Cara Budidaya Ikan Cupang Terlengkap 2022

Cara budidaya ikan cupang

Hello sobat budidaya, mudah-mudahan dalam keadaan sehat semua yaa, dan jangan lupa pantengin terus situs web carabudidaya. xyz.. Kali ini kami akan membahas cara budidaya ikan cupang, simak cara ternak ikan cupang sampai habis yaa.

Estimasi waktu baca: 11 menit

Belakangan ini penggemar ikan cupang semakin banyak dan beragam. Seingat penulis, dulu waktu masih kecil, ikan cupang lebih identik dengan ikan aduan dibandingkan ikan hias (yah walaupun ada juga jenis ikan cupang hias) dan sering dijual di sekolah-sekolah SD dengan harga yang tentu saja bersahabat dengan kantong anak SD ya.. Tapi sekarang sudang bergeser, seiring ditemukan variasi warna baru hasil mutasi/persilangan, sekarang penggemar ikan satu ini pun semakin banyak dengan rentang harga yang cukup luas dari 5000an, puluhan ribu, hingga ratusan ribu bahkan sampai jutaan. Wow, seriously? yup beberapa waktu lalu beredar kabar ikan cupang dihargai jutaan rupiah loh. Semakin banyaknya penggemar ikan cupang hias, juga membuka peluang usaha budidaya ikan cupang. Selain budidaya cupang termasuk mudah, budidaya ikan cupang juga tidak membutuhkan tempat yang luas seperti halnya budidaya ikan nila maupun budidaya ikan lele. Tahukah sobat budidaya, menurut KKP pengiriman ikan cupang dari Batam ke Malaysia dan Singapura mencapai 14.225 ekor dengan nilai Rp 271,28 juta dalam kurun waktu setahun terakhir.

Kenal Lebih Dekat Dengan Ikan Cupang

Ikan cupang (Betta.sp) mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Ikan cupang (Betta sp) adalah ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Vietnam, dan Indonesia.  Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama sehingga apabila ikan tersebut ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator), ikan ini masih dapat bertahan hidup. (Wikipedia)

Jenis-Jenis Ikan Cupang Hias

Jenis ikan cupang banyak sekali terutama jika dikelompokkan berdasarkan variasi warna dan sub turunannya. Secara umum ikan cupang dikelompokkan berdasarkan bentuk ekor. Berikut ini 7 jenis ikan cupang berdasarkan bentuk ekor :

Ikan Cupang Veiltail

Cara budidaya ikan cupang
Ikan cupang veiltail (pixabay.com)

Ikan cupang jenis ini memiliki sirip panjang dengan ekor yang menukik ke atas lalu turun ke bawah

Ikan Cupang Double Tail

Ikan cupang double tail (pixabay.com)

Seperti namanya ikan cupang jenis ini terlihat seperti memiliki 2 ekor yang berbeda.

Ikan Cupang Combtail

Ikan cupang combtail (pixabay.com)

Ikan cupang jenis ini juga sering disebut ikan cupang serit. Mungkin karena bentuk ekornya yang menyerupai sisir serit yaa..

Ikan Cupang Halfmoon

Cara budidaya ikan cupang
Ikan cupang halfmoon (pixabay.com)

Ikan cupang halfmoon memiliki ekor setengan bulat besar yang menyebar. Bentuknya setengah lingkaran mungkin ini alasannya mengapa dinamakan halfmoon.

Ikan Cupang Plakat

Ikan cupang plakat (pixabay.com)

Ikan cupang plakat tidak memiliki bentuk ekor yang khas dan unik seperti ikan cupang lainnya tapi jangan salah ikan cupang plakat adalah salah satu jenis ikan yang paling banyak kita temui karena variasi warnanya yang sangat beragam dan indah. Ikan cupang jenis ini juga memiliki gerakan yang lebih gesit dibandingkan jenis ikan cupang lainnya.

Ikan Cupang Rosetail

Ikan cupang rosetail (pixabay.com)

Jenis ikan cupang rosetail memiliki bentuk ekor yang menyerupai ikan cupang halfmoon namun lebih tampilan yang “seperti” acak-acakan menyerupai kelopak mawar terlipat (rosetail)

Ikan Cupang HMPK

Ikan cupang HMPK (pixabay.com)

Ikan cupang HMPK adalah jenis ikan cupang hasil persilangan ikan cupang plakat dengan halfmoon. Bentuk ekornya hampir sama dengan ikan cupang plakat namun dengan ukuran yang lebih besar dan menyerupai huruf D.

Cara Budidaya Ikan Cupang

Berikut ini tahapan cara budidaya ikan cupang :

Persiapan Indukan Ikan Cupang

Ini salah satu faktor yang penting dalam ternak ikan cupang karena dari indukan inilah nantinya akan dihasilkan anak-anak ikan cupang yang akan dijual. Jadi sebaiknya pesiapkan indukan yang bagus, dan sehat. Sebaiknya belilah dari peternak cupang yang sobat budidaya dapat percayai, tanyakanlah usia dan genetika ikan cupang yang ingin sobat budidaya. Usia ikan cupang yang baik sebagai indukan adalah 3-12 bulan.

Membedakan jenis kelamin cupang

Untuk membedakan jenis kelamin cupang, lebih lengkap lihat tabel berikut ini :

Cupang Jantan

Cupang Betina

Warna

Warna cerah

Warna

Warna cenderung lebih kusam

Sirip

Lebih panjang

Sirip

Lebih pendek

Jenggot cupang (opercular)

Lebih panjang dan lebar

Jenggot cupang (opercular)

Lebih pendek dan kecil

Bentuk tubuh

Lebih panjang

Bentuk tubuh

Lebih pendek

Bintik telur*

Tidak ada

Bintik telur*

Ada

Gelembung**

Membuat gelembung

Gelembung**

Tidak membuat gelembung

* Bintik telur ini sebenarnya adalah ovipositor, tempat keluar telur. Bintik telur semakin jelas terlihat saat usia betina sudah berumur 3-4 bulan

** Gelembung ini adalah tempat menyimpan telur-telur yang dikeluarkan oleh betina. Dan hanya cupang jantan yang mengleuarkan gelembung.

Tips : Untuk mempercepat proses perkawinan, sebaiknya pilih indukan betina yang sudah mengandung telur di dalam perutnya atau di kalangan peternak cupang disebut full telur. Dengan ditandai perut yang sedikit membesar (buncit)

Mengawinkan Ikan Cupang

Setelah indukan yang akan dikawinkan siap, saatnya mengawinkan ikan cupang. Berikut tahapan dan caranya :

Persiapan tempat

  • Siapkan wadah pembiakan ikan cupang. Wadah pembiakan bisa berupa baskom, aquarium, bak, dll dengan ukuran 30 x 30 cm.
  • Isi air hingga ketinggian 15 cm
  • Tambahkan 1 sdm garam ikan, garam ikan banyak tersedia di kios-kios penjual pakan ikan
  • Tambahkan tanaman air/plastik/bubble wrap yang sudah dibolongi ditengahnya sebagai tempat jantan meletakkan gelembung dan berlindung anakan ikan cupang.

Menyatukan Indukan

Selanjutnya setelah wadah pembiakan sudah siap. Cara budidaya ikan cupang selanjutnya adalah menyatukan indukan ikan cupang yang sudah dipersiapkan. Sebaiknya indukan cupang tidak langsung disatukan, lakukan proses adapatasi lingkungan dan pengenalan indukan terlebih dahulu. Berikut ini caranya :

  • Masukkan indukan jantan
  • Masukkan indukan betina kedalam wadah pembiakan, tapi jangan langsung disatukan. Indukan jantan dan betina masih terpisah dengan cara masukkan indukan betina beserta toples/aquariumnya kedalam wadah pembiakan.
  • Biarkan selama satu hari
  • Setelah satu hari, biasanya jantan akan membuat gelembung di sekitar tanaman/plastik yang sudah dipersiapkan sebelumnya di wadah pembiakan
  • Satukan betina dan jantan dalam satu wadah pembiakan
  • Simpan wadah pembiakan di tempat yang tenang

Telur Ikan Cupang Menetas

Setelah indukan cupang disatukan perhatikan tingkah laku cupang, hal yang wajar ketika cupang jantan mengejar cupang betina. Tapi, perhatikan jika cupang jantan terlalu agresive yang akan menyakiti cupang betina, jika ini terjadi angkat cupang betina dan ulangi proses pengenalan indukan. Jika prosess pengenalan berlangsung lancar, dan indukan cupang sudah matang. 1 indukan cupang betina bisa menghasilkan hingga 1000 butir, dan akan menetas setelah 1-3 hari.

Akhirnya sampailah di bagian yng paling ditunggu dari cara ternak cupang, burayak menetas. Setelah terlihat anakan ikan cupang menetas, segera pisahkan betina ke tempat pemeliharaan harian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti telur dimakan oleh indukan betina. Pada dasarnya indukan betina bisa dikawinkan beberapa kali. Namun, berdasarkan pengalaman peternak cupang, hasil anakan cupang periode berikutnya cenderung akan menghasilkan anakan cupang betina lebih banyak. Sedangkan, ikan cupang jantan lebih disukai konsumen. Hal ini dikarenakan warna ikan cupang jantan lebih cerah dan menarik. Oleh karena itu, jika sobat budidaya ternak ikan cupang untuk tujuan komersil/dijual, sebaiknya indukan ikan cupang betina hanya dikawinkan maksimal 2-3 kali.

Tips : Supaya indukan cepat kembali ngisi telur (full telur) rawat indukan betina di tempat yang cukup luas (semakin luas semakin baik). Dengan cara ini indukan betina akan kembali full telur setelah 1-2 minggu saja.

Pembesaran

Cara ternak ikan cupang tergolong mudah. Tahapan pembesaran anakan setelah menetas hingga siap jual yang sering menjadi tantangan ternak ikan cupang. Betapa tidak dari ratusan bahkan ribuan anakan yang menetas, anakan cupang yang bertahan hidup hanya puluhan sampai 100 ekor burayak saja. Beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya mortalitas burayak ikan cupang antara lain : perawatan yang salah dan persaingan burayak mendapatkan makanan.

Perawatan Burayak

Berikut ini adalah cara perawatan burayak ikan cupang pasca menetas berdasarkan range umur burayak, antara lain :

Umur 0-3 hari

  • Pisahkan segera indukan betina setelah terlihat burayak ikan cupang
  • Burayak ikan cupang biarkan tetap diwadah pembiakan, bersama cupang jantan. Meskipun banyak media online yang menyarankan untuk memindahkan burayak ke tempat pembesaran, tapi disini carabudidaya.xyz menyarankan agar burayak tetap diwadah pembiakan hingga umur kurang lebih 2 minggu. Kenapa? alasannya adalah burayak yang baru saja menetas daya tahannya masih kurang kuat.
  • Masukkan daun sawi/kol kedalam wadah pembiakan, segera setelah terlihat burayak menetas. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan makanan alami yang dibutuhkan oleh burayak ikan cupang. Setelah 4 hari kemudian, dari sayuran yang mulai membusuk akan muncul zat renik santapan burayak.
  • Burayak tidak perlu diberi makan sampai umur 3 hari.

4 hari – 2 minggu

  • Bersihkan wadah pembiakan, dengan cara mengurangi 1/3 air. Gunakan selang kecil untuk mengeluarkan dan menambahkan air. Hati-hati saat membuang air, jangan sampai ada burayak yang ikut masuk bersama air dan juga ketika menambahkan air usahakan minimalisir guncangan sebisa mungkin.
  • Sobat budidaya bisa pindahkan indukan jantan (opsional), kalau sobat budidaya memilih tetap menyatukan indukan jantan pastikan kecukupan pakan ikan cupang.
  • Banyaknya burayak dengan wadah yang terbilang kecil tentu saja mengakibatkan kadar oksigen yang didapatkan juga semakin dikit. Sobat budidaya bisa tambahkan aerator, ikat/jeping selang udara agar udara yang keluar tidak terlalu besar. Pastikan cukup terlihat gelembung masuk saja tapi tidak menghasilkan guncangan yang terlalu besar bagi burayak.
  • Pakan yang cocok untuk burayak diumur segini masih cukup terbatas. Pakan yang cocok diumur dibawah 2 minggu adalah kutu air dan arthemia.
  • hati-hati menangani burayak, berdasarkan pengalaman kematian burayak paling banyak terjadi di rentang umur segini.

2 minggu – 1,5 bulan

  • Diumur segini daya tahan burayak sudah cukup kuat mudah-mudahan di tahap ini burayak yang masih bertahan masih banyak yaa, hehe. Sobat budidaya, sudah bisa memindahkan burayak ke tempat pembesaran yang lebih besar dan melepas aerator.
  • Jenis pakan : kutu air, arthemia dan jentik nyamuk.

Lebih dari 1,5 bulan

  • Sobat budidaya bisa sortir anakan cupang berdasarkan jenis kelamin. Karena di umur ini, perbedaan jenis kelamin ikan cupang sudah mulai jelas terlihat.
  • Pisahkan ikan cupang jantan ke wadah soliter, sobat budidaya bisa menggunakan toples bekas sosis atau aquarium soliter yang banyak dijual di pasaran.
  • Diumur segini juga cupang sudah bisa dijual
  • Pakan : Kutu air, jentik nyamuk, cacing darah dan cacing sutra.

Nah itulah cara ternak ikan cupang yang bisa sobat budidaya coba di rumah. Mudah kan, tertarik mencoba? Selain ternak ikan cupang sobat budidaya juga bisa pelajari 9 Ide Usaha Ternak 1 Bulan Panen Dan Modal Di Bawah 300 Ribu yang mungkin menjadi referensi sobat budidaya untuk memulai usaha.

Share This:

You May Also Like

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments