mengetahui seluk-beluk cara ternak sugar glider, ternak sugar glider glider relatif mudah dan tentu saja bisa menghasilkan pundi-pundi uang. Tapi sebelum sobat budidaya ternak sugar glider, alangkah baiknya sobat budidaya memahami cara merawat sugar glider terlebih dahulu. Karena kedua hal ini sangat berkaitan. Jika sudah yuk kita masuk ke inti bahasan. Capcus….

Berikut ini langkah-langkah dalam cara ternak sugar glider untuk pemula :

Persiapan Indukan

Sugar glider yang baik untuk digunakan sebagai indukan dalam ternak sugar glider adalah sebagai berikut :

1. Usia

Usia sugar glider yang baik untuk digunakan sebagai indukan adalah yang sudah berumur minimal jantan 4 bulan (ditandai dengan ada botak/pitak di kepalanya) sedangkan betina sudah berumur 6 bulan.

2. Sugar glider hasil ternakan (CB)

Kenapa? karena sugar glider hasil ternakan umumnya sudah dalam keadaan jinak dan tidak mudah stress ketika bertemu manusia. Ini penting sehingga sugar glider yang kita ternakkan akan fokus berkembang biak dibandingkan waktunya dihabiskan untuk merasa takut dan terancam akan keberadaan manusia.

3. Tidak berasal dari indukan yang sama

Hal ini sangat penting untuk menghindari hasil dari ternak sugar glider yang cacat bahkan berakhir dengan kematian. Hasil perkawinan sedarah sugar glider biasanya menghasilkan anakan yang cacat meskipun tidak semua. Jadi sebaiknya tidak mengawinkan sugar glider sedarah untuk meminimalisir resiko cacat dan kerugian.

4. Sehat

Yup, ini sudah pasti. Sugar glider yang ingin digunakan sebagai indukan haruslah dalam keadaan sehat. Ciri-ciri sugar glider yang sehat adalah nafsu makan bagus, lincah dan warna ujung hidung berwarna merah muda (tidak putih).

Persiapan kandang

Kandang yang cocok untuk ternak sugar glider adalah kandang besi kotak yang berukuran minimal 60 cm x 40 cm x 40 cm. Berikan juga perlengkapan pendukung di dalam kandang seperti pouch (tempat tidur sugar glider), tempat minum dan tempat makan, dll.

Penempatan kandang (lokasi)

Tempatkan kandang ternak sugar glider di tempat yang aman dari gangguan hewan lainnya seperti anjing, kucing, semut, tikus dll. Selain itu pastikan sobat budidaya menempatkan kandang ternak di tempat yang tenang, tidak ribut, sejuk, sirkulasi udara lancar dan tidak langsung terkena cahaya matahari.

Mengawinkan sugar gider

Sebenarnya tidak ada perlakuan yang khusus yang perlu dilakukan untuk mengawinkan sugar glider. Karena sugar glider yang sudah cukup umur dan cocok dengan pasangannya akan melangsungkan perkawinan dengan sendirinya. Yang perlu sobat budidaya lakukan hanyalah melakukan perawatan rutin seperti pemberian makan, dll. Sobat budidaya bica membaca cara merawat sugar glider untuk informasi selengkapnya.

Di alam liar, sugar glider biasanya bereproduksi hanya 1 kali dalam setahun tetapi dengan perlakuan dan perawatan yang tepat sugar glider di penangkaran dapat melahirkan 1-4 kali dalam setahun.

Ciri-ciri sugar glider hamil dan melahirkan.

Cara ternak sugar glider untuk pemula, ciri-ciri sugar glider hamil
Sugar glider IP (academia.edu)

Pada umumnya sugar glider betina akan mulai hamil setelah terjadi perkawinan 1-2 minggu. Ciri-ciri sugar glider hamil biasanya ditandai dengan mulai membesarnya bagian perut sugar glider betina. Periode hamil sugar glider akan berlangsung selama + 16 hari.

Setelah + 16 hari hamil, sugar glider akan melahirkan. Ciri-ciri sugar glider sudah melahirkan adalah di kantung perutnya jika diraba seperti ada benjolan sebesar kacang kedelai. Dan akan terus membesar selama beberapa minggu kedepan. Selain itu ciri-ciri lainnya adalah induk betina akan terlihat sering menjilati bagian bawah perutnya. Fase ini dikenal dengan istilah IP (in pouch). Fase IP (in pouch) akan berlangsung selama 2 bulanan.

Sugar glider pada umumnya akan melahirkan sebanyak 1-2 ekor anak (joey). Setelah melahirkan indukan jantan dan betina tidak perlu dipisahkan karena sugar glider jantan juga akan mengasuh anaknya juga bersama-sama sugar glider betina.

Perawatan sugar glider IP

Tidak ada perlakuan dan perawatan khusus selama sugar glider IP hanya saja pemberian porsi makanan perlu ditambah dari biasanya. Karena fase ini adalah fase dalam ternak sugar glider ketika sugar glider yang kita ternak dan rawat membutuhkan nutrisi dan energi yang cukup untuk mengasuh dan menyusui anaknya. Jadi pastikan agar makanan sugar glider tercukupi.

Fase OOP (out of pouch)

Fase OOP (out of pouch) adalah fase ketika anak sugar glider (joey) mulai keluar dari kantung perut induknya. Perlu sobat budidaya ketahui, fase OOP hari pertama sering digunakan para peternak sugar glider sebagai penanda umur sugar glider 0 hari. Meskipun sebenarnya umur joey sudah berjalan selama di kantung perut induknya (IP). Untuk melatih kedekatan joey kepada kita, sobat budidaya mulai bisa beinteraksi setelah 2-3 minggu OOP, di umur segini mata joey sudah terbuka penuh.

Pertumbuhan joey

  • Seperti yang pernah dikatakan sebelumnya hari pertama OOP (out of pouch) adalah usia 0 hari joey ini adalah patokan para peternak untuk meghitung usia joey hasi ternakan mereka.
  • Usia 10 hari mata joey sudah mulai terbuka
  • Usia 2-3 minggu mata joey sudah terbuka penuh
  • Usia 4-5 minggu bulu joey sudah mulai mengembang dan joey sudah mulai menjelajahi setiap sudut kandang.
  • Usia 6-7 minggu (1,5 – 2 bulan) joey sudah mulai memakan apa yang kita berikan seperti halnya apa yang dimakan oleh induknya. Saat ini waktu ideal untuk memisahkan joey dari induknya. Sobat budidaya bisa mulai menjual joey di umur segini atau merawat joey untuk dibesarkan dan dijadikan indukan sugar glider berikutnya.

Nah itulah cara ternak sugar glider untuk pemula dan ciri-ciri sugar glider hamil yang bisa sobat budidaya praktekkan dan gunakan sebagai panduan memulai usaha ternak sugar glider. Terima kasih sudah berkunjung ke carabudidaya.xyz dan semoga bermanfaat. Sukses terus petani dan peternak Indonesia.

Share This:

You May Also Like

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments