Lobster Air Tawar : Semua Yang Perlu Kamu Tahu

habitat, harga, makanan lobster air tawar

Lobster air tawar (LAT) memiliki peluang dan potensi besar untuk dikembangkan secara intensif di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari tingginya harga jual dan permintaan baik dari pasar dalam negeri maupun pangsa pasar luar negeri. Sayangnya budidaya LAT belum banyak di lakukan, padahal cara budidayanya tidaklah terlalu sulit. Bagi sobat budidaya yang tertarik mencoba membudidayakannya sebaiknya kenali terlebih dahulu apa itu LAT, baik dari morfologi, makanan, sampai harga lobster air tawar saat ini. Penasaran, yuk langsung simak sampai habis pembahasannya.

Estimasi waktu baca: 5 menit

Lobster air tawar adalah salah satu komoditas perikanan yang sangat mempunyai potensi besar untuk dikembangkan, tidak hanya dari dalam negeri tetapi permintaan juga cukup tinggi dari luar negeri terutama negara-negara seperti Jepang, Amerika, Hongkong, Malaysia, Singapura dan beberapa negara eropa. Untuk pangsa pasar ekspor biasanya ukuran konsumsi yang paling banyak diminati. Sedangkan untuk pasar dalam negeri permintaan cukup beragam baik untuk bibit, ukuran siap konsumsi sampai indukan. Saat ini lobster tidak hanya dimanfaatkan untuk keperluan konsumsi saja tetapi juga banyak diminati sebagai hiasan karena keindahan tubuhnya.

Kenal lebih dekat lobster air tawar

Morfologi, harga, makanan lobster air tawar
Morfologi lobster air tawar

Klasifkasi dan morfologi

Lobster air tawar (cherax sp) adalah salah satu dar sekian banyak genus keluarga udang-udangan (crustacea). Berikut ini pengkasifikasian LAT :

  • Phylum : Arthropoda
  • Sub phylum : Crustaceae
  • Kelas : Malacostraca
  • Ordo : Decapoda
  • Family : Parastacidae
  • Genus : Cherax
Baca Juga :  Cara Budidaya Ikan Nila (Terbaru)

Seperti halnya crustacea pada umumnya, LAT memiliki cangkang pada sekujur tubuhnya yang terbentuk dari zat tanduk (kitin). Cangkang ini akan terus mengalami perubahan (moulting) seiring pertumbuhan tubuhnya. Dalam hal ini kualitas air sangat mempengaruhi pertumbuhan lobster itu sendiri.

Secara umum bagian tubuh lobster dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu bagian kepala (chephalothorax) dan bagian perut (abdomen).

Ciri-ciri

  • Bagian kepala lobster terdapat sepasang antena yang berfungsi untuk mendeteksi adanya mangsa dan sepasang capit yang berguna untuk menangkap mangsanya.
  • Tubuh lobster terdiri dari 6 ruas yang saling tumpang tindih.
  • Pada bagian dadanya terdapat 4 pasang kaki jalan yang digunakan ketika lobster berjalan.
  • Pada bagan bawah dekat ekor terdapat 5 pasang kaki renang yang berfungsi membantu lobster ketika berenang.
  • Ekor tengah 1 buah yang terdapat duri-duri halus di bagian ujungnya.
  • Ekor samping 2 pasang.

Jenis kelamin dapat dibedakan dengan ukuran dan warna capit. Pada lobster jantan capit relatif berukuran lebih besar dan terdapat corak merah di bagian ujung capit yang tidak akan dapat ditemukan pada lobster betina. Sayangnya ciri-ciri ini akan jelas terlihat setelah lobster berumur > 3 bulan. Selain itu perbedaan jenis kelamin juga dapat di amati dari alat kelaminnya yang terdapat pada pangkal kaki bagian belakang. Alat kelamin lobster jantan berupa tonjolan sedangkan pada lobster betina terdapat bulatan pada pangkal kaki ketiga bagian belakang.

Baca Juga :  Perbedaan Ciblek Jantan dan Betina (Dewasa dan Anakan)

Habitat

Lobster air tawar dapat ditemukan banyak tersebar luas hampir di seluruh belahan dunia termasuk juga di Indonesia (Asia). Lobster banyak dtemukan terutama di Amerika utara, Australia, New zealand, Indonesia, bahkan sampai Afrika selatan.

LAT mempunyai habitat di danau, rawa, dan perairan tawar dangkal berlumpur yang mempunyai banyak rongga dan celah-celah untuk bersembunyi. Lobster lebih banyak beraktiftas pada malam hari (nokturnal) baik itu untuk mencari makan maupun melakukan perkawinan.

Makanan lobster air tawar

LAT tergolong hewan omnivora (pemakan segala). Di habitatnya LAT biasa memangsa ikan yang mempunya tubuh lebih kecil, lumut, bangkai ikan, tanaman air, dll. Tetapi ketika di budidayakan lobster selain dapat diberi makanan alami seperti yang sudah disebutkan di atas, sobat budidaya juga dapat memberikan lobster makanan berupa pelet udang yang banyak jual d pasaran.

LAT juga terkenal hewan kanibal yang dapat memangsa sesamanya. Hal ini umum terjadi ketika lobster kekurangan sumber makananan alaminya atau ketika lobster sedang berganting cangkang (moulting). Karena pada saat ini lobster sedang dalam keadaan rentan sehingga sering menjadi target mangsa lainnya. Kalau sobat budidaya berniat mencoba membudidayakannya sebaiknya pastikan makanan lobster air tawar selalu tercukupi untuk meminimalisir sifat kanibalnya.

Cara budidaya

Lobster air tawar adalah komoditas perikanan yang sangat memiliki potensi besar untuk di budidayakan. Hal ini tidak terlepas dari tingginya harga jual dan permintaan akan lobster ar tawar. Namun sayangnya tidak begitu banyak yang mencoba mulai membudidayakannya. Padahal cara budidayanya relatif mudah dan terbilang tahan terhadap hama dan penyakit yang biasa mendera pembudidaya udang lainnya.

Baca Juga :  Sugar Glider Hewan Peliharaan Imut Yang Lucu

Kalau sobat budidaya tertarik mencoba, sobat budidaya bisa membaca selengkapanya cara budidaya lobster air tawar terlengkap dari awal sampai akhir yang sudah kami persiapkan.

Harga lobster air tawar

Harga lobster air tawar per kg untuk ukuran konsumsi saat ini dibanderol 150 rb – 200 rb tergantung penjual dan ukuran per ekornya. Sedangkan harga lobster indukan per set (3 jantan dan 5 betina) di banderol di kisaran harga 150 rb – 200 rb/set.

Nah itulah semua yang perlu kamu tahu tentang LAT dari morfologi, ciri-ciri, habitat, makanan, sampai harga lobster air tawar. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Kami juga dapat diakses melalui Google News dan Whatsapp channel
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments