Cara Merawat Bunga Petunia Supaya Rajin Berbunga

Cara merawat bunga petunia gantung

Hai sobat budidaya apa kabarnya, pastinya sehat, bersemangat dan sukses selalu. Pada kesempatan kali ini carabudidaya.xyz akan membahas bagaimana cara merawat bunga petunia supaya rajin berbunga juga beserta cara memperbanyak dan menanam bunga petunia. Yuk langsung simak pembahasannya, dan jangan ketinggalan update-update artikel terbaru kami lainnya ya, oh ya pembahasan di bawah bisa juga diterapkan untuk cara merawat bunga petunia gantung loh, karena pada dasarnya perawatannya adalah sama.

Estimasi waktu baca: 7 menit

Bunga pertunia sebenarnya tergolong tanaman hias berbunga yang cukup mudah dan minim perawatan. Tapi minim perawatan bukan berarti tanpa perawatan loh ya, jadi tentu saja dibutuhkan cara merawat bunga petunia yang tepat perlu dilakukan supaya tanaman bunga petunia yang kita rawat subur dan rajin berbunga. Mau khaan?

Perlu sobat budidaya ketahui apa pun tanaman yang kita rawat, prinsipnya adalah ketahui karakter dan syarat tumbuh tanaman tersebut terlebih dahulu. Apapun itu tanaman yang kita rawat termasuk bunga petunia yang akan kita bahas kali ini. Jadi jangan malas untuk cari informasi tentang tanaman yang kita rawat ya, sobat budidaya bisa cari informasinya di buku-buku, ebook, tanyakan langsung kepada penjual daaan tentu saja situs web yang sobat budidaya sedang baca sekarang ini, carabudidaya.xyz. Jadi jangan lupa kunjungi terus kami ya. Yuk ah dah kepanjangan perkenalannya, hehe

Bunga Petunia

Petunia adalah nama genus dari bunga petunia yang tergolong famili solanaceae dan sub family petunioideae. Petunia mempunyai bunga yang berbentuk menyerupai terompet dengan tinggi hanya 16-30 cm, tapi beberapa spesies dapat mencapai tinggi hingga 40 cm.

Bunga petunia cukup banyak dicari penggemar tanaman hias, bukan tanpa alasan bunga ini memiliki banyak jenisnya dengan warna bunga yang juga beraneka ragam. Selain itu juga, banyaknya jenis bunga petunia dengan ukuran bunga dan cara pertumbuhannya yang berbeda menyebabkan sobat budidaya bisa memilih bunga ini sesuai kebutuhan dan keinginan sobat budidaya. Petunia bisa ditanam dalam pot, penghias taman juga bisa sebagai bunga petunia gantung.

Oh ya, ini adalah artikel lanjutan dari artikel kami sebelumnya tentang bunga petunia. Kalau sobat budidaya melewatkannya, sobat budidaya sebaiknya membacanya terlebih dahulu. Artikel ini membahas semua tentang bunga petunia mulai dari apa itu bunga begonia, klasifikasi sampai jenis-jenisnya dibahas tuntas di artikel tersebut. Baca selengkapnya disini.

Cara Merawat Bunga Petunia

Seperti yang pernah disinggung sedikit diatas, cara merawat bunga petunia relatif mudah dan minim perawatan. Oleh karena itu, bunga ini mungkin opsi terbaik bahkan untuk pemula atau bagi sobat budidaya yang mempunyai kesibukan padat sehingga sulit merawat bunga intensif.

Namun begitu tanpa perawatan yang tepat pun bunga ini juga bisa jadi malas berbunga bahkan bisa menyebabkan kematian, oleh karena itu perlu diketahui karakter dan syarat tumbuh tanaman yang kita rawat. Apakah tanaman yang kita rawat sesuai dengan karakter kita sendiri, kesibukan kita dan keadaan lokasi dimana nanti bunga yang kita rawat ini akan ditempatkan. Bukan saja hanya cara merawat bunga petunia gantung tetapi hal ini berlaku untuk setiap tanaman!

Berikut ini faktor yang perlu diperhatikan dalam cara merawat bunga petunia :

Cahaya Matahari

Berbeda dengan bunga aglaonema dan begonia, bunga petunia membutuhkan sinar matahari penuh kurang lebih 5-6 jam per hari. Jadi menempatkan pot di luar ruangan atau menanam langsung di tanah sebagai penghias kebun/taman adalah opsi terbaik. Beberapa spesies juga sangat cocok sebagai bunga petunia gantung, tempatkan/gantung pot di teras yang mendapatkan sinar matahari yang cukup .

Penyiraman

Bunga petunia relatif toleran terhadap media tanam yang kering. Jadi sobat budidaya tidak perlu khawatir kalau tidak bisa menyiramnya setiap hari, 1 kali dalam seminggu cukup untuk tanaman bunga cantik ini.

Media Tanam

Bunga petunia membutuhkan media tanam yang porous. Media tanam yang porous adalah media tanam yang cukup baik menyerap air tapi tidak menyimpannya terlalu lama. Sobat budidaya bisa sesuaikan media tanam dengan apa yang tersedia di sekitar sobat budidaya. Sebagai contoh cara menanam bunga petunia, sobat budidaya bisa menggunakan komposisi media tanam sebagai berikut :

  1. Tanah : pasir : kompos/pupuk kandang (1:1:1)
  2. Tanah : sekam : kompos/pupuk kandang (1:1:1), dll

Pemupukan

Pemupukan juga penting untuk memastikan bunga petunia yang kita rawat kebutuhan akan unsur haranya terpenuhi. Pemupukan cukup diberikan 1 bulan sekali sedangkan untuk komposisinya sebaiknya gunakan pupuk dengan komposisi seimbang seperti NPK 16:16:16 dengan cara di kocor (dicampur air) langsung ke bagian akar tanaman. Sobat budidaya juga bisa menggunakan pupuk cair yang banyak tersedia toko-toko pertanian, sedangkan untuk dosisnya silahkan sobat budidaya ikuti aturan pemakaiannya yang ada pada kemasan.

Pemangkasan

Faktor penting yang juga perlu diperhatikan dalam cara merawat bunga petunia gantung selanjutnya adalah jangan ragu untuk memangkas bunga petunia yang sudah tua/layu. Hal ini dapat merangsang bunga petunia untuk kembali berbunga.

Tips : Untuk membuat tanaman bunga petunia tumbuh rimbun, sobat budidaya bisa memangkas beberapa cabang yang dirasa perlu untuk menghasilkan cabang baru.

Cara Memperbanyak dan Menanam Bunga Petunia

Cara memperbanyak dan menanam bunga petunia

Cara memperbanyak dan menanam bunga petunia umumnya dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu biji dan stek. Berikut ini penjelasannya lebih lanjut :

Stek

  1. Siapkan media tanam berupa tanah/moss/perlite, masukkan kedalam baki penyemaian/polybag/pot

  2. Potong cabang petunia sepanjang + 8 cm – 12 cm, pastikan cabang yang dipotong berasal dari induk batang yang sehat, memiliki daun dan tidak bunga/kuncup di cabang yang dipotong. Sebaiknya pemotongan cabang dilakukan pagi hari.

  3. Buang daun bagian bawah cabang dengan hanya menyisakan beberapa daun saja di bagian pucuknya. Gunakan pisau yang tajam atau juga bisa menggunakan gunting dahan yang sudah disanitasi.

  4. Berikan hormon penumbuh akar. Hormon penumbuh akar ini bertujuan untuk mempercepat pembentukan akar. Sobat budidaya bisa membeli hormon penumbuh akar yang banyak tersedia di toko pertanian atau bisa juga melewati tahap ini.

  5. Buat lubang di media tanam dan masukkan cabang yang sudah di persiapkan sebelumnya. Kalau stek lebih dari 1 batang pastikan jarak tanam mencukupi agar mempermudah saat penanaman ke pot/kebun nantinya.

  6. Letakkan baki persemaian/polybag/pot yang sudah berisi cabang stek, di tempat yang ternaungi dari sinar matahari langsung

  7. Cek secara rutin apakah media media tanam kering atau tidak. Siram sedikit air jika dirasa permukaan media sudah kering di sekitar batang.

  8. Pada umumnya akar akan mulai tumbuh setelah 2-3 minggu

  9. Setelah 4 minggu biasanya perkembangan mulai terlihat cepat, sobat budidaya sudah bisa pindahkan ke media yang sebenarnya.

Biji

  1. Persiapkan baki persemaian/polybag/pot
  2. Masukkan media tanam berupa tanah/perlite/moss
  3. Sebarkan biji dengan jarak tanam yang cukup agar tidak sulit saat pemindahan nantinya
  4. Tutup biji dengan tanah tipis di atasnya
  5. Jaga agar media tanam selalu dalam keadaan lembab
  6. Siram media dengan semprotan halus jika dirasa permukaan media tanam sudah cukup kering
  7. Simpan di bawah naungan dan tidak langsung terkena cahaya matahari
  8. Setelah muncul 2-4 daun bunga petunia baru bisa dipindahkan kedalam pot.

Nah itulah cara merawat bunga petunia beserta cara memperbanyak dan menanam bunga petunia. Mudah-mudahan bermanfaat bagi sobat budidaya semua.

Jangan lupa subscribe dan aktifkan notifikasi dari kami agar tidak ketinggalan update artikel terbaru yang pasti tidak kalah bermanfaat dan menarik untuk dibaca.

Referensi :

Thespruce.com

Share This:

You May Also Like

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments