Cara Budidaya Ikan Lele Panduan Untuk Pemula

Cara Budidaya Ikan Lele

Ikan Lele memang banyak disukai oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Bukan tanpa sebab, ikan lele adalah salah satu jenis ikan yang banyak orang konsumsi. Selain rasanya yang lezat, ikan lele biasanya di jual dengan harga yang terjangkau sehingga tidak heran jika minat masyarakat akan ikan lele sangat tinggi. Nah, kali ini carabudidaya.xyz cara budidaya ikan lele, simak sampai habis ya…

Estimasi waktu baca: 6 menit

Ikan lele adalah salah satu ikan konsumsi yang cukup populer di tanah air, selain harganya yang murah dan mudah di dapat, ikan lele juga mempunyai berbagai nutrisi baik bagi tubuh. Seperti protein, asam amino, asam lemak omega-3, zat besi, dan juga yodium. Disamping itu, ikan lele juga memiliki kandungan bermacam-macam vitamin yang tubuh kita butuhkan. Seperti vitamin A, D, B6, serta B12. Tidak salah jika ikan lele termasuk salah satu jenis makanan sehat yang dapat kita konsumsi sehari-hari.

Banyaknya kelebihan itu, tak ayal membuat ternak lele menjadi salah satu usaha budidaya yang memiliki prospek sangat tinggi dengan peluang pasar yang masih terbuka lebar. Bagi yang tertarik, tentu sobat budidaya penasaran bagaimana cara ternak ikan lele dengan mudah yang dapat menghasilkan bibit berkualitas tinggi.

Cara Budidaya Ikan Lele

Meskipun budidaya ikan lele terbilang relatif mudah, sobat budidaya sebaiknya mempelajari terlebih dahulu cara budidaya yang baik dan benar. Karena banyak juga peternak yang justru mengalami kerugian dalam ternak ikan lele. Kesulitan utama pada cara budidaya ikan lele adalah tinngginya tingkat kematian pada ikan lele.

Selain Itu, Kesulitan lain dalam budidaya ikan lele yang dapat membuat kegagalan dalam budi daya ikan lele adalah serangan penyakit dan perawatan yang susah khususnya untuk pemula.

Baca Juga :  Cara Merawat Sugar Glider Untuk Pemula Terlengkap

Nah, untuk sobat budidaya yang ingin budidaya ikan lele. Untuk meminimalisir resiko kerugian nantinya, sebaiknya pahami terlebih dahulu cara budidaya ikan lele dengan baik. Sobat budidaya bisa membacanya dari berbagai sumber dan membandingkannya. Kali ini carabudidaya.xyz akan membahas cara budidaya ikan lele, nah berikut ini beberapa faktor penting beserta penjelasannya :

Baca juga : Cara budidaya lobster air tawar

Syarat Lokasi Budidaya Ikan Lele

Pada dasarnya tidak ada syarat khusus lokasi dalam budi daya ikan lele. Namun begitu, ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan dalam menentukan lokasi budidaya ikan lele.

  1. Budget, lokasi yang akan digunakan tentunya harus sesuai dengan budget yang tersedia.
  2. Transportasi, kemudahan transportasi juga perlu kamu pertimbangkan agar mudah membeli pakan dan panen.
  3. Dampak lingkungan, gak lucu dong kalau nantinya setelah usaha berjalan dengan baik eeh sobat budidaya didemo warga sekitar. 🙂

Persiapan Kolam Budidaya

Sobat budidaya bisa menggunakan kolam tanah, kolam semen, maupun kolam buatan yang menggunakan terpal plastik. Agar lele tidak cepat mati karena kekurangan oksigen, sobat budidaya harus sesuaikan kepadatan tebar ikan lele, kepadatan tebar ikan lele yang disarankan adalah 200-400 ekor per meter persegi. Jadi tinggal sesuaikan saja berapa luas kolam yang akan dipakai dan berapa bibit ikan lele yang dibutuhkan.

Setelah persiapan kolam selesai, sebaiknya kolam budi daya ikan lele dibiarkan beberapa hari terlebih dahulu supaya tumbuh lumut yang akan menjadi makanan alami bagi ikan lele. Baru setelah itu, sobat budidaya bisa memasukkan bibit ikan lele ke dalamnya. Kegunaan lumut dan fitoplankton ini tidak lain untuk menjaga air tidak cepat keruh. Umumnya lumut akan tumbuh setelah 3-7 hari, oleh karena itu setelah persiapan kolam selesai tunggu 3-7 hari agar pembentukan lumut dapat terjadi dengan sempurna dan siap menjadi pakan alami lele.

Baca Juga :  Cara Merawat Murai Batu Biar Gacor (Terlengkap)

Pemilihan Benih Ikan Lele

Pemilihan benih ikan lele yang akan digunakan untuk budidaya ikan lele, hal merupakan faktor yang cukup berpengaruh dalam perkembangan ikan lele nantinya. Jadi pilihlah benih ikan lele unggul, agar pertumbuhan ikan lele cepat dan tidak mudah terkena penyakit.

Penebaran Benih Ikan Lele

Sobat budidaya bisa menggunakan ember yang diisi bibit lele sebagian. Setelah itu, masukkan ember yang masih berisi benih ikan lele ke dalam kolam secara perlahan sampai bibit lele yang ditebar keluar dengan sendirinya. Hal ini bertujuan agar benih ikan lele beradaptasi dengan tempat yang baru. Jangan menebarkan bibit ikan lele secara bersamaan ke dalam kolam karena cara ini dapat membuat lele menjadi stres dan berujung mati.

Waktu yang pas untuk memasukkan bibit lele adalah pagi atau malam hari. Di saat-saat itu biasanya ikan lele akan lebih tenang dan stabil jadi lebih aman jika melakukan penebaran benih ke kolam di malam hari.

Kedalaman Kolam dan Kualitas Air

Perhatikan kedalaman kolam dan kualitas air dengan baik. Meskipun lele bertahan hidup pada lingkungan air yang berlumut, namun sobat budidaya tetap perlu menggunakan sumber air yang bersih untuk mengisi agar benih tidak mudah terserang penyakit. Maksudnya adalah air yang digunakan bukan berasal dari sumber air yang terkena limbah.

Selain itu, kedalaman kolam untuk ikan lele sebaiknya ukuran 20 cm. Kemudian, pada bulan kedua menjadi 40 cm, dan bulan ketiga menjadi 80 cm. Sobat budidaya juga bisa menambahkan tanaman air pada kolam agar lebih teduh dan ikan tidak kepanasan. Memberikan tanaman air pada kolam budidaya ikan lele juga berfungsi untuk menyerap racun yang ada dalam kolam seperti sisa pakan sehingga air kolam tetap sehat untuk untuk ikan.

Baca Juga :  Cara Ternak Ulat Hongkong Untuk Pemula (Terlengkap)

Pakan Lele yang Baik

Cara budidaya ikan lele
Pakan ikan lele 781-1 (Tokopedia.com)

Berikutnya yang penting perhatikan dalam cara ternak ikan lele adalah pemberian pakan. Sebaiknya pilih pakan yang memiliki kandungan nutrisi cukup baik, sebagai contoh sobat budidaya bisa menggunakan pakan jenis sentrat 781-1.

Pemberian pakan dapat diberikan setiap pagi, sore, atau malam hari. Di samping itu, sobat budidaya juga bisa menambahkan jam makan bagi ikan lele sesuai kebutuhan. Selain pemberian pakan pabrik seperti yang disebutkan diatas, sobat budidaya juga dapat menambahkan pakan alternati/tambahan untuk meminimalir biaya pakan yang dikeluarkan. Sebagai pakan alternatif maupun tambahan pemberian pakan berupa larva maggot BSF. Tingginya kandungan maggot BSF sangat baik untuk digunakan sebagai pakan alternatif pakan ikan lele.

Pemanenan Ikan Lele

Setelah 3 bulan pembesaran pemanenan dapat dilakukan. Ikan lele sudah tumbuh semakin besar dan siap untuk dipanen setelah 3 bulan. Setelah dipanen, sobat budidaya bisa menggunakan kolam untuk penyebaran bibit kembali.

Namun sebaiknya bersihkan kolam terlebih dahulu sebelum melakukan penyebaran bibit. Selain itu, pastikan pula tidak ada ikan lele yang tersisa sebelum menebarkan benih lele baru ke dalam kolam.

Sobat budidaya sedang mencari ide usaha dengan modal kecil bahkan nyaris tanpa modal? Pelajari selengkapnya 9 ide usaha ternak 1 bulan panen dengan modal di bawah 300 ribu. Dan juga simak bagaimana cara memulai usaha dari nol yang bisa sobat budidaya gunakan sebagai panduan untuk memulai sebuah usaha dari awal.

Nah itulah cara budidaya atau ternak ikan lele panduan untuk pemula, gimana tertarik mencoba? Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat..

Kami juga dapat diakses melalui Google News dan Whatsapp channel
Cara Budidaya Ikan Lele
Previous Post

No more post

5 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments